
Godox Lux Junior II telah hadir untuk keperluan para fotografer. Lampu flash ini memiliki desain yang stylish dan ringkas. Selain itu, Godox memberikan perombakan besar-besaran dibandingkan dengan ersi awalnya. Mulai dari desain dual-axis, dukungan metering TTL, hingga penggunaan baterai is ulang. Berikut adalah fitur-fitur dari Godox Lux Junior II.
Dual-Axis
Lampu flash ringkas biasanya ada pada arah pencahayaan yang statis. Godox menyelesaikan masalah ini dengan memperkenalkan desain dual-axis yang bisa berputar. Bodi Lux Junior II bisa diputar hingga 180 derajat, sementara kepala flash dapat ditekuk ke atas hingga 90 derajat dengan beberapa titik penguncian.

Fitur ini sangat penting bagi fotografer yang sering menggunakan teknik bounce flash, baik saat memotret dalam orientasi landscape maupun portrait.

Mendukung Digital & Analog
Bagi pengguna kamera digital, Godox Lux Junior II mendukung mode otomatis TTL, di samping mode manual dan multi-flash. Menariknya, fotografer analog tidak dilupakan. Pengguna tetap bisa menggunakan mode AUTO yang mengandalkan sensor metering internal untuk menyesuaikan output cahaya berdasarkan pengaturan ISO dan aperture kamera. Disediakan juga port sync 2.5mm untuk disambungkan ke kamera film lawas.

Baterai Isi Ulang
Godox Lux Junior II ditenagai oleh baterai lithium bawaan berkapasitas 700 mAh yang bisa diisi ulang melalui port USB-C. Dalam kondisi penuh, baterai ini diklaim memberikan hingga 400 kali kilatan daya penuh, dengan waktu recycle yang sangat singkat, yakni hanya 1,5 detik.

Receiver Nirkabel
Lampu flash sekarang dibekali receiver nirkabel 2.4GHz yang terintegrasi dengan ekosistem Godox X. Artinya, fotografer bisa menggunakan Godox Lux junior II dari jarak jauh menggunakan transmitter Godox saat melakukan pencahayaan multi-light. Perlu dicatat, fungsinya murni sebagai receiver, bukan sebagai transmitter untuk memicu flash lain.

Harga
Godox membanderol Lux Junior II dan Lux Junior II S di angka $79 (sekitar Rp 1,4 juta).
Versi Standar: Menggunakan hot shoe hybrid yang kompatibel dengan kamera Canon, Nikon, Fujifilm, OM System, dan Panasonic.
Versi S (Lux Junior II S): Dirancang khusus untuk ekosistem kamera Sony, termasuk dukungan global shutter untuk kamera Sony yang kompatibel.
Godox Lux Junior II / Lux Junior II S cocok untuk: fotografer digital maupun analog yang menyukai gaya retro namun membutuhkan fitur modern seperti baterai isi ulang dan desain pencahayaan bouncing yang fleksibel.
Kesan Pertama YangCanggih.com
Godox Lux Junior II memberikan fleksibilitas fotografer berkat desain dual-axis di dalam bodi yang minimalis. Â Flash ini juga bisa menjembatani era analog dan digital dengan menyematkan fitur modern seperti dukungan TTL dan receiver nirkabel. Dengan baterai isi ulang, pengguna tidak perlu repot membeli baterai ketika dayanya habis. Meski demikian, pengguna harus memperhitungkan sisa daya tahan baterainya sebelum sesi pemotretan berikutnya.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa fungsi utama dari dual-axis pada Godox Lux Junior II?
Desain dual-axis memungkinkan bodi flash diputar hingga 180 derajat dan kepalanya ditekuk ke atas hingga 90 derajat. Fitur ini sangat memudahkan fotografer yang sering menggunakan teknik bounce flash, baik saat memotret dalam orientasi landscape maupun portrait.
Seperti apa spesifikasi daya dan ketahanan baterai dari Godox Lux Junior II?
Flash ini ditenagai oleh baterai lithium berkapasitas 700 mAh (7.4V) yang dapat diisi ulang melalui port USB-C. Dalam kondisi penuh, baterai ini diklaim mampu memberikan hingga 400 kali kilatan daya penuh.
Apa perbedaan antara Godox Lux Junior II versi standar dan versi S?
Versi standar menggunakan hot shoe hybrid yang dirancang untuk kamera Canon, Nikon, Fujifilm, OM System, dan Panasonic. Sementara itu, versi S dibuat khusus untuk ekosistem kamera Sony dan sudah mencakup dukungan global shutter untuk kamera yang kompatibel.
Bagaimana cara flash ini mengakomodasi kamera film analog lawas?
Pengguna kamera analog dapat mengaktifkan mode AUTO yang mengandalkan sensor metering internal untuk menyesuaikan output cahaya berdasarkan pengaturan ISO dan aperture kamera. Selain itu, Godox juga menyediakan port sync 2.5mm yang bisa dihubungkan langsung ke kamera film.





