Review Kamera OPPO Find X3 Pro

review Lenovo Legion Tab

Reader Rating0 Votes
0
8.7

Tablet Android dengan layar besar di atas 10 inci memang sedang naik daun. Di tengah popularitasnya tersebut, beberapa pabrikan menghadirkan opsi yang lebih ringkas lewat tablet dengan layar 7-8 inci. Lenovo Legion Tab adalah salah satunya. Penasaran bagaimana kebolehan tablet Android pertama di ekosistem gaming Legion dari Lenovo ini? Simak ulasannya sebagai berikut.

Lenovo Legion Tab

Desain ringkas

Bodi ringkas Legion Tab hadir dengan bodi setebal 7,79mm. Dimensinya keseluruhan 7,79mm x 208.54mm x 129.46mm. Bobotnya ada di kisaran 350 gram.

Tablet ini memang bukan yang paling tipis dan ringan. Desainnya juga termasuk minimalis. Dengan dimensi bodi tersebut Legion Tab cukup pas dan nyaman saaat digunakan dengan satu tangan. Mudah dibawa bepergian dan hemat tempat di dalam tas.

Lenovo Legion Tab 2a

Satu kelebihan Lenovo Legion Tab yang tidak kami temukan di tablet lain ada di port konektivitas. Tablet ini membawa dua port konektivitas Type-C.

Lenovo Legion Tab 3a

Kedua port tersebut bisa digunakan untuk mengisi daya. Lewat port ini pengguna juga bisa menghubungkan Legion Tab ke monitor atau TV untuk mendapatkan tampilan yang lebih besar. Untuk pengisian daya Legion Tab mendukung fitur fast charging 68W dan tersedia fitur Bypass Charging yang memungkinkan pengisian daya sambil bermain game.

Lenovo Legion Tab 5

Layar di atas rata-rata

Lenovo Legion tab

Di sektor layar Legion Tab mengusung teknologi panel layar sentuh PureSight 8,8 inci yang mendukung refresh rate 165 Hz dan HDR10. Panel layar premium ini terlihat sangat tajam dan kaya warna di resolusi 2.5K 2560 x 1600 pixel dengan cakupan warna DCI-P3 98%. Di luar ruangan, panel layarnya juga masih bisa terlihat cukup jelas berkat tingkat kecerahan panel layar mencapai 900 nits.

Bermain game, menikmati konten multimedia, dan membaca koleksi Ebook favorit sangat nyaman di layar tersebut. Respon layarnya dengan sentuhan jari juga sangat baik. Kompromi yang kami temuka panel layar ini cukup rawan kotor dengan jejak jari. Jadi, harus sering dibersihkan. Bisa juga diminimalisir dengan memasang folio case yang ada dalam paket pembelian.

Lalu bagaimana jika digunakan untuk produktivitas harian? Cukup memadai. Tergantung selera dan kebutuhan masing-masing pengguna. Tidak bisa dimungkiri, bagi sebagaian orang layar 8,8 inci memang kurang besar untuk mendukung produktivitas harian. Apalagi bagi mereka yang sering bekerja menggunakan aplikasi Office.

Pada prakteknya, kami masih bisa bekerja dan mengetik di aplikasi Office dengan cukup nyaman saat bepergian. Satu nilai tambah, untuk menunjang skenario produktivitas Lenovo turut menyematkan fitur Desktop Mode. Fitur ini akan mengubah tampilan antarmukanya mirip seperti di desktop PC. Tablet ini juga bisa mendukung penggunaan keyboard lewat konektivitas Bluetooth.

Performa Lenovo Legion Tab

Legion Tab ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3. Chipset tersebut ditopang opsi RAM 12GB/16GB dan ruang penyimpanan dengan pilihan kapasitas 256GB/512GB. Tidak ada opsi slot microSD untuk menambah ruang penyimpanan. Jadi, pastikan Anda memilih opsi ruang penyimpanan yang terbesar apabila memang gemar bermain game. Hasil benchmark Legion Tab sebagai berikut:

Screenshot 20260126 145858Screenshot 20260126 152315Screenshot 20260126 152521Screenshot 20260126 114504Screenshot 20260126 135233Screenshot 20260126 135500

Pro kontra kehadiran Legion Tab di Indonesia dengan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 ini memang pernah jadi topik hangat di jagat maya. Pasalnya, di Tiongkok Lenovo sudah merilis versinya yang lebih kencang dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite. Tapi, faktanya performa Legion Tab dengan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 masih sangat mumpuni.

Pengaturan grafis game Delta Force
Pengaturan grafis game Delta Force

Game Android AAA kekinian seperti Delta Force bisa dimainkan dengan sangat mulus di pengaturan grafis rata kanan. Bahkan, game Where Winds Meet yang belakangan sangat populer juga bisa dijalankan dengan lancar.

 

Pengaturan grafis Where Winds Meet
Pengaturan grafis Where Winds Meet

Screenshot 20260126 144702 e1770118701365

Performa gaming yang ditawarkan termasuk konsisten. Sangat minim lag atau frame drop. Sekalipun bermain game dalam waktu lama.

