
Sony telah meluncurkan kamera terbaru mereka lewat Sony FX5. Kamera yang masuk ke dalam lini Cinema Line ini ditujukan untuk industri perfilman profesional. Perusahaan asal Jepang tersebut memosisikan FX5 di antara FX3 dan FX6 ke dalam bodi yang ringkas. Salah satu keunggulannya adalah perekaman 5K open gate dan tidak ketinggalan prosesor BIONZ XR2. Berikut adalah fitur-fitur unggulan yang ada di kamera full-frame tersebut.
Fully-Stacked Exmor RS CMOS
Sony FX5 menggunakan sensor gambar fully-stacked Exmor RS CMOS berukuran full-frame yang dirancang untuk menghasilkan kualitas video tinggi dengan readout data yang sangat cepat. Teknologi ini mampu mengurangi efek rolling shutter, sehingga subjek yang bergerak cepat tetap terekam dengan natural. Selain itu, sensor ini meningkatkan kecepatan dan akurasi AF, pelacakan subjek secara real-time, serta mendukung perekaman berkecepatan tinggi. Sensor Exmor RS juga menawarkan dynamic range yang luas, reproduksi warna yang akurat, dan performa yang tetap baik saat merekam dalam kondisi minim cahaya.
BIONZ XR2
Prosesor ini diklaim bisa meningkatkan kualitas gambar melalui reproduksi warna yang lebih akurat, pengurangan noise yang lebih baik, serta mempertahankan detail dan gradasi halus hingga 15+ stop dynamic range saat merekam dalam S-Log3. Selain itu, BIONZ XR2 juga mendukung perekaman beresolusi tinggi dan frame rate tinggi, sekaligus menghadirkan AF berbasis AI dengan pengenalan subjek yang lebih presisi. Dengan demikian, Sony FX5 mampu memberikan workflow profesional yang cepat dan andal di berbagai kondisi produksi.

Perekaman Format RAW X-OCN
Sony FX5 mendukung perekaman internal menggunakan format X-OCN yang merupakan format RAW linier 16-bit eksklusif. Oleh karena itu, kreator tidak perlu lagi mengandalkan alat perekam eksternal yang merepotkan untuk mendapatkan rekaman berkualitas tinggi. Sony juga menambahkan dukungan codec X-OCN C1 dan X-OCN C2 baru untuk mengecilkan ukuran data sehingga proses transfer file dan workflow pascaproduksi menjadi jauh cepat dan efisien.
Perekaman Open Gate
Untuk pertama kalinya dalam seri FX, Sony FX5 menghadirkan dukungan perekaman open gate dengan full-pixel readout 3:2 di seluruh area sensor gambar. Kemampuan ini memberikan kebebasan luar biasa bagi para pembuat film untuk memilih sudut pandang yang paling sesuai dengan visi kreatif dan ragam format penayangan akhir mereka. Pengguna juga dapat memanfaatkan berbagai mode pemindaian gambar fleksibel lainnya seperti 17:9, 16:9, dan Super 35mm.
Dynamic Range 15+ Stop
Saat pengguna merekam menggunakan profil S-Log3, Sony FX5 mampu mencapai dynamic range lebih dari 15 stop untuk menangkap detail dari area paling terang hingga area paling gelap. Performa luar biasa ini semakin diperkuat dengan hadirnya mode Dual Gain Shooting serta tiga pengaturan basis ISO yakni 800, 4000, dan 12800. Fitur ini memaksimalkan kinerja sensor untuk menghasilkan gradasi warna yang sangat halus dan menekan gangguan noise tanpa mengorbankan detail pada area shadow.
Frame Rate hingga 240 FPS
Fleksibilitas perekaman video menjadi salah satu keunggulan utama kamera sinema ringkas ini berkat kemampuannya merekam pada resolusi dan frame rate yang sangat bervariasi. Pengguna dapat merekam video dalam resolusi 5K pada kecepatan hingga 60 fps untuk mendapatkan ketajaman maksimal. Selain itu, kamera ini sanggup merekam resolusi 4K hingga 120 fps dan resolusi Full-HD hingga 240 fps untuk menciptakan efek slow motion yang sinematik dan dramatis.

