Kisah Bagaimana Samsung Galaxy Z Fold7 Bisa Jadi Lebih Tipis dan Lebih Kokoh

Galaxy Z Fold7 Hadir Dengan Lebih Tipis dan Tetap Kokoh Setelah Melewati Tes Uji 500 Ribu Kali Lipatan

Samsung telah resmi menjual hape lipat terbarunya di 2025, Galaxy Z Fold7, mulai bulan Juli 2025 di Indonesia. Versi terbaru dari seri ponsel lipat Samsung ini datang tidak hanya dengan tampilan yang lebih ramping dan ringan, tapi juga dengan janji baru yaitu ketahanan. Bukan sekadar “bisa tahan dilipat”, tapi bisa dilipat setengah juta kali.

Hape Lipat dengan Engsel Ekstra Kuat

Samsung Galaxy Z Fold7 Lebih Tipis dan Tetap Kokoh Setelah Melewati Tes Uji 500 Ribu Kali Lipatan

Angka 500 ribu kali lipat bukanlah angka klaim tanpa dasar dari Samsung. Untuk membuktikan klaim tersebut, Samsung menggandeng Bureau Veritas, sebuah lembaga inspeksi dan sertifikasi internasional, yang menguji layar Fold7 untuk dilipat hingga 500.000. Hasilnya, Fold7 lulus tes dengan sempurna. Jika dihitung, 500 ribu kali lipatan itu setara dengan 10 tahun pemakaian rata-rata, atau bahkan 6 tahun untuk pengguna berat yang intens menggunakan Fold 7.

Di balik lipatan yang bisa bertahan itu, ada komponen kecil yang jadi pusat perhatian: Armor FlexHinge. Kalau diibaratkan, engsel ini seperti tulang belakang dari perangkat lipat. Dan di Fold7, Samsung menyempurnakan desain engsel yang dinamakan water droplet. Engsel di Fold 7 ini membuat hape dapat melipat lebih lembut, sehingga mengurangi tekanan di satu titik dan membuat layar tidak cepat berbekas saat terlipat terlalu lama.

Samsung Galaxy Z Fold7 desain engsel lebih kuat

Bagian luar engsel pun tak luput dari perhatian. Samsung kini menggunakan bahan Advanced Armor Aluminum pada pelindung engsel. Bahan ini disebut 10% lebih kuat dibandingkan material sebelumnya. Memang angka ini terdengar kecil, tapi dalam dunia nyata, 10% bisa berarti perbedaan antara rusak relatif cepat atau awet lama.

Hebatnya, engsel ini juga dibuat lebih ramping dan ringan, menjadikan Fold7 sebagai ponsel Fold paling tipis sejauh ini. Dibandingkan dengan pendahulunya, Fold7 26% lebih tipis dari Fold6. Kalau dibandingkan dengan Fold generasi pertama, penurunannya mencapai hampir 48%. Bobotnya pun kini hanya 215 gram, angka yang tidak berbeda jauh dengan hape flagship dengan ukuran layar serupa.

Layar Fold 7 Lebih Kuat

Samsung Galaxy Z Fold 7 armor flex hinge

Namun tidak berhenti di engsel. Samsung juga memperhatikan bagian dalam: layar utama yang selama ini dikenal sebagai titik lemah. Teknologi Ultra-Thin Glass (UTG) yang digunakan kini dibuat 50% lebih tebal. Uniknya, meski lebih tebal, layar tetap bisa dilipat dengan lancar—dan justru terasa lebih mantap saat disentuh.

Rasa ragu dan kecemasan saat sering menekan layar terlalu keras seperti di hape lipat generasi awal akan jauh berkurang. Bagi pengguna yang sering menggunakan Fold untuk multitasking, menggambar, menonton, atau membaca, peningkatan ini akan terasa langsung saat menggunakannya.

Fold7 juga dirancang untuk digunakan di suhu ekstrem, dengan ketahanan layar dan engsel yang tetap baik hingga suhu -20°C sampai 60°C.

Dengan berbagai inovasi tersebut di atas, Galaxy Z Fold7 menjadi bukti bahwa perangkat lipat terbarunya sudah semakin matang. Para pengguna pun bisa bebas melipat dan menekuk perangkat ini tanpa khawatir karena daya tahan perangkat sanggup mendukung aktivitas intens pengguna.

Ditambah dengan spesifikasi dan fiturnya yang semakin canggih, Samsung Galaxy Z Fold 7 hadir sebagai ponsel lipat tercanggih di tahun 2025 bagi pecinta gadget di Indonesia.

Harga Samsung Galaxy Z Fold7

Samsung Galaxy Z Fold7 sudah bisa dibeli di Indonesia dalam opsi 16GB/1TB (Rp34.999.000), 12GB/512GB (Rp31.499.000), dan 12GB/256GB (Rp28.499.000) dengan pilihan warna Blue Shadow, Silver Shadow, Jetblack, dan Mint (online exclusive). Samsung juga menawarkan berbagai program promo cicilan dan tukar tambah. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.samsung.com/id.