[Hands On] Asus ZenFone 3 Max (ZC553KL)



Dalam waktu dekat, ASUS Indonesia akan melepas satu lagi varian ZenFone 3 ke pasaran. ASUS ZenFone 3 Max, varian ZenFone 3 terbaru ini menawarkan kapasitas baterai besar untuk para pengguna yang tidak ingin repot membawa powerbank saat berpergian. Untuk mengurangi rasa penasaran Anda, di artikel berikut kami akan mengajak Anda untuk melihat lebih dekat ASUS ZenFone 3 Max yang membawa baterai dengan kapasitas 4100 mAh ini.

Desain langsing, baterai besar
Tidak seperti ASUS ZenFone 3 ZE520KL dan saudaranya ZE552KL, ASUS ZenFone 3 Max tidak hadir dengan bodi yang memadukan material logam dan kaca di bagian belakangnya.

Desainnya sangat mirip dengan ASUS ZenFone 3 Laser yang dirilis bulan November 2016 lalu. Walau begitu, tampilannya tetap terlihat premium. Secara keseluruhan desain unibodinya cukup apik.

Meski membawa baterai dengan kapasitas 4100 mAh, ASUS berhasil merancang ZenFone 3 Max dengan ketebalan bodi 8.3mm yang tetap langsing. Bobotnya pun sangat ringan yakni hanya sekitar 175 gram. Saat digengam tangan, walau tetap terasa agak licin smartphone ini tetap nyaman digenggam meski hanya menggunakan satu tangan.


Layar menawan dengan resolusi Full HD

Di bagian muka, ZenFone 3 Max tampil dengan layar IPS 5.5 inci yang resolusinya 1920 x 1080 pixel. Bingkai layarnya juga terlihat tipis dan dengan tingkat gelap terang layar yang mencapai 450 nits, Anda bisa tetap melihat layarnya dengan mudah meski di bawah kondisi pencahayaan yang amat terang.

Dilengkapi sensor sidik jari

Fitur sensor sidik jari juga dimilikinya. Sensor ini bisa ditemukan di bagian belakang bodi tepat dibawah kamera. Saat mencoba fitur ini, sensor sidik jarinya juga cukup cepat saat kami membuka kunci layar. Sensor sidik jari tersebut juga bisa mengenali hingga 5 jari dan bisa bertugas sebagaitombol shutter untuk mengambil gambar saat memotret.


Kamera Pixelmaster


Meski mengedepankan ketahanan baterai, departemen kamera ASUS ZenFone 3 Max tidak luput dari perhatian ASUS. Untuk memotret ASUS telah melengkapinya dengan kamera Pixelmaster dengan sensor 16 megapixel dan lensa F/2.0 di bagian belakang dan 8 megapixel di bagian depan. Untuk mendukung kinerja kameranya ini ASUS juga tidak lupa menghadirkan dukungan autofokus laser dan LED flash. Walau begitu, untuk kemampuan rekam videonya ASUS ZenFone 3 Max hanya mendukung hingga resolusi Full HD saja.

Performa cukup menjanjikan
Di sektor dapur pacu, ASUS ZenFone 3 Max yang mendukung jaringan 4G LTE ini mengandalkan chipset octa core Qualcomm Snapdragon 430. Namun RAM yang dimilikinya hanya sebesar 3GB dan memori internal yang tersedia 32GB.

Untuk menambah ruang penyimpanannya, Anda bisa menyisipkan kartu memori microSD di slot kartu SIM hybridnya yang bisa membaca kartu microSD hingga 128GB. Sementara antarmukanya masih terlihat mirip dengan keluarga ASUS ZenFone 3 yang lain dengan antarmuka ZenUI 3.0 dan menjalankan sistem operasi Android Marshmallow 6.0.1.

Bisa jadi Powerbank, ada mode Super Saving

ASUS ZenFone 3 Max telah hadir dengan sebuah kabel tambahan. Kabel tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyuplai daya ke perangkat lain. Singkatnya, ASUS ZenFone 3 Max bisa dialihfungsikan sebagai powerbank di saat darurat.

Untuk memaksimalkan baterainya, ASUS pun telah melengkapinya dengan fitur penghemat daya yaitu Super Saving. Mode ini bisa ditemukan di aplikasi ASUS Mobile Manager dan berguna untuk menambah waktu guna ASUS ZenFone 3 Max disaat daya baterainya kritis.

Penasaran dengan performanya lebih lanjut? Nantikan review ASUS ZenFone 3 hanya di yangcanggih.com!!