Apakah Oppo F5 Youth Cocok untuk Gaming? Berikut Gaming Test Kami

Bagi pengguna smartphone di seantero Indonesia, Oppo F5 Youth merupakan hape yang ditujukan untuk anak muda. Bukan hanya bentuknya yang trendi dan smooth, kinerja kamera selfie yang selalu menjadi fokus utama di beberapa produk unggulan Oppo juga menjadi salah satu kelebihannya. Namun pernahkan kamu penasaran ingin tahu seperti apa sih rasanya main game di smartphone ini?

svg%3E
Jangan cuma selfie, main game juga dong!

Soalnya anak muda dan game di era millenial ini sangat dekat hubungannya. Coba saja lihat di sekitarmu, anak muda seringkali ditemui serius main game di hape kan? Bukan hanya ketika senggang, tetapi juga ketika berada di moda transportasi umum atau ketika menunggu kemacetan di kendaraan. Bahkan tidak jarang pula kamu bisa melihat anak muda yang main game sambil menumpang di belakang ojek online!

Sebelum kamu mulai melihat seperti apa rasanya main game di Oppo F5 Youth, rasanya perlu juga kamu lihat terlebih dahulu spesifikasi hape ini. Bermodalkan CPU Octa Core 2.5 GHz Cortex A-53, RAM 3 GB, dan Android V7.1 (Nougat), serta harga di kisaran 3,5 jutaan, tampaknya smartphone ini cukup menjanjikan untuk memainkan game. Berikut spesifikasi lebih lengkapnya:

  • Prosesor: Octa Core 2.5 GHz Cortex A53
  • Chipset: MediaTek MT6763T
  • GPU: Mali-G71 MP2
  • RAM: 3 GB
  • OS: Android V7.1 (Nougat)
  • Tipe Layar: IPS LCD
  • Pixel Density: 402 ppi
  • Ukuran Layar: 15.24 cm (6 inci)
  • Resolusi Layar: 1080 x 2160 pixel
svg%3E
Hasil benchmark AnTuTu menunjukkan nilai kelas menengah

Kami juga sempat melakukan benchmark AnTuTu V6.2.7 terlebih dahulu sebelum memainkannya. Melalui tes benchmark tersebut, kami mendapatkan nilai 68958. Nilai aplikasi 3D yang kami dapatkan di tes ini adalah 11873, dan dinilai hanya bisa memainkan game di kinerja level menengah saja. Apakah benar penilaian tersebut terhadap Oppo F5 Youth? Tentu saja akan kami buktikan sendiri dengan memainkan game.

svg%3E
AnTuTu 3D memvonis smartphone ini di level medium

Untuk game yang akan kami gunakan kali ini, kami telah menyiapkan empat game yang cukup menyita resource grafis. Game tersebut adalah Arena of Valor (AOV), Need for Speed No Limits, The Alchemist Code, dan Solomon’s Boneyard. Semua game tersebut kami pilih berdasarkan beberapa pertimbangan, misalnya game yang sering dimainkan atau game yang memang berat grafisnya. Tanpa buang waktu lagi, berikut pengalaman kami memainkannya!

Arena of Valor (AOV)

AOV merupakan game kompetitif; artinya ketika memainkannya kamu tidak boleh terganggu sedikitpun oleh kinerja smartphone. Hal yang sangat menganggu atau bahkan bisa menyebabkan kesalahan fatal berada pada permainan tiba-tiba melambat kecepatannya, yang biasanya disebabkan oleh habisnya RAM, atau bisa pula karena memang GPU tidak kuat lagi. Itu sebabnya game seperti AOV harus 100% mulus, supaya bisa nyaman dimainkan.

svg%3E
Sebaiknya mainkan AOV di grafik low supaya nyaman

Pada Oppo F5 Youth, kami menemukan sedikit gangguan ketika memainkannya di setting tinggi. Akibatnya, pada beberapa kondisi yang cukup berat, misalnya ketika bertempur total melawan semua Hero di satu lane, game bisa melambat. Timing mengeluarkan serangan menjadi terganggu dan mengacaukan ritme serangan. Untuk itu, kami sarankan kamu menggunakan setting grafis yang rendah saja supaya game dapat berjalan dengan cukup baik dan tidak menganggu koordinasi serangan serta timingnya.

