Sony HDR-TD10: Pelopor 3D di Jajaran Handycam

svg%3E

Mendengar kata Camcorder 3D pastinya Anda akan langsung teringat dengan Camcorder 3D pertama di dunia dari Panasonic yaitu HDC-SDT750 yang dirilis tahun 2010 kemarin. Sekarang, Sony merilis Camcorder 3D pertama mereka yaitu HDR-TD10 yang memang sudah lebih dulu ditampilkan Januari lalu pada ajang CES 2011.

HDR-TD10 dibekali dengan dua buah lensa Sony G dengan, dua sensor BIONZ untuk memproses gambar, dan dua sensor EXMOR R yang semuanya berfungsi untuk menghasilkan video dan gambar 3D berkualitas Full HD 1080p.

Dengan mengandalkan dua lensa dan dua sensor untuk mengambil gambar secara terpisah dalam resolusi Full HD 1080p, Sony mengklaim gambar 3D yang dihasilkan akan lebih baik dari produk kompetitor lain. Sistem yang dianut oleh Handycam ini diberi nama Double Full HD. Sebagai informasi, teknologi ini berbeda dengan teknologi yang ada di camcorder 3D Panasonic yang mengandalkan dua lensa dan satu sensor dalam mengambil dua gambar secara bersamaan untuk menghasilkan gambar 3D.

svg%3E

Selain mengusung sistem Double Full HD tersebut, Sony pun melengkapi Camcorder ini dengan layar LCD berukuran 3,5-inci yang dapat digunakan langsung untuk melihat hasil video 3D tanpa harus repot-repot menggunakan kacamata khusus 3D atau dihubungkan ke TV 3D terlebih dahulu.

HDR-TD10 diperkirakan akan segera dirilis di Indonesia dalam waktu dekat dijual seharga Rp 19,9 juta. Mengingat kapasitas internalnya yang hanya 64GB dan serunya menghasilkan video 3D dengan camcorder ini, jangan lupa sisihkan uang untuk menambah memory tambahan.

Sekilas Fitur Sony Camcorder HDR-TD10:
– Double Full HD 1920 x 1080p
– 64GB internal memory
– Double Exmor R CMOS Sensors
– Double Sony G Lens
– Double BIONZ Image Processors
– 3.5-inci Xtra Fine 3D LCD
– 50p&25p Full HD recordings(hanya dalam 2D mode)

Verified by MonsterInsights