Lenovo Legion Tab 2

Kami cermati, sistem pendinginnya juga bekerja dengan baik. Bagian panel belakang bodi relatif hangat dan tidak cepat panas saat bermain game. Sistem pendingin Legion Coldfront dengan desain thermal 3D dan vapor chamber berukuran besar yang diusungnya terbukti efektif untuk menyerap dan menyebarkan panas dengan cepat.

Lenovo Legion Tab 4a

Legion Tab juga bisa kompatibel dengan kontroler gamepad untuk bermain game ala konsol genggam. Bahkan, dengan tambahan aplikasi emulator spesifikasi tablet ini masih  sanggup untuk menjalankan koleksi game dari platfrom konsol seperti Nintento Switch, Playstation, hingga PC. Tapi, perlu diingat tidak semua game bisa berjalan sempurna dengan emulator. Kompromi lain daya baterai juga relatif lebih cepat habis.

Pengalaman bermain game juga semakin imersif dengan sistem speaker stereo bertenaga yang dilengkapi dukungan teknologi Dolby Atmos.

Screenshot 20260126 135900 e1770118247295

Seperti di laptop Legion, Legion Tab turut didukung dengan opsi pengaturan performa yang bisa diakses saat bermain game dengan menyapu tepi layar paling kiri ke kanan.  Ada tiga mode pengaturan performa yakni Energy Saving, Balance, dan mode Performance yang selalu kami aktifkan saat bermain game. Fitur ini juga menyediakan beragam tombol pintas untuk akses ke pengaturan lain.

Screenshot 20260126 135553 e1770118605401

Hadir juga fitur Legion Space yang bisa menampilkan semua koleksi game yang sudah diunduh dalam satu tampilan yang mudah diakses. Legion Space juga menawarkan opsi pengaturan dan memantau performa.

Fitur lain di tablet ini juga tersedia kamera depan 8 megapixel dan kamera belakang ganda. Sistem kamera belakangnya terdiri dari kamera utama dengan sensor 13 megapixel dan kamera makro 2 megapixel. Sebagai tablet Android, Legion Tab menjalankan sistem operasi Android 14. Lenovo menjanjikan upgrade OS Android hingga 3x. Jadi, bisa mendukung hingga OS Android 17.

Baterai rata-rata

Legion Tab membawa baterai 6550 mAh. Untuk penggunaan standar produktivitas harian seperti browsing lewat Wifi dan mengetik dokumen, baterainya bisa cukup seharian di mode Energy Saving dan pengaturan tingkat kecerahan nyaris maksimum. Jika digunakan untuk bermain game, apalagi di mode Performance baterainya memang relatif lebih cepat habis. Untuk gaming intens dengan durasi panjang dan performa optimal, opsi bermain game sambil melakukan pengisian daya bisa jadi solusi.

Kesimpulan

Legion Tab adalah tablet Android yang nyaris sempurna. Kehadirannya menjadikan ekosistem gaming Legion dari Lenovo di Indonesia semakin lengkap. Gamer bisa punya lebih banyak opsi perangkat untuk bermain game.

Prioritas Legion Tab memang di performa dan dimensi yang ringkas. Terbukti kami bisa merasakan pengalaman gaming yang mulus untuk beragam judul game Android AAA. Bahkan, bisa juga menjalankan beragam game konsol atau PC lewat emulator.

Kompatibilitasnya dengan beragam kontroler gamepad menjadi nilai tambah. Selain itu, kehadiran Desktop Mode dan bisa dipasang dengan keyboard Bluetooth turut menjadikan tablet ini bisa diandalkan untuk produktivitas. Layar 8.8 inci yang menawan dan dimensi bodinya yang ringkas, menjadikan tablet ini juga bisa dipilih untuk para pengguna yang gemar membaca Ebook dan menonton koleksi film favorit saat travelling.

Legion Tab dijual dengan harga mulai dari 7,399 Juta Rupiah. Cukup sepadan dengan performa kelas flagship dan sederet fitur yang ditawarkan. Sangat kami rekomendasikan bagi siapa saja yang membutuhkan tablet Android ringkas dan bertenaga untuk beragam kebutuhan, mulai dari gaming hingga produktivitas. Paling menarik, Legion Tab adalah tablet gaming Android pertama di Indonesia yang mendukung layanan ADP atau Accidental Damage Protection yang menjadi andalan Lenovo.

Kelebihan Lenovo Legion Tab

  • Desain minimalis
  • Performa kencang
  • Ringkas dan ringan
  • Layar tajam dan kaya warna
  • Mendukung refresh rate 165 Hz
  • Ada mode pengaturan performa seperti laptop Legion
  • Sistem pendingin mumpuni
  • Speaker bertenaga
  • Didukung layanan ADP dari Lenovo

Kekurangan Lenovo Legion Tab

  • Panel layar mudah kotor dengan jejak jari
  • Opsi ruang penyimpanan terbatas
  • Tidak dilengkapi slot kartu memori microSD
  • Baterai rata-rata.
Sangat kami rekomendasikan bagi siapa saja yang membutuhkan tablet Android ringkas dan bertenaga untuk beragam kebutuhan, mulai dari gaming hingga produktivitas.
Desain
8.5
Fitur
8.8
Performa
9
Harga
8.5
Reader Rating0 Votes
0
8.7