DroneMobile GadgetNews

Lily Drone Next-Gen: Drone Lipat Terjangkau Pesaing DJI Spark

Di tahun 2015 lalu, Lily Drone pernah mengguncang dunia drone dengan teknologi yang ditawarkannya lewat situs pengumpulan dana Kickstarter. Celakanya Lily Drone hingga saat ini masih belum berhasil direalisasikan. Pasalnya, setelah berhasil mengumpulkan dana hingga mencapai US$34 juta di awal tahun 2017 ini Lily Robotics yang mengembangkan Lily Drone diumumkan bangkrut dan segera akan menutup lini bisnisnya.

Untunglah sebuah perusahaan drone asal California bernama Mota Group berhasil mengakuisisi aset Lily robotics. Nah, dibawah bendera Mota Group inilah dalam waktu dekat impian untuk memiliki Lily Drone akan segera terwujud.

Kabar baiknya lagi Mota Group tidak secara mentah mewujudkan konsep awal Lily Drone. Diberi nama Lily Drone Next-Gen, Lily Drone racikan Mota Group tampil dengan sederetan pembaruan.

Pertama, desainnya diubah total. Lily Drone Next-Gen tidak lagi berbentuk bulat. Model barunya sekilas mirip dengan GoPro Karma. Mengikuti tren drone lipat, kaki-kaki Lily Drone Next-Gen juga bisa dilipat seperti DJI Mavic Pro untuk menghemat tempat. Bodinya pun dirancang lebih ringan dengan bobot hanya 385 gram.

Pembaruan kemudian merambat di sektor kamera. Kamera Lily Drone Next-Gen kini bisa merekam video hingga resolusi 4K di 60fps, merekam video gerakan lambat 120fps di resolusi 720p dan menghasilkan foto hingga resolusi maksimum 13 megapixel. Kamera tersebut juga telah mendapat dukungan sistem penstabil internal dan sistem penstabil elektronik.

Untuk mempermudah pengguna Lily Drone Next-Gen juga dilengkapi dengan teknologi Smart Hover. Berkat teknologi ini hanya dengan sekali sentuhan Lily Drone Next-Gen bisa mulai terbang dan mendarat secara otomatis. Selain itu tersedia mode Follow yang bisa secara otomatis merekam aktivitas pengguna.

Dalam paket pembeliannya Lily Drone Next-Gen dilengkapi dengan 2 baterai. Jika versi awal Lily Drone menjanjikan baterai hingga 20 menit, baterai terbarunya kini hanya bisa digunakan untuk terbang selaman 18 menit. Perbedaan lain, Lily Drone Next-Gen juga tidak lagi dilengkapi dengan fitur tahan air.

Dengan semua pembaruan yang dibawanya, satu hal yang menjadikan Lily Drone Next-Gen sangat menarik adalah harganya yang sangat kompetitif. Di banderol dengan harga mulai dari US$500. Dengan harga tersebut menjadikan Lily Drone Next-Gen langsung menjadi pesaing drone termurah dari DJI yakni DJI Spark. Jika berminat Lily Drone sudah bisa di pre-order melalui laman berikut ini.

Komentar

Beri komentar

Close