Kampanye “I Hate Slow” Lewat Kartu Smartfren Berkecepatan 14.7Mbps

svg%3E

Mungkin Anda pernah melihat billboard di beberapa tempat strategis di kota Anda yang mengampanyekan “I Hate Slow” sejak Agustus lalu? Atau justru pernah berpapasan dengan mereka yang menamakan diri Komunitas Anti-Lelet ketika melakukan demonstrasi damai? Ternyata itu merupakan strategi marketing yang dilakukan Smartfren dalam rangka peluncuran produk baru mereka, Kartu Smartfren, Jum’at (16/9) lalu di Jakarta.

svg%3E

Produk ini merupakan gabungan dari beberapa produk Smartfren sebelumnya yang kini mendukung akses internet berkecapatan tinggi hingga 14.7Mbps menggunakan teknologi EVDO Rev B. Presiden Direktur Smartfren, Rodolfo Pantoja dalam peluncurannya di eX Plaza Indonesia, menegaskan bahwa produk ini hadir untuk menjawab kebutuhan data maupun suara berkecepatan tinggi dan hemat.

svg%3E

Kartu Smartfren kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan komunikasi data maupun suara berkualitas tinggi, cepat dan tidak lambat lagi, serta berbiaya hemat. Sebuah solusi untuk meningkatkan kelancaran dalam bersosialisasi maupun mendukung prduktivitas konsumen secara optimal.

Kartu perdana ini akan dilepas dengan harga Rp.5 ribu dengan bonus pulsa awal Rp.5 ribu. Nantinya, pelanggan dapat memilih paket yang ditawarkan apakah untuk data saja (Connex) atau Harian/Bulanan untuk paket data sekaligus suara. Selain itu pelanggan juga dapat memilih satu nomor FWA (nomor lokal) yang akan dikenakan biaya Rp.2,500 dipotong dari pulsa.

svg%3E

Dalam acara ini juga diperkenalkan toko KWIK yang digambarkan enerjik, menyenangkan dan cepat, yang diharapkan mampu menjadi personifikasi bagi layanan berkualitas Smartfren maupun laju bisnis Smartfren yang dinamis dan progresif. Saat ini, layanan Smartfren dapat dinikmati di seluruh Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.