Sennheiser dan Adidas Originals Hadirkan Headphone HD 220 dan CX 310

svg%3E

Kolaborasi dua nama terkenal kerap menghasilkan suatu produk yang memiliki kualitas tinggi. Itulah yang dihasilkan Sennheiser ketika berpadu dengan Adidas Originals. Sennheiser adalah salah satu produsen terkemuka untuk produk mikrofon, headphone, dan sistem transmisi audio. Sementara Adidas dikenal sebagai merek perlengkapan olahraga papan atas di dunia. Kebetulan juga keduanya sama-sama berasal dari Jerman.

Setelah sukses dengan kehadiran headphone DJ Adidas Originals x Sennheiser HD 25-1 II pada awal tahun 2010 lalu, kini Sennheiser bersama Adidas Originals kembali menghadirkan dua model headphone terbarunya; HD 220 Originals dan CX 310 Originals. Keduanya menghadirkan perpaduan orisinil antara suara dan gaya kepada konsumen streetwear yang memberikan kejernihan suara saat mendengarkan alunan lagu di semua aktivitas keseharian penggunanya. Dua versi headphone baru ini juga tampil segar dengan tone warna biru yang sesuai dengan ikon Adidas Originals.

svg%3E

Sennheiser HD 220 Originals merupakan headphone berbentuk closed-back on-ear. Headphone ini menampilkan suara stereo yang bass-driven dengan kenyamanan super. Karena kenyamanannya ini, headphone yang memiliki bobot 90 gram ini sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari. Dalam paket pembeliannya, Sennheiser HD 220 Originals juga sudah dilengkapi sebuah kantung (pouch) sporty berwarna biru dengan logo Adidas Originals.

Sedangkan Sennheiser CX 310 Originals hadir dengan bentuk ear-canal headphone. Perangkat ini menghadirkan suara yang dinamis dengan kejernihan luar biasa. Headphone mungil berbobot 10 gram ini juga menawarkan kualitas suara bass-driven stereo. Sennheiser CX 310 Originals juga dilengkapi dengan ear adapter yang bervariasi (ukuran S/M/L). Hal ini memungkinkan penyesuaian personal di telinga pemakai, sekaligus mengurangi kebisingan.

Adidas Originals sendiri, dengan logonya yang berbentuk clover ini, selalu terkait dengan berbagai bidang pada budaya pop sehingga secara alami setia melayani kebutuhan pecinta musik sekaligus juga menjadi penentu desain dan gaya yang premium.

Mengenai ketersediaannya, kedua headphone tersebut sudah hadir di Indonesia sejak bulan Juli lalu melalui PT Astrindo Senayasa yang merupakan distributor resmi Sennheiser di Indonesia. Produk ini bisa didapatkan di seluruh outlet Adidas Originals atau lewat situs e-commerce Adidas www.shop.adidas.com.

Sennheiser HD 220 Originals
Fitur:
• Powerful neodymium magnets for powerful bass-driven stereo sound
• Closed supraaural design blocks outside noise; creates a controlled environment for better sound
• Individually adjustable earcups for a secure and comfortable fit
• Optimised for iPod, iPhone, MP3 and CD players (iPhone and iPod are trademarks of Apple Inc., registered in the U.S. and other countries.)
• 2-year warranty
• Delivery Include 1 carry pouch
Data teknis:
• Transducer principle: Dynamic, closed
• Ear coupling: Supraaural
• Frequency response: 19 – 21000Hz
• Sound pressure level (SPL): 108dB
• Impedance: 24?
• THD, total harmonic distortion: < 0.5 %
• Cable length: 1.4m
• Connector: 3.5mm angled
• Weight: 90g

svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E

Sennheiser CX 310 Originals
Fitur:
• High-quality dynamic speaker systems for powerful, bass-driven stereo sound
• Excellent fit in the ear canals and high attenuation of ambient noise (ear adapters in different sizes included)
• Convenient carrying pouch included
• Optimised for MP3, iPod, iPhone, CD players and portable gaming systems (iPod and iPhone are trademarks of Apple Inc. registered in the U.S. and other countries)
• Symmetrical cable
• 2-year warranty
• Delivery Includes 1 carry pouch and ear adapter set (S/M/L)
Data teknis:
• Transducer principle: Dynamic, closed
• Ear coupling: Intraaural
• Frequency response: 19 – 21000Hz
• Sound pressure level (SPL): 113dB
• Impedance: 16?
• THD, total harmonic distortion: < 0.2 %
• Cable length: 1.2 m symmetrical
• Connector: 3.5 mm angled
• Weight: 10g

svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E

Verified by MonsterInsights