[MWC 2013] Padfone Infinity: Transformasi Konsep Phablet dari Asus

Kita telah mengenal konsep Padfone a-la ASUS yang menggabungkan fungsi smartphone dengan tablet secara harfiah. Di sisi lain, kita juga mengenal istilah Phablet secara fungsi. Lalu bagaimana dengan Infinity?

Asus-Padfone-Infinity

Jika Anda mengartikan kata phablet adalah smartphone-tablet, yakni smartphone dengan lebar layar “nanggung” yang mendekati tablet, secara angka dimulai dari 5 inci dan di bawah 7 inci, maka Infinity makin mempertegas arti kata tersebut lewat Padfone Infinity. Apa pasal?

Seperti sebelumnya, Padfone terdiri dari dua perangkat sekaligus yakni smartphone dan sebuah station dock berupa tablet. Untuk mengalihfungsikan smartphone menjadi tablet, Anda tinggal memasukkan smartphone tersebut ke dalam dock, maka tablet akan menyala atau aktif.Nah, Infinity telah hadir dengan smartphone berlayar 5 inci yang lega. Namun tak hanya itu, berkat station dock berupa tablet berlayar 10 inci yang menyertainya, arti phablet tadi menjadi makin dipertegas lagi.

Smartphone Infinity telah dibekali layar Full HD 1920×1080 piksel, yang tentu saja akan menghadirkan tampilan yang sangat tajam. Kerja sama Asus dengan Google dalam menghadirkan perangkat Nexus ternyata berdampak positif pada Infinity yang telah mengadopsi Android versi terbaru, Jelly Bean 4.2. Kebanyakan produk dari pabrikan lain masih dilengkapi versi v4.1. Infinity diperkuat oleh prosesor quad-core dari Qualcomm Snapdragon 600 dengan kecepatan 1,7GHz, serta didukung RAM 2GB dan GPU Adreno 320 untuk kinerja grafisnya. Juga ada dua pilihan kapasitas memori internal, yaitu 32GB dan 64GB. Untuk memori, tidak ada slot microSD yang disertakan untuk menambah kapasitasnya.

Sementara tabletnya sendiri masih mengusung luas layar 10,1 inci, namun kini dengan resolusi 1920×1200 piksel yang lebih rapat dibandingkan Padfone terdahulu. Konektivitas perangkat ini hadir dengan LTE, DC-HSPA+ serta WCDMA (3G), Bluetooth v4.0 dan tentunya WiFi.

Kamera yang terdapat pada Infinity ada tiga buah, jumlah yang sama dengan Padfone sebelumnya. Dua kamera berada di sisi depan smartphone (2MP) dan tablet (1MP) untuk keperluan foto diri maupun video chat, sementara satu kamera utama di belakang beresolusi 13MP dengan lensa berdiafragma f/2.0, lengkap dengan lampu kilat LED.

Soal daya, Asus telah membekali Infinity dengan baterai berkapasitas 2400 mAh yang akan memberikan waktu bicara hingga 19 jam di jaringan 3G. Gunakan bersama station dock, maka angka tersebut akan berlipat menjadi 40 jam waktu penggunaan.

Asus Padfone Infinity akan tersedia dengan banyak pilihan warna, termasuk emas, abu-abu dan merah muda atau pink. Banderol harganya mencapai £799 di Eropa atau sekitar 10 jutaan rupiah jika dirupiahkan. Cukup mahal memang, namun setidaknya Anda mendapatkan dua gadget sekaligus, smartphone dan tablet, dalam satu paket pembelian.

Spesifikai Asus Padfone Infinity
Jaringan : GSM, HSDPA, LTE
Jenis Kartu SIM : Nano-SIM
Layar : Super IPS+, Corning Gorilla Glass, 5 inci Full HD 1080×1920 piksel (smartphone), 10.1 inci Full HD 1920×1080 piksel (tablet)
Sistem Operasi : Android v4.2 Jelly Bean
Prosesor : quad-core Qualcomm APQ8064T Snapdragon 600, 1.7GHz Krait, GPU Adreno 320
Memori : internal 32GB/64GB, awan 50GB via ASUS WebStorage, tanpa memori eksternal
Konektivitas : Bluetooth v4.0, WiFi dualband, NFC, microUSB v2.0, USB Host
Kamera : 13MP autofocus, flash LED, kamera depan 2MP (smartphone) & 1MP (tablet), video Full HD 1080p @30fps (depan-belakang), HD 720p @60fps
Baterai :Li-Po 2400mAh (smartphone), 5000mAh (tablet)
Dimensi :143.5×72.8×8.9 mm (smartphone), 264.6×181.6×10.7mm (tablet)
Bobot: 141 gram (smartphone), 530 gram (tablet)

Verified by MonsterInsights