Review : Nokia Asha 200

svg%3E

Nokia Asha adalah salah satu varian Asha yang menghadirkan keunggulan utama mampu menampung dan mengaktifkan secara bersamaan dua kartu SIM di dalamnya. Jajaran ponsel Nokia yang masuk dalam keluarga Asha notabene merupakan ponsel untuk kalangan menengah dengan dengan harga meriah dan menghadirkan fitur lengkap namun cara pengoperasian yang bisa dikategorikan sederhana dan mudah dipelajari, hal ini sangat terasa pada Nokia Asha 200. Karena dengan banderol harga kurang dari 800 ribuan selain memiliki desain ergonomis, ponsel ini menyajikan fitur memadai dan kemudahan pengoperasian dual simcard yang sama sekali tidak merepotkan.
.
Desain

Desain yang dihadirkan dalam Nokia Asha 200 terbilang rata-rata. Bagian depan terlihat elegan dengan permukaan glossy, sedangkan bagian belakang juga glossy namun terlihat ‘plastik’ dan mudah tergores. Bagian depan ponsel dipenuhi dengan keypad QWERTY tanpa jeda. Meskipun begitu, keypad terasa nyaman digunakan untuk mengetik teks panjang dalam waktu yang lama.

svg%3E

Selain keyboard QWERTY, Nokia Asha 200 juga menghadirkan keypad navigasi 5 arah dengan tombol power, tombol cepat ke menu pesan dan tombol kontak di sisi kanan serta tombol cepat ke Manajemen SIM, endcall, dan tombol cepat ke menu favorit di sisi kiri. Bagian atas ponsel terdapat port charger, port audio 3,5mm, dan port kabel data. Sementara itu sisi kanan ponsel terdapat port kartu memori dan port SIM2.

svg%3E

Keberadaan port kedua kartu SIM yang terpisah memang menjadi keunikan tersendiri. Ini berbeda mengingat sebagian besar ponsel dengan kemampuan menampung 2 kartu SIM menyuguhkan port kedua SIM yang berdampingan atau berdekatan satu sama lain sehingga Anda harus mematikannya jika perlu mengganti SIM. Dengan Asha 202, Anda tidak perlu mematikan ponsel jika hanya ingin mengganti salah satu SIM. Jadi lebih praktis kan?

svg%3E

Antarmuka

Homescreen/layar utama Nokia Asha bisa diaktifkan atau dinonaktifkan pada Menu Utama > Pengaturan > Tampilan > Layar Awal > Modus Layar Awal. Jika mode layar utama diaktifkan, maka layar utama hanya menampilkan indikator baterai, waktu, tanggal dan keterangan sinyal jaringan kedua kartu sim. Akan tetapi tampilan layar utama akan lebih menarik jika mode Layar Awal diaktifkan, karena layar utama akan terbagi emnjadi 4 bagian, yaitu bagian kiri layar untuk indikator baterai dan waktu sedangkan bagian kanan terbagi atas 3 bagian, dengan bagian atas detail kartu sim dan bagian tengah serta bawah yang bisa di personalisasi sesuai kebutuhan. Untuk personalisasi fitur yang akan ditampilkan pada layar utama Anda bisa setting dari Menu Utama > Pengaturan > Tampilan > Layar Awal > Personalisasikan Tampilan.

Personalisasi layar utama juga tidak hanya terbatas fitur atau aplikasi yang bisa dihadirkan, tetapi bahkan warna dan ukuran font bisa Anda rubah sesuai keinginan.

Segala tentang ‘Dual’

Sejak awal telah dijelaskan bahwa Nokia Asha 200 memiliki fitur unggulan yaitu mampu menampung dan mengaktifkan secara bersamaan 2 kartu sim di dalamnya. Tetapi asyiknya, mode dual on yang dihadirkan menyenangkan dan jauh dari kata bingung, karena Anda bisa setting kemudahan Dual yang dihadirkan pada menu Pengaturan/Setting.

Untuk mengubah manajemen kartu sim bisa dilakukan dengan 2 cara, cara pertama mengakses menu Manajemen SIM dari menu Utama > Pengaturan > Manajer SIM > Tanya setiap kali. Atau bisa juga mengakses menu Manajemen SIM langsung dari tombol cepat bergambar 2 kartu SIM di samping kiri keypad navigasi. Dalam menu ini Anda bisa mengaktifkan Tanya setiap kali untuk kegiatan Panggilan, Pesan Teks, Pesan Multimedia dan Data Paket dengan checklist di box masing-masing.

