Apa Itu Auracast? Cara Kerja Siaran Audio Bluetooth LE Audio

⚡Poin Penting soal Auracast

  • Auracast adalah kemampuan siaran audio Bluetooth yang, menurut Bluetooth SIG, bisa menjangkau penerima di sekitar pemancar tanpa pairing satu per satu.
  • Pemancar dan penerima sama-sama harus mendukung Auracast. Memiliki LE Audio saja belum menjamin, karena Auracast bersifat opsional.
  • Siaran bisa dibuka untuk umum atau dikunci dengan Broadcast Code, mirip sandi Wi-Fi.
  • Dukungan bergantung pada perangkat, firmware, dan versi sistem operasi. Ketersediaan di tempat umum di Indonesia belum kami verifikasi.

Bayangkan Anda berada di ruang tunggu bandara atau area treadmill di gym. Sebuah televisi menyala tanpa suara, tetapi belasan orang di depannya asyik mendengarkan siaran tersebut melalui earbuds masing-masing. Selama ini, Bluetooth yang kita gunakan sehari-hari bekerja dengan sistem pairing, yaitu satu sumber suara hanya bisa terhubung ke satu perangkat tertentu. Skenario berbagi audio di atas kini menjadi nyata berkat inovasi bernama Auracast.

Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu Auracast, bedanya dengan koneksi biasa dan LE Audio, cara kerjanya, hingga panduan penting sebelum Anda membeli TWS, perangkat speaker, atau TV baru.

Auracast
Sumber: Bluetooth

Auracast: Era Baru Siaran Audio Bluetooth

Auracast adalah kemampuan Bluetooth yang memungkinkan satu pemancar audio menyiarkan suara ke banyak penerima di sekitarnya secara bersamaan. Bluetooth SIG, badan standarisasi Bluetooth, mendeskripsikan Auracast sebagai kemampuan inovatif yang membuat pemancar dapat menyiarkan audio ke penerima dalam jumlah tak terbatas, tanpa perlu melakukan pairing.

Samsung S26 FE Launch-728

Prinsip kerjanya sangat mirip dengan siaran radio. Saat pemancar memancarkan sinyal, siapa pun yang berada dalam jangkauan dengan perangkat yang kompatibel bisa langsung ikut mendengarkan. Berdasarkan panduan di situs resmi Bluetooth, ada tiga cara mudah untuk bergabung ke dalam siaran: mencari nama siaran layaknya mencari jaringan Wi-Fi, memindai kode QR, atau cukup dengan menempelkan perangkat (tap).

Perbedaan Auracast, Bluetooth Biasa, LE Audio, dan LC3

Perbedaan mendasar antara Auracast dan Bluetooth biasa terletak pada metode distribusinya. Jika Bluetooth biasa mengandalkan pairing untuk menyambungkan sumber suara ke satu perangkat spesifik, Auracast menyiarkan suaranya ke banyak penerima sekaligus.

Meski begitu, keduanya tidak saling menggantikan. Bluetooth SIG menegaskan bahwa Auracast bekerja berdampingan dengan Bluetooth tradisional. Artinya, perangkat earbuds Anda tetap bisa digunakan untuk mendengarkan musik secara privat dari ponsel seperti biasa.

Untuk memahami ekosistem ini, mari kenali fondasinya:

  • LE Audio: Ini adalah generasi terbaru audio Bluetooth yang beroperasi pada frekuensi Bluetooth Low Energy, berbeda dengan audio klasik yang memakai Bluetooth Classic. Auracast secara khusus dibangun di atas kemampuan siaran (broadcast) yang dimiliki oleh LE Audio.

  • LC3: Ini adalah codec audio canggih yang menjadi bagian integral dari LE Audio. LC3 mampu menghasilkan kualitas audio yang lebih tajam dibandingkan SBC (codec standar Bluetooth klasik), bahkan saat berjalan pada bitrate 50 persen lebih rendah. Untuk fitur Auracast, Bluetooth SIG mewajibkan setiap siaran mendukung konfigurasi Standard Quality LC3, sementara format High Quality bersifat opsional.

