Leica M9-P: Seri M Terbaru bagi Penggemar Fanatik Leica

svg%3E

Siapa yang tak kenal Leica, merk kamera legendaris sekaligus produsen alat-alat optik berkualits tinggi?. Kamera dan lensanya sudah menjadi saksi sejarah sejak awal abad ke-20. Tentunya dengan kualitas yang selalu prima, harga juga tidak kalah prima.

Leica telah menjadi pabrikan kamera yang memiliki pengguna fanatik. Oleh karena itu Leica masih tetap mempertahankan bentuk-bentuk klasik mereka untuk produk yang mereka buat hingga saat ini. Baru-baru ini produsen asal Jerman tersebut kembali merilis kamera digital seri M teranyarnya yang diberi nama Leica M9-P. Kamera ini merupakan versi terbaru Leica M9 edisi pertama yang diperkenalkan pada 2009 silam.

Secara spesifikasi, Leica M9-P tidak banyak berbeda dengan Leica M9 versi pertama. Perubahan mendasar yang jelas terlihat adalah penempatan logo Leica yang sebelumnya berada di depan kini diposisikan di bagian atas kamera. Konon perubahan letak logo ini dimaksudkan untuk menghindari perhatian para pencuri.

Perubahan lainnya yang cukup signifikan adalah penggunaan bahan kristal safir untuk pelapis layar LCD yang diklaim lebih tahan terhadap goresan. Selain itu, terdapat tambahan tekstur kulit di bagian grip yang mampu menahan kamera sehingga lebih kokoh ketika digunakan. Penambahan ini menjadikan bobot Leica M9-P lebih berat (600 gram) dibandingkan Leica M9 versi pertama (585 gram).

Serupa dengan pendahulunya, Leica M9-P juga menggunakan sensor CCD berkekuatan 18 megapixel yang bisa digunakan untuk mengambil gambar berformat RAW. Kamera ini memiliki rentang sensitivitas mulai dari ISO 160 hingga ISO 2500. Leica M9-P juga memiliki kecepatan shutter 32 detik hingga 1/4000 detik. Pada bagian belakang Leica M9-P disematkan layar LCD berukuran 2,5 inci TFT dengan resolusi 230.000 dots.

Leica M9-P akan dirilis ke pasaran pada akhir Juni 2011 ini dengan pilihan warna silver chrome dan hitam. Kamera ini akan dibandrol USD 7.995 atau sekitar Rp 66 juta. Harga ini pun masih merupakan harga kamera tanpa lensa (body only). Lensa termurah Leica untuk bodi seri M adalah Leica 50mm f/2.5 Summarit seharga sekitar Rp 13 juta. Di jajaran termahal, ada lensa normal Leica 50mm f/0.95 Noctilux musti ditebus dengan uang sekitar Rp 110 juta. Keistimewaannya tidak hanya di kualitas optik yang prima, tapi juga di bukaan diafragma yang bisa dimaksimalkan hingga f/0.95.

Tidak salah jika dikatakan alat yang bagus dapat membantu dan mempermudah fotografer membuat foto bagus. Tapi untuk membuat foto bagus, tak mutlak pakai kamera dan lensa mahal. Untungnya, Leica sudah memiliki penggemar fanatik jadi harga tentunya sudah tidak menjadi masalah.

Spesifikasi Leica M9-P
Camera type:
Compact digital view and rangefinder system camera
Lens attachment:
Leica M bayonet with additional sensor for 6-bit coding
Lens system:
Leica M-Lenses from 16 to 135 mm
Picture format/image sensor:
5270 x 3516 pixels (18.5 megapixel) CCD chip, active area approx. 23.9 x 35.8 mm; 5212 x 3472 pixels (18 megapixel), corresponding to usable format of analog Leica M models
Resolution:
Adjustable, DNG™: 5212 x 3472 (18 megapixel), JPEG: 5212 x 3472 (18 megapixel), 3840 x 2592 (10 megapixel), 2592 x 1728 (4.5 megapixel), 1728 x 1152 (2 megapixel), 1280 x 846 pixels (1 megapixel)
Data formats:
DNG™ (RAW data), choice of uncompressed or slightly compressed (by non-linear reduction of color depth), 2 JPEG compression levels
White balance:
Automatic, manual, 7 presets, color temperature selection
Storage media:
SD cards up to 2 GB/SDHC cards up to 32 GB
Sensitivity range:
ISO 160/19? to ISO 2500/35?, selectable in 1/3 ISO increments in aperture priority automatic mode A or manual exposure setting, optional automatic control or manual selection, automatic control in snapshot mode. Additional ISO 80 setting available as a pull option
Shutter speeds:
For aperture priority (A) continuously adjustable from 32 s to 1/4000 s. For manual setting 8 s to 1/4000 s in half steps, B for long exposure times up to 240 s (in conjunction with self-timer T function, i.e. 1st release = shutter opens, 2nd release = shutter closes), (1/180 s) fastest shutter speed for flash synchronization.
Exposure mode:
Choice of automatic shutter speed control with manual aperture selection – aperture priority A – with corresponding digital display, or manual setting of shutter speed and aperture and adjustment using LED light balance with indication of correct exposure, or risk of overexposure/camera shake (with snapshot profile only)
LCD display:
2.5 inch monitor (color TFT LCD) with 230,000 pixels, with sapphire glass LCD monitor cover
Dimensions:
139 x 37 x 80 mm
Weight (with battery):
600 grams

svg%3Esvg%3Esvg%3Esvg%3Esvg%3Esvg%3E

Verified by MonsterInsights