
Dimensity CX C10 Max adalah prosesor pertama dari lini Dimensity CX yang resmi diumumkan MediaTek untuk mentenagai kategori laptop baru Googlebook. Chipset ini dirancang khusus agar mampu mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) sekaligus menghadirkan performa stabil di segmen menengah-atas.
Posisinya berada di antara seri Kompanio yang ditujukan untuk Chromebook dan RTX Spark untuk laptop kelas atas. Dengan peluncuran ini, MediaTek bergabung bersama Intel dan Qualcomm sebagai mitra utama Google dalam menghadirkan ekosistem laptop AI generasi baru.
⚡ Poin Penting soal Dimensity CX C10 Max
- Dimensity CX C10 Max adalah prosesor pertama lini Dimensity CX dari MediaTek untuk laptop Googlebook, ditujukan bagi segmen menengah-atas.
- Pembedanya adalah CPU delapan inti tanpa inti hemat daya, NPU 890 yang diklaim mencapai 55 TOPS, dan klaim daya tahan baterai hingga 19 jam dari pengujian internal MediaTek.
Terakhir diperbarui: September 2026. Berdasarkan informasi MediaTek dan laporan Tomshardware.
Keunggulan Dimensity CX C10 Max
Fabrikasi 3 Nanometer TSMC
Dimensity CX C10 Max diproduksi menggunakan proses fabrikasi 3 nm generasi terbaru dari TSMC (node N3). Penggunaan litografi canggih ini ditujukan untuk memadatkan miliaran transistor ke dalam ukuran cetakan yang lebih kecil. Pemanfaatan node 3nm tersebut menjadi fondasi utama MediaTek dalam menjaga rasio efisiensi konsumsi daya terhadap performa komputasi laptop.
Arsitektur CPU “All Big Core” 8 Inti
Berbeda dari konfigurasi cluster tradisional yang menyertakan inti hemat daya kecil (efficiency cores), Dimensity C10 Max mengadopsi rancangan delapan inti yang seluruhnya berorientasi performa. MediaTek membagi CPU ini ke dalam tiga jenis inti berbeda: satu inti Cortex-X925 generasi terbaru dengan decode 10-wide dan cache L2 lebih besar, tiga inti Cortex-X4, serta empat inti Cortex-A720. Konfigurasi cluster prosesor ini serupa dengan susunan yang sebelumnya diterapkan pada chip ponsel Dimensity 9400 maupun lini Kompanio Ultra 910.
Pemrosesan Grafis Arm Immortalis-G925 MC11
Di sektor visual, MediaTek menyematkan GPU Arm Immortalis-G925 dengan konfigurasi 11 inti (MC11). GPU ini bertanggung jawab atas akselerasi grafis terpadu, rendering visual antarmuka sistem operasi, hingga kebutuhan pemrosesan konten multimedia pada perangkat. Spesifikasi GPU ini diinformasikan identik dengan unit grafis yang terpasang pada chipset Kompanio Ultra 910.
NPU 890 Berkecepatan 55 TOPS
Untuk menangani beban komputasi AI lokal tanpa bergantung penuh pada komputasi cloud, Dimensity CX C10 Max mengintegrasikan MediaTek NPU 890. Neural processing unit ini diklaim mampu memberikan daya komputasi hingga 55 TOPS (trillion operations per second). Angka performa ini memenuhi standar pemrosesan AI terakselerasi untuk fitur asisten digital dan tugas analitik di dalam perangkat.

Dukungan Memori LPDDR5X hingga 9.600 MT/s dan Sistem Cache Luas
Peningkatan teknis yang menonjol pada Dimensity CX C10 Max terletak pada kecepatan transfer memori, di mana kontroler memori LPDDR5X pada C10 Max kini mendukung kecepatan hingga 9.600 MT/s, naik dari 8.533 MT/s pada Kompanio Ultra 910. Kinerja transfer data tersebut ditopang pula oleh kapasitas memori yang memadai, mencakup cache L3 sebesar 12 MB serta system-level cache (SLC) terpadu sebesar 10 MB.