svg%3E

Need for Speed No Limits

Game balapan berprofil tinggi ini memiliki kualitas grafis yang sangat baik. Bukan hanya tampilan visual dan detailnya saja yang tinggi, game ini juga memiliki efek visual yang luar biasa. Rasanya kekuatan GPU Oppo F5 Youth akan terkuras habis ketika memainkan game ini. Belum lagi kecepatan grafis bergerak di game ini begitu tinggi; kami cukup pesimis bahkan sebelum memainkannya.

svg%3E
Game ini ternyata terlalu berat untuk dimainkan Oppo F5 Youth

Benar saja, ternyata kami menemukan game ini berjalan cukup sulit. Pada beberapa bagian, kami menemukan perlambatan grafis yang cukup terasa. Terutama hal ini terjadi pada saat malam hari, sebab saat itu banyak efek cahaya yang terlihat dan bergerak di kecepatan tinggi. Kami juga sempat terganggu ketika ingin belok di beberapa kesempatan, sehingga kami menabrak pembatas jalan.

The Alchemist Code

Game dengan visual yang indah ini jauh lebih bersahabat bila dibandingkan Need for Speed No Limits. Berkat sifatnya yang lambat, yaitu Turn-based tactical RPG, game ini tidak terlalu memaksa GPU untuk memperlihatkan gerakan cepat. Namun, game ini membutuhkan perhitungan CPU ketika akan menyerang, yaitu menghitung kemungkinan keberhasilan serangan sampai berapa besar kerusakan yang diterima.

svg%3E
Permainan terhenti sekitar setengah detik ketika menyerang

Ketika kami memainkan game ini, kami selalu menemukan game terhenti sekejab, sekitar setengah detik, sebelum karakter menyerang. Memang, saat itu adalah jendela waktu untuk CPU menghitung beragam variabel serangan seperti yang telah kami jelaskan di atas. Kami juga menemukan game agak melambat sebelum serangan dengan tampilan cutscene dimulai, misalnya ketika melancarkan serangan spesial. Meskipun game ini ‘tersedak’ ketika akan menyerang, kami masih bisa memainkannya dengan baik tanpa adanya hambatan.

Solomon’s Boneyard

Mungkin kamu bingung dengan alasan kami memilih game ini. Jelas game ini tidak seindah tiga game sebelumnya. Namun, game ini memiliki tantangan yang luar biasa kejam, yaitu banyaknya musuh yang bisa muncul di layar permainan. Selain memaksa kinerja RAM, kondisi ini juga akan memaksa kerja CPU dan GPU. Akibatnya, smartphone bisa melambat kinerjanya dan menganggu permainan.

svg%3E
Semakin banyak musuh, semakin lambat laju permainan

Ternyata begitu banyaknya musuh yang menyerang ketika kami bermain langsung terasa efeknya. Game seringkali melambat kinerjanya; semakin banyak musuh maka semakin lambat pula game berjalan. Untungnya tidak sampai ke titik visualnya patah-patah. Untungnya, kami masih bisa memainkan game ini meskipun kenyamanan bermainnya berkurang.

Kesimpulan

Oppo F5 Youth ternyata berjuang cukup keras untuk bisa memainkan game dengan grafis kelas atas, atau yang membutuhkan kinerja tinggi. Walaupun kelebihan terbesarnya berada pada kameranya, tetapi Oppo F5 Youth memiliki kenyamanan bermain game yang tidak begitu tinggi untuk smartphone di kelas 3,5 jutaan. Akan tetapi, bila kamu bermain game dengan grafis 2D rasanya smartphone ini masih bisa bekerja dengan cukup baik. Terlebih badan Oppo F5 Youth tidak terlalu panas ketika memainkan game, sehingga memberikan kenyamanan untuk telapak tanganmu.