Quantcast
News

Nokia Indonesia Memperkenalkan Rantai Ekosistem Pengembang Aplikasi Lokal

Selama ini Nokia berupaya untuk mendorong pembangunan industri pengembangan aplikasi lokal di Indonesia dengan membentuk ekosistem yang berkelanjutan bagi para pengembang aplikasi lokal melalui kerja sama dengan beberapa universitas, komunitas & individu pengembang aplikasi dari berbagai tingkatan,serta operator- operator selular terkemuka. Selasa (26/7) lalu bertempat di Balai Kartini Jakarta, Nokia memperkenalkan rantai ekosistem pengembang aplikasi lokal tersebut kepada media.

“Salah satu cara perekonomian suatu negara dapat berkembang dengan pesat adalah dengan membangun kekuatan wirausaha nasional. Selain menjalankan bisnis di Indonesia, Nokia selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi komunitas dan penduduk Indonesia secara keseluruhan. Melalui ekosistem yang berkesinambungan ini, Nokia Indonesia di bawah payung Nokia Developer melahirkan dan mengasuh wirausahawan bertalenta untuk memajukan industri dan bisnis pengembangan aplikasi dalam negeri,” Bob McDougall, Country Manager Nokia Indonesia.

Bob menambahkan, Nokia Indonesia telah mendukung 10.000 pengembang aplikasi Indonesia melalui lebih dari 40 seminar, workshop dan kompetisi di sepuluh kota. Upaya ini telah menghasilkan lebih dari 1.000 aplikasi lokal yang tersedia di Nokia Ovi Store dan dapat diunduh oleh pengguna Nokia di seluruh dunia.

Nokia juga mendukung pemerintah Indonesia dalam memajukan industri telematika nasional dengan mengembangkan ekosistem yang memberikan kesempatan pada semua level pengembang piranti lunak dari individual, start-up, hingga yang memiliki skala korporasi untuk terhubung melalui Nokia Ovi Store melalui INAICTA.

“Pengembangan ekosistem ditujukan untuk memajukan perekenomian dan industri bisnis di Indonesia. Kami menilai, melalui ekosistem pengembang lokal, pengarahan dan pemasaran hasil karya para pengembang lokal akan membuka kesempatan yang lebih luas dan menciptakan lebih banyak talenta karena langsung disampaikan kepada masyarakat,” ujar Bpk Dr. Ir. Ashwin Sasongko, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Nokia mencatat, satu pengembang lokal aplikasinya diunduh lebih dari 14 juta kali hanya dalam waktu 6 bulan di seluruh dunia.

Artikel terkait

Satu komentar

  1. slamet malam….perkenalkan sya boogie dr himpunan informatika trisakti,sya tertarik akan kehadiran teknologi NFC, yang kegunaannya multifungs dimasa yang akan datang….sya berencana ingin mempublikasikan kehadiran teknologi ini dengan membuat acara kegiatan d kampus kami dengan mengangkat tema teknologi tsb…. kiranya dari pihak nokia indonesia tertarik terhadap acara yang akan kami selenggarakan…. terima kasih

Back to top button