RTX AI PC Day di UPH: Mahasiswa Latih Model AI di Laptop RTX 50

⚡ Poin Penting soal RTX AI PC Day

  • NVIDIA menggelar RTX AI PC Day bersama Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci dan 12 merek desktop dan laptop pada 14 Oktober 2026 untuk mengenalkan laptop GeForce RTX 50 Series sebagai perangkat kerja AI mahasiswa.
  • Tiga mahasiswa UPH mempresentasikan proyek segmentasi polip, komputasi paralel, dan deteksi hama. Ketiganya menjalankan proyek langsung di laptop Acer Predator ber-GPU RTX 50 Series.
  • Lewat program GeForce Campus Leaders, mahasiswa terpilih menerima satu laptop Acer berbekal GPU GeForce RTX 50 Series untuk proyek berikutnya.
  • Penawaran Back to School laptop GeForce RTX 50 Series bisa dicek di toko resmi NVIDIA di Shopee dan Tokopedia.

Melatih model AI butuh GPU (chip pengolah grafis) yang cukup kuat. Laptop yang biasa ditujukan untuk mahasiswa kebanyakan tidak memiliki kemampuan sehebat itu.

NVIDIA RTX Day UPH Oktober 2026 Acer

NVIDIA mencoba memberikan edukasi mengenai hal itu lewat RTX AI PC Day, acara yang digelar bersama Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci dan 12 merek desktop dan laptop: Acer, ASUS, Axioo, Colorful, Gainward, GIGABYTE, HP, INNO3D, Lenovo, MSI, Palit, dan ZOTAC GAMING. Lewat acara ini, NVIDIA ingin mahasiswa menjadi builder, yaitu orang yang mengubah gagasan menjadi riset, aplikasi, dan solusi untuk masyarakat. Perangkat yang dijagokan adalah laptop dengan GPU GeForce RTX 50 Series.

GeForce Campus Leaders Beri Mahasiswa UPH Laptop Acer RTX 50 untuk Proyek AI

Inti acara ini adalah program GeForce Campus Leaders di UPH. Mahasiswa terpilih mengembangkan proyek yang menunjukkan bagaimana akselerasi AI dan komputasi GPU menjawab masalah nyata di bidang kesehatan, ilmu komputer, pertanian, sampai produk digital. NVIDIA menggandeng Acer, sehingga tiap mahasiswa terpilih menerima satu laptop Acer bertenaga GPU GeForce RTX 50 Series untuk proyek berikutnya. Fransisca Maya, Head of Marketing Acer Indonesia, mengatakan Acer ingin mahasiswa siap masuk industri sekaligus tumbuh sebagai inventor. Rizaldi Sistiabudi, Executive Dean College of Emerging Science UPH, menyebut AI sebagai teknologi yang memperkuat pemahaman teori dan keahlian yang sudah dimiliki mahasiswa.

Samsung S26 FE Launch-728

Tiga mahasiswa UPH lalu mempresentasikan proyek yang sudah berjalan di laptop Acer Predator. Richie Cedrick Adrian meneliti segmentasi polip, teknik AI yang menandai area polip pada citra medis, memakai Predator Helios 18 AI dengan GeForce RTX 5090. VRAM (memori khusus kartu grafis) yang besar dan Tensor Cores (inti khusus untuk hitungan AI) mempercepat proses training, yaitu melatih model, dan testing. Richie jadi bisa menjalankan lebih banyak eksperimen dan fokus ke metode serta evaluasi hasil risetnya.

mahasiswa UPH NVIDIA RTX Day

Annabel Kineta Jovinne Caron, mahasiswi Informatika, memakai Predator Helios Neo 16 AI dengan GeForce RTX 5070 untuk komputasi paralel dan algoritma graf berbasis CUDA, platform komputasi paralel buatan NVIDIA. Pekerjaannya mencakup parallel benchmark dan kalkulasi matriks berskala besar. Menurut NVIDIA, performa yang stabil dan bodi yang ringkas memudahkannya membawa proyek ke mana-mana.

Proyek ketiga menjawab kebutuhan praktis. Bryan Daniel Angelino dari program studi Sistem Informasi membuat SIPETIK, sistem deteksi hama berbasis YOLOv8 (model AI untuk mengenali objek pada gambar). Di Predator Triton 14 AI dengan GeForce RTX 5070, training dan inference (proses model mengenali data baru) berjalan lebih cepat, sehingga deteksi hama bisa dilakukan secara real-time.

Laptop GeForce RTX 50 Series untuk Riset AI sampai Gaming

NVIDIA menekankan satu laptop RTX 50 Series bisa dipakai untuk banyak keperluan kuliah. Selain menjalankan software STEM (aplikasi sains, teknologi, teknik, dan matematika), mengembangkan model AI, dan memproses data, GPU ini punya Tensor Cores yang mempercepat beban kerja AI. Ekosistem RTX AI PC disebut mendukung lebih dari 1.000 aplikasi dan game berbasis AI. Pemrosesan AI secara lokal, kata NVIDIA, meningkatkan responsivitas dan menjaga data tetap berada di perangkat pengguna. Tema AI untuk edukasi ini juga pernah dibawa NVIDIA saat memperkenalkan laptop GeForce RTX 40 Series di Indonesia pada 2023.

Untuk kebutuhan di luar riset, NVIDIA menyebut laptop RTX 50 Series bisa dipakai untuk:

  • Fine-tuning model AI dan generative AI, yaitu menyesuaikan model yang sudah jadi dengan data sendiri.
  • Desain 3D dan rendering, proses mengubah model 3D menjadi gambar jadi.
  • Mengedit video dengan berbagai AI effects.
  • Memperbaiki kualitas komunikasi lewat NVIDIA Broadcast.
  • Bermain game dengan NVIDIA DLSS, teknologi yang memakai AI untuk menaikkan frame rate.

Promo Back to School Laptop GeForce RTX 50 Series

Per 14 Oktober 2026, penawaran Back to School untuk pelajar, mahasiswa, dan konsumen umum bisa dicek lewat sejumlah toko resmi NVIDIA. Laptop GeForce RTX 50 Series tersedia di GeForce Official Store Shopee dan GeForce Official Store Tokopedia. Lenovo punya halaman tersendiri di kampanye GeForce Back to School Lenovo. Produk desktop dijual di NVIDIA GeForce Desktop Official Store Shopee dan NVIDIA GeForce Desktop Official Store Tokopedia. Ketersediaan produk, periode program, harga, dan ketentuan promo mengikuti informasi di masing-masing toko. Buat yang melirik laptop Acer Predator, ada juga program Acer Predator 5 Years Protection untuk pembelian 1 Oktober sampai 31 Desember 2026.

Kesan Pertama yangcanggih.com: Yang menarik dari acara ini ada di pilihan perangkatnya. Dari tiga proyek yang dipresentasikan, hanya satu yang memakai RTX 5090 di Predator Helios 18 AI. Dua lainnya jalan di laptop RTX 5070, termasuk SIPETIK yang menjalankan training dan inference YOLOv8. Itu gambaran yang lebih dekat dengan kebutuhan kebanyakan mahasiswa. Program Campus Leaders sendiri hanya menjangkau mahasiswa terpilih di UPH, jadi promo Back to School menjadi jalur yang terbuka untuk umum.