AF Berbasis AI
Sony FX5 dilengkapi dengan sistem AF berbasis AI canggih. Fitur mutakhir ini memungkinkan kamera mendeteksi secara presisi tidak hanya posisi mata seseorang melainkan juga posisi tubuh dan kepala secara keseluruhan. Kemampuan pengenalan subjek ini menjamin pelacakan yang stabil dan performa AF yang sangat akurat meskipun subjek bergerak cepat atau berada dalam lingkungan yang sangat minim cahaya.
Auto Tracing White Balace
Fitur Auto Tracing White Balance memanfaatkan sensor cahaya dan inframerah, sehingga memungkinkan reproduksi warna yang akurat dan natural pada Sony FX5. Sistem ini menggunakan teknologi deep learning untuk memperkirakan jenis sumber cahaya dan mengidentifikasi pemandangan dengan tingkat akurasi tinggi. Hasilnya adalah warna putih yang jauh lebih stabil dan tampak alami baik saat merekam di area teduh, lingkungan dalam ruangan, maupun pada kondisi pencahayaan campuran lainnya.
5-Axis IBIS
Untuk menghasilkan gambar yang tetap tajam dan stabil tanpa menggunakan tripod, Sony FX5 dilengkapi sistem 5-axis optical in-body image stabilisation (IBIS) dengan jangkauan roll correction yang 2x lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya. Teknologi ini mampu mengurangi efek guncangan dan blur akibat pergerakan kamera, terutama saat pengguna merekam sambil bergerak. Selain itu, mode Dynamic Active Mode memberikan stabilisasi yang lebih kuat sehingga hasil rekaman terlihat lebih halus dan stabil, mendekati kualitas penggunaan gimbal eksternal profesional.
Antarmuka Intuitif
Sony FX5 dilengkapi layar LCD sentuh berukuran 3,5 inci dengan aspect ratio 16:9 dan resolusi sekitar 2,76 juta dot. Layar ini memiliki desain fully articulating yang dapat diputar dan dimiringkan secara fleksibel, yaitu ke atas hingga 98 derajat, ke bawah hingga 40 derajat, serta dibuka ke samping hingga 180 derajat. Dengan ukuran yang lebih besar dan tingkat kecerahan yang ditingkatkan, layar ini memudahkan pengguna melihat gambar dengan jelas. Antarmuka menu utama BIG6 yang mengadopsi sistem kamera CineAlta juga membuat akses ke pengaturan penting menjadi lebih cepat dan praktis.

Sistem Pendingin Aktif
Sony FX5 dirancang untuk mendukung produksi profesional dengan sistem pendingin yang telah dioptimalkan. Kipas pendingin berperforma tinggi ditempatkan pada ruang udara terpisah sehingga mampu menjaga suhu kamera tetap stabil saat digunakan untuk merekam video dalam waktu lama, sekaligus mengurangi risiko overheating. Untuk mendukung sesi perekaman yang lebih panjang, Sony FX5 juga menggunakan baterai isi ulang NP-SA100 berkapasitas 2.670 mAh, sehingga kamera dapat digunakan lebih lama tanpa perlu sering mengganti atau mengisi ulang baterai.

Harga dan Ketersediaan
Kamera Sony FX5 siap didistribusikan pada bulan Agustus dengan rincian harga sebagai berikut:
- Sony FX5 dengan XLR Handle Unit: 6000 EUR (sekitar Rp122 juta).
- Bodi Sony FX5: 5400 EUR (sekitar Rp110 juta)
- EVF OLED DVF-EL1: 750 EUR (sekitar Rp15 juta).
- XLR Handle Unit: 900 EUR (sekitar Rp18 juta).
Kesan Pertama YangCanggih.com
Sony FX5 terasa seperti lompatan besar dalam lini Cinema Line Sony. Bodi ringkasnya jelas ditujukan untuk fleksibilitas produksi, tetapi tetap membawa fitur kelas profesional seperti perekaman 5K open gate, prosesor BIONZ XR2, dan dukungan RAW X-OCN internal yang biasanya hanya ada di perangkat kelas atas. Intinya, Sony FX5 bukan sekadar “kamera ringkas” di antara FX3 dan FX6, melainkan sebuah alat serius yang bisa menjadi tulang punggung produksi film modern.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bagaimana kemampuan resolusi dan frame rate maksimal yang ditawarkan oleh kamera ini?
Kamera ini mampu merekam video beresolusi 5K dengan kecepatan maksimal hingga 60 fps untuk menghasilkan ketajaman gambar tingkat tinggi. Pengguna juga bisa merekam pada resolusi 4K hingga 120 fps serta resolusi Full-HD hingga 240 fps untuk kebutuhan efek slow motion yang dramatis.
Teknologi apa yang membuat sistem AF pada Sony FX5 menjadi sangat akurat?
Sony FX5 menggunakan sistem AF berbasis AI mutakhir yang mampu mendeteksi posisi mata beserta postur tubuh dan kepala subjek secara presisi. Kemampuan pengenalan subjek ini memastikan pelacakan tetap stabil dan sangat akurat walaupun subjek bergerak cepat atau berada di kondisi minim cahaya.
Berapa harga untuk bodi utama Sony FX5 dan kapan perangkat tersebut mulai didistribusikan?
Bodi utama kamera sinema ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp110 juta atau setara dengan 5400 EUR. Perangkat penunjang produksi film ini dijadwalkan siap untuk mulai didistribusikan ke pasaran pada bulan Agustus.





