Android Berikutnya : Ice Cream Sandwich, Sluuurp!

svg%3E

Pengembang sistim operasi Android memang sepertinya para penggila kuliner. Selagi berkutat dengan manisnya madu (Android 3.1 honeycomb) di tahun ini, dalam ajang Google I/O Conference diperkenalkan sistim Android mendatang yaitu Ice Cream Sandwich. Type penomoran untuk sistim operasi terbaru ini belum diketahui secara pasti, tetapi Google akan mengeluarkan berita tentang Ice Cream Sandwich secara berkala sebelum diluncurkan pada Q4 tahun ini.

Tidak hanya untuk smartphone
Dalam hal ini, Google berniat untuk menyatukan kemampuan Gingerbread dan Honeycomb menjadi satu. Mungkin itulah sebabnya diberi nama ‘sandwich’. Mengingat dalam tata nama type Android yang berurutan sesuai abjad, Donut (D), Eclair (E), Froyo (F), Gingerbread (G), Honeycomb (H) dan berikutnya Ice Cream (I) dengan Sandwich sebagai toping tambahan. Sistim operasi Android edisi mendatang ini akan menjadi “Salah satu OS yang berjalan di mana-mana”. Paling tidak itulah yang sedang dikembangkan Google. Sebuah sistim operasi yang bisa beroperasi pada semua perangkat Android mulai dari smartphone, tablet sampai ke Google TV.

Jika pada Android Honeycomb Google bersikeras untuk tidak mengumbar kode sumbernya, hal tersebut tidak berlaku di Ice Cream Sandwich. Google berjanji akan membuat versi ini kembali open source, termasuk mempublikasikan API (Application Programming Interface). Hal ini akan memungkinkan para pengembang bisa bebas mencurahkan kreatifitasnya untuk membuat aplikasi multi platform dengan versi sistem operasi yang sama.

Banyak Fitur Baru
Dalam demonstrasi keynote di I/O Conference, diperkenalkan beberapa keunggulan dari Ice Cream Sandwich. Yaitu pelacakan wajah (face tracking) dan fokus kamera berdasarkan pengenalan suara. Ice Cream Sandwich juga nantinya akan membawa interface hologram UI yang mencakup tampilan dengan keindahan seni, widget yang kaya dan kerangka aplikasi canggih.

Android Ice Cream Sandwich juga membawa fitur Near Field Communication (NFC) yang mampu menjadikan ponsel sebagai sistem pembayaran yang sah di masa mendatang. Dukungan untuk teknologi NFC sebenarnya juga sudah dibenamkan para ttype Android sebelumnya (Android 2.3 Gingerbread). Ada perbedaan mendasar antara fitur NFC yang diterapkan pada Gingerbread dengan NFC pada Ice Cream Sandwich. Fungsionalitas NFC pada platform Android Ice Cream Sandwich diklaim akan lebih terintegrasi dengan ponsel karena ditambahkan layanan “O-click interaction”.

Layanan NFC “O-click interaction” tidak hanya menempatkan ponsel sebagai alat untuk melakukan transaksi keuangan saja, tetapi juga mampu melainkan juga bertukar nomor kontak, berbagi halaman Web, video YouTube, dan berbagai jenis konten multimedia lainnya.

Verified by MonsterInsights