Intinya, LE Audio adalah platform utamanya, LC3 adalah codec penggeraknya, dan Auracast adalah salah satu fitur unggulan yang memanfaatkan teknologi tersebut. Sebagai catatan, Auracast adalah kemampuan dan merek opsional, sehingga perangkat berlabel LE Audio tidak otomatis mendukung fitur ini.

Auracast
Sumber: Bluetooth

Cara Kerja: Tiga Peran Utama dalam Siaran Auracast

Ekosistem siaran Auracast melibatkan tiga elemen penting:

  1. Pemancar (transmitter): Perangkat sumber yang menyediakan aliran audio, seperti TV, ponsel pintar, mikrofon, atau adaptor.

  2. Penerima (receiver): Perangkat yang menangkap dan memutar suara, seperti earbuds, headphone, speaker, atau alat bantu dengar.

  3. Asisten (assistant): Perantara yang membantu penerima menemukan dan memilih siaran. Perangkat assistant bisa berupa aplikasi ponsel, pemindai NFC, atau kode QR. Alat ini tidak memancarkan atau menerima audio, melainkan hanya menyalurkan informasi siaran ke penerima. Beberapa tipe earbuds canggih bahkan sudah dilengkapi tombol pencari siaran bawaan, sehingga tidak butuh assistant terpisah.

Untuk keamanannya, Auracast menggunakan Broadcast Code sebagai kunci akses. Siaran bisa diatur menjadi terbuka (tanpa enkripsi) atau privat (terenkripsi menggunakan sandi yang cara kerjanya mirip password Wi-Fi). Untuk ruang publik, siaran terbuka lebih disarankan. Sebaliknya, siaran dari TV rumah, kamar hotel, atau saat berbagi musik pribadi lebih ideal dikunci dengan kode sandi.

Sebagai contoh penerapan praktis, Samsung telah membuka dokumentasi teknisnya. Melalui ponsel Galaxy, Anda bisa memulai siaran langsung dari menu Bluetooth atau panel Quick Settings. Anda bebas mengubah nama siaran dan memasang sandi untuk mencegah pendengar asing bergabung. Di sisi pendengar, mereka cukup memilih nama siaran dari pengaturan earbuds, memasukkan sandi jika diminta, lalu menekan Connect.

Auracast
Sumber: Bluetooth

Contoh Skenario Penggunaan Auracast

Teknologi Auracast dirancang untuk mempermudah cara kita berinteraksi dengan audio di berbagai situasi:

  • Fasilitas Publik: Menikmati televisi di bandara, gym, atau sports bar. Pengunjung bisa memilih TV mana yang ingin mereka dengar melalui earbuds masing-masing tanpa ada suara bising yang saling bertabrakan di ruangan.

  • Berbagi Hiburan: Mendengarkan daftar putar musik yang sama bersama teman-teman cukup dengan memindai kode QR.

  • Privasi di Ruang Personal: Menonton TV di rumah atau kamar hotel menggunakan siaran terenkripsi agar anggota keluarga lain tidak terganggu.

  • Transportasi Umum: Mendengarkan pengumuman penting di gerbang keberangkatan atau berinteraksi di meja resepsionis dengan suara yang jauh lebih jernih.

  • Aksesibilitas: Menikmati siaran yang didukung pilihan multibahasa atau fitur penguatan dialog khusus untuk pengguna dengan gangguan pendengaran.

Pemanfaatan untuk alat bantu dengar mendapatkan perhatian khusus. Google memastikan bahwa sistem operasi Android telah mendukung Auracast, sehingga alat bantu dengar yang kompatibel dengan LE Audio bisa terhubung langsung ke siaran publik. Pengaturan preset alat bantu dengar di ponsel pun dapat langsung diaplikasikan ke siaran tersebut.