Estimasi Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam
MediaTek mengklaim bahwa efisiensi daya pada Dimensity C10 Max mampu mendukung operasional laptop hingga 19 jam penggunaan. Data tersebut diperoleh melalui pengujian internal menggunakan reference board berkapasitas baterai 60 Whr. Meski demikian, durasi aktual baterai pada produk komersial nantinya akan sangat dipengaruhi oleh konsumsi daya komponen layar, sirkuit periferal, serta optimalisasi manufaktur perangkat secara menyeluruh.
Efisiensi Beban Kerja Bersaing di Level Daya 12 Watt
Berdasarkan data internal menggunakan pengujian Geekbench 6.5, MediaTek mengklaim chip ini menampilkan kinerja multi-thread hingga 15 persen lebih cepat serta konsumsi daya single-thread hingga 50 persen lebih rendah dibanding Snapdragon X Elite (X1E-84-100) pada pengujian daya seimbang (iso-power) 12 watt. Meski begitu, angka riil efisiensi per watt masih memerlukan verifikasi pengguna secara langsung.

Spesifikasi MediaTek CX C10 Max
| Spesifikasi | MediaTek Dimensity CX C10 Max |
|---|---|
| 1x Cortex-X925 (2MB L2, hingga 3.73 GHz) | |
| CPU | 3x Cortex-X4 (1MB L2) |
| 4x Cortex-A720 (512KB L2) | |
| Cache | 12MB L3, 10MB SLC |
| Jumlah Inti | Octa-core (8 inti) |
| Memori | LPDDR5X, frekuensi hingga 9600 Mbps |
| Penyimpanan | UFS 4.0 |
| Grafis | GPU Arm Immortalis-G925 MC11 |
Kesan Pertama yangcanggih.com
Dimensity CX C10 Max adalah prosesor yang terasa ambisius sekaligus strategis. MediaTek menempatkannya di segmen menengah-atas untuk mendukung ekosistem Googlebook, sehingga laptop AI baru ini tidak hanya bergantung pada Intel atau Qualcomm. Dengan klaim efisiensi daya hingga 19 jam dan performa yang dikatakan lebih hemat dibanding pesaing, C10 Max memberi kesan sebagai solusi yang seimbang antara tenaga dan ketahanan baterai.
Bagi pengguna awam, ini berarti laptop dengan prosesor tersebut diharapkan mampu bekerja cepat, mendukung aplikasi modern, sekaligus tahan lama digunakan sehari penuh tanpa khawatir kehabisan daya.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Dimensity CX C10 Max
Apa itu Dimensity CX C10 Max?
Dimensity CX C10 Max adalah prosesor pertama lini Dimensity CX yang diumumkan MediaTek untuk kategori laptop Googlebook. Posisinya berada di antara seri Kompanio untuk Chromebook dan RTX Spark untuk laptop kelas atas, dengan sasaran segmen menengah-atas. Lewat chip ini MediaTek bergabung bersama Intel dan Qualcomm dalam ekosistem laptop AI generasi baru Google.
Apa spesifikasi utama Dimensity CX C10 Max?
Chip ini dibuat dengan proses TSMC 3 nm (N3) dan memakai CPU delapan inti tanpa inti hemat daya: satu Cortex-X925 hingga 3,73 GHz, tiga Cortex-X4, dan empat Cortex-A720. GPU-nya Arm Immortalis-G925 MC11, memorinya LPDDR5X hingga 9.600 MT/s, dan NPU 890 diklaim mencapai 55 TOPS.
Seberapa tahan baterai laptop dengan Dimensity CX C10 Max?
MediaTek mengklaim hingga 19 jam penggunaan, berdasarkan pengujian internal pada reference board berbaterai 60 Whr. Angka itu belum tentu sama di produk jadi, karena daya tahan aktual dipengaruhi konsumsi daya komponen layar, sirkuit periferal, serta optimalisasi manufaktur perangkat. Pembuat laptop masih menentukan hasil akhirnya lewat pilihan komponen dan optimalisasi.
Seberapa cepat Dimensity CX C10 Max dibanding Snapdragon X Elite?
Menurut klaim MediaTek dari pengujian internal Geekbench 6.5 pada daya seimbang 12 watt, performa multi-thread chip ini hingga 15 persen lebih cepat, dengan konsumsi daya single-thread hingga 50 persen lebih rendah dibanding Snapdragon X Elite (X1E-84-100). Angka riil efisiensi per watt masih memerlukan verifikasi pengguna secara langsung.