Dalam hal ini, saya mencentang semua checklist agar setiap kegiatan dikonfirmasikan dahulu pulsa dari kartu SIM mana yang akan digunakan. Dengan mencentang semua, maka pengguna akan diminta konfirmasi tidak hanya saat melakukan panggilan dan mengirimkan pesan singkat, tetapi juga ketika membuka browser dan membuka aplikasi. Ini berguna untuk memastikan SIM card mana yang digunakan untuk terhubung ke Internet.

Dalam setiap log panggilan, akan tertera angka 1 atau 2 di bagian kanan yang menunjukkan aktifitas tersebut ada pada SIM1 atau SIM2. Begitu juga pada menu pesan, angka 1 atau 2 akan terlihat di bagian kanan masing masing pesan. Tetapi khusus ketika membuka aplikasi atau browser, keterangan penggunaan SIM1 atau SIM2 akan tampil di pojok kiri atas layar.

Kinerja Kamera

Kemampuan maksimal kamera yang dibenamkan dalam Nokia Asha 200 adalah 2MP. Cara satu-satunya mengaktifkan fitur kamera di ponsel ini adalah melalui layar utama, mengingat Asha 200 tidak menyediakan tombol khusus kamera. Fitur kamera Nokia Asha 200 mengizinkan Anda merubah beragam setting sesuai kebutuhan. Mulai dari resolusi dan pixel hasil foto yang tidak hanya 2MP (1200×1600) saja, pilihannya 0,1MP (240×320), 0,3MP (480X600), 0,3MP (480X640), dan 1,2MP (960×1280).

Fitur kamera Nokia Asha 200 juga menyediakan pilihan efek ( Sepia, Normal, Skala Abu dan Negatif), white balance (Otomatis, Siang, Lampu Pijar, dan Fluoresen), Timer (3, 5 dan 10 detik). Hasil Foto ketika penggunaan outdoor siang hari terlihat cemerlang, begitu juga dengan penggunaan indoor dengan cahaya cukup. Sayangnya dengan ketiadaan flash yang mampu mendukung pencahayaan, hasil foto outdoor malam hari dan indoor di cahaya pas-pas-an terlihat kurang memuaskan.

svg%3E

Selain digunakan untuk kamera, lensa di bagian belakang ponsel juga mampu merekam video

Social Media Ready !

svg%3E

Menghadirkan keyboard QWERTY rasanya sayang kalau tidak melengkapinya dengan aplikasi sosial media di dalamnya. Untuk urusan yang satu ini, Nokia Asha membenamkan beragam aplikasi sosial media ke dalam sebuah aplikasi bernama ‘Sosial’. Di dalam sosial, Anda bisa menemukan aplikasi Facebook, RenRen, Twitter, Orkut dan Flickr.

Asyiknya, Anda bahkan bisa mengkatifkan secara bersamaan 5 aplikasi sosial media tersebut dengan tampilan list. Notifikasi yang masuk ke setiap aplikasi juga akan didapatkan walaupun anda menjalankan aplikasi lain, dengan kata lain Nokia Asha 200 memiliki kemampuan multitasking.

svg%3E

Nokia Asha 200 juga didukung layanan push email dan browser Nokia versi terbaru. Keunggulan browser Nokia versi terbaru adalah kemampuan kompresi data hingga 90% sehingga surving di dunia maya menjadi lebih cepat dan hemat. Sayangnya Nokia Asha 200 tidak menyediakan layanan konetivitas via Wi-Fi, jadi Anda perlu berlangganan layanan data unlimitted operator agar tidak kebobolan pulsa.

Kesimpulan :

Meskipun harganya murah, Nokia Asha 200 memiliki fitur yang lumayan oke. Memang tidak ada koneksi Wi-Fi dan kameranya juga tergolong standar. Tapi dengan kemudahan Dual-SIM dan dukungan aplikasi yang jumlahnya cukup banyak di Nokia Ovi Store, Nokia Asha 200 akan dapat memenuhi kebutuhan sebagian orang yang memerlukan ponsel dua kartu berkualitas dan harga terjangkau. Menilik harganya, Asha 200 juga cocok digunakan sebagai ponsel kedua atau ponsel cadangan bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan komunikasi tidak terputus setiap saat.

Kelebihan
– Port SIM2 terpisah, memudahkan saat mengganti kartu
– Harga terjangkau
– QWERTY Keyboard nyaman
– Lengkap dengan aplikasi Social Media seperti Facebok dan Twitter
– Browser cepat

Kekurangan :
– Casing belakang ponsel mudah tergores dan meninggalkan jejak
– Kamera tanpa flash, dengan hasil standar

Verified by MonsterInsights