Syarat Menggunakan Auracast

Agar fitur ini berjalan, perangkat pemancar dan penerima wajib sama-sama mendukung Auracast. Berikut perbandingan ringkasnya:

AspekBluetooth biasaAuracast
Pola koneksiSumber tersambung ke perangkat yang dipasangkanSatu pemancar menyiarkan ke penerima di sekitarnya
PairingDiperlukan untuk tiap perangkatTanpa pairing per pendengar
Jumlah pendengarHanya perangkat yang tersambungSecara teori tidak terbatas, dibatasi sumber daya perangkat
AksesDitentukan lewat pairingTerbuka, atau dikunci Broadcast Code
Syarat perangkatHampir semua perangkat BluetoothPemancar dan penerima sama-sama mendukung Auracast
Contoh pakaiMusik dari ponsel ke earbudsTV publik, berbagi musik, bantuan dengar

Selain perangkat keras keras, sistem operasi (OS) juga harus memadai. Pada ekosistem Samsung, fitur ini dinamakan Auracast untuk antarmuka One UI versi 6.1 hingga 8.0, dan berganti nama menjadi Audio Broadcast mulai One UI 8.5.

Sementara itu, pembaruan Google pada Maret 2025 menyebutkan bahwa ponsel Galaxy membutuhkan One UI 7 dan Android 15 untuk memaksimalkan fungsi alat bantu dengar, sedangkan perangkat Pixel 9 membutuhkan versi beta Android 16. Karena syarat ini bisa berubah, selalu periksa halaman dukungan resmi perangkat Anda.

Panduan Sebelum Membeli TWS, Speaker, atau TV

Jangan sampai salah beli. Karena Auracast bersifat opsional, label Bluetooth 5.x atau sekadar LE Audio saja belum cukup. Pastikan Anda memeriksa poin-poin berikut pada spesifikasi produk:

  • Label Auracast: Cari tulisan eksplisit atau logo Auracast di spesifikasi teknis maupun kotak kemasan (termasuk untuk TWS yang akan dipasangkan dengan TV atau alat speaker).

  • Dukungan LE Audio dan LC3: Keduanya harus ada, karena Auracast beroperasi di atas teknologi ini.

  • Kompatibilitas Ponsel dan OS: Cek daftar versi sistem operasi ponsel yang didukung, mengingat kelancaran siaran bergantung pada perangkat pemancarnya.

  • Kebutuhan Aplikasi Pendamping: Beberapa earbuds (seperti milik Samsung) wajib terhubung ke aplikasi spesifik seperti Galaxy Wearable untuk dapat mencari daftar siaran.

  • Kebijakan Update Firmware: Spesifikasi baru memang memungkinkan perangkat lama diperbarui. Namun, hal ini kembali pada kemampuan cip Bluetooth bawaan dan strategi update tiap produsen.

Selain Auracast, fitur lain seperti peredam bising tetap layak dibandingkan. Kami membahasnya di penjelasan ANC dan ENC di TWS, sedangkan untuk ketahanan air kamu bisa membaca arti IP67, IP68, dan IP69.

Auracast (03)

Meluruskan Kesalahpahaman tentang Auracast

Banyak pengguna awam yang masih salah sangka terhadap teknologi ini. Berikut faktanya:

  1. “Semua LE Audio pasti bisa Auracast.” Ini keliru. Auracast adalah fitur opsional. Sebuah perangkat earbuds berlabel LE Audio belum tentu sanggup menyiarkan atau menerima siaran Auracast.

  2. “Auracast akan mematikan Bluetooth biasa.” Tidak benar. Koneksi Bluetooth klasik tetap dipertahankan dan Anda tidak akan kehilangan kemampuan pairing normal.

  3. “Siaran Auracast pasti aman dan privat.” Membatasi daya pancar dan jangkauan tidak menjamin keamanan. Siaran yang memuat audio rahasia atau personal harus dilindungi menggunakan Broadcast Code.

  4. “Tempat umum di Indonesia pasti sudah menerapkannya.” Kenyataannya, kehadiran teknologi ini tidak serta-merta menjamin fasilitas publik kita langsung memasangnya. Belum ditemukan sumber resmi soal penerapan massal pemancar Auracast di bandara atau gym di Indonesia.

