[Hands-On] Kesan Pertama Berjumpa dengan Huawei P20 Pro

Selain mengadakan acara peluncuran Huawei P20 dan P20 Pro secara global di Paris, kami juga mendapat kesempatan untuk melihat langsung ponsel teranyar tersebut di acara yang digelar Huawei di Jakarta. Tapi, model yang diboyong oleh Huawei hanyalah Huawei P20 Pro yang sudah dipastikan akan segera meluncur ke pasar Indonesia.

svg%3E

Layar Full View dengan notch yang bisa disembunyikan

Huawei P20 Pro datang dengan dimensi layar yang cukup besar. Layarnya ini berukuran 6.1 inci dengan aspek rasio layar 18.7:9 yang resolusinya 1080 x 2240 pixel.

Kami cukup terkesan saat pertama kali memegang langsung smartphone ini. Pasalnya, berkat layar Full View yang nyaris tanpa bingkai dimensinya bisa lebih ramping sehingga nyaman saat digenggam. Tidak hanya itu saja, bodinya tersebut juga sudah tahan air dan debu dengan rating IP67.

Meski mengusung layar FullView, bagian depan Huawei P20 Pro tidak semuanya didominasi oleh layar. Di bagian atasnya terdapat notch atau poni. Jika Anda tidak suka dengan kehadiran notch tersebut, Huawei pun telah menyediakan opsi untuk menghilangkannya lewat menu pengaturan. Sementara di bagian bawah layarnya terdapat sensor sidik jari.

Estetika desain Huawei P20 Pro menurut kami wajib diacungi jempol. Bodinya yang terbuat dari logam tampil cantik dengan sentuhan material gelas kaca di bagian belakang bodinya. Terlihat sangat premium.

svg%3E

svg%3E

Selain warna hitam dan biru gelap, eksterior bodinya semakin istimewa dengan lapisan warna yang tidak umum. Seperti yang kami hands-on ini adalah warna Twilight yang terlihat sangat cantik dengan gradasi warna dari biru ke ungu. Satu nilai tambah yang tidak akan Anda temukan di smartphone lain.

3 Kamera dari Leica dengan dukungan kecerdasan buatan

svg%3E
Masuk ke sektor kamera yang menjadi andalannya, Huawei P20 Pro masih didukung teknologi kamera dari Leica. Huawei mendobrak dunia fotografi smartphone dengan menyematkan 3 modul kamera di Huawei P20 Pro. Untuk membantu Anda memotret bahkan kamera smartphone ini telah didukung dengan kecerdasan buatan yang secara cerdas dan otomatis bisa mengatur kamera dengan menyesuaikan kondisi pemotretan untuk menghasilkan foto terbaik.

svg%3E

3 modul Kameranya ini terdiri dari 1 modul kamera dengan sensor RGB 40 megapixel dan lensa berdiafragma F/1.8, 1 kamera dengan sensor monokrom 20 megapixel dan lensa F/1.6 dan 1 kamera dengan sensor 8 megapixel yang dilengkapi lensa telefoto atau zoom. Sementara di bagian depan, tersedia kamera yang sensornya 24 megapixel.

Menu pengaturan kameranya juga sangat lengkap. Tapi, yang paling menarik Huawei P20 Pro bisa memungkinkan Anda memotret dengan pengaturan ISO maksimum ISO 102400 yang akan sangat membantu saat memotret di kondisi pencahayaan temaram. Di Huawei P20 Pro kami juga menjumpai fitur 3D Portrait Lighting yang menawarkan beragam pengaturan efek pencahayaan kelas studio untuk hasil foto selfie dengan efek pencahayaan yang lebih optimal. Selain itu, Anda pun dimungkinkan untuk merekam video dengan lebih dramatis berkat kemampuannya mengambil video gerakan lambat hingga 960 fps.

Wajib dilirik untuk penggemar fotografi smartphone

Dari pengalaman singkat kami mencobanya, kami memang belum bisa menarik kesimpulan bagaimana kehebatan smartphone ini secara keseluruhan. Yang pasti Huawei berhasil membuat kami kagum dengan desain Huawei P20 Pro dan 3 kamera belakang dari pabrikan Leica miliknya yang sangat inovatif.

Kami pun yakin kehadiran 3 kameranya yang nampak sangat menjanjikan ini akan mampu memuaskan para penggemar fotografi smartphone di tanah air. Apalagi, di DxOMark Huawei P20 Pro saat ini telah berhasil menempati urutan teratas diantara smartphone lain dengan meraih skor 109. Jadi, mari kita tunggu bersama kehadirannya di Indonesia. Semoga saja tidak kelamaan.