Bluetooth sendiri punya banyak teknologi pendukung lain, misalnya UWB yang kami bahas di penjelasan UWB untuk pelacak barang.

Auracast
Sumber: Bluetooth

Kesimpulan

Auracast merevolusi cara kerja audio Bluetooth dari sambungan eksklusif satu-ke-satu menjadi siaran publik yang bebas diikuti banyak perangkat, lengkap dengan opsi keamanan kata sandi. Manfaatnya akan sangat mempermudah kita menikmati audio dari TV publik, berbagi musik, dan mendukung pengguna alat bantu dengar.

Namun, pengalaman Anda akan sangat bergantung pada kombinasi pemancar, penerima, kelengkapan firmware, dan sistem operasi perangkat. Mengingat adopsi massalnya di tempat umum Indonesia belum terverifikasi, pastikan Anda meneliti spesifikasi resmi dan mencari logo Auracast sebelum memutuskan membeli produk baru.

FAQ tentang Auracast

Apa itu Auracast dalam satu kalimat?

Auracast adalah fitur inovatif Bluetooth yang memungkinkan sebuah pemancar audio menyiarkan suara ke banyak penerima di sekitarnya (seperti earbuds, headphone, atau speaker) secara bersamaan tanpa perlu proses pairing satu per satu.

Apa beda utama Auracast dan Bluetooth biasa?

Bluetooth biasa menghubungkan sumber suara eksklusif ke perangkat yang sudah dipasangkan, sedangkan Auracast menyiarkan suara secara luas ke berbagai perangkat di sekitarnya. Keduanya bekerja berdampingan—Anda bisa memakai koneksi biasa untuk musik di ponsel, lalu beralih (switch) ke Auracast untuk mendengarkan TV di ruang publik.

Apakah semua perangkat LE Audio mendukung Auracast?

Tidak. Auracast adalah kemampuan dan merek opsional yang dibangun di atas fitur siaran LE Audio. Produsen harus secara sengaja menerapkannya dan memenuhi standar sertifikasi.

Apakah TWS versi lama bisa mendapat Auracast lewat update?

Mungkin saja, tetapi tidak dijamin. Spesifikasi baru memang mengizinkan produk lama ditingkatkan performanya, namun semuanya bergantung penuh pada kemampuan perangkat keras di dalam alat tersebut dan kebijakan rilis dari produsennya.

Apa fungsi Broadcast Code di Auracast?

Broadcast Code berfungsi sebagai kunci enkripsi untuk siaran yang bersifat privat. Cara kerjanya persis seperti kata sandi Wi-Fi, untuk memastikan hanya pendengar yang memiliki otorisasi yang dapat memutar audionya.

Apakah ponsel wajib mendukung Auracast untuk mendengarkan siaran?

Tidak selalu. Beberapa perangkat penerima bisa mencari siaran secara mandiri lewat tombol fisik bawaan, pemindai kode QR, maupun NFC. Namun untuk beberapa merek seperti earbuds lini Galaxy, Anda diwajibkan menghubungkannya dengan aplikasi Galaxy Wearable di ponsel untuk mencari jaringan siaran.

Berapa maksimal orang yang bisa terhubung ke satu siaran Auracast?

Secara teori, jumlahnya tak terbatas. Batas praktisnya murni bergantung pada sumber daya perangkat keras pihak pemancar. Selain itu, penyelenggara acara atau pihak gedung bisa memasang pemancar tambahan untuk mengakomodasi lebih banyak koneksi di lokasi yang sama.

Apakah Auracast sudah bisa dinikmati di tempat umum di Indonesia?

Hingga kini, penerapannya secara luas belum dapat dipastikan. Belum ada konfirmasi resmi (baik dari pihak Bluetooth SIG, Google, maupun Samsung) terkait instalasi pemancar Auracast di fasilitas publik Indonesia. Untuk saat ini, fungsi paling realistis bagi pengguna lokal adalah pemakaian berbagi audio antarperangkat milik pribadi atau keluarga di rumah.