Sejarah VOOC, Teknologi Pengisian Daya Super Cepat Milik OPPO

Sebagai produsen dan inovator perangkat pintar terkemuka di dunia, OPPO selalu melahirkan terobosan teknologi yang bermanfaat bagi para penggunanya. Salah satunya adalah VOOC, fitur pengisian daya berkecepatan tinggi yang sering kita temukan di berbagai seri ponsel OPPO.

VOOC tadinya menjadi fitur andalan smartphone flagship OPPO. Namun seiring berjalannya waktu, VOOC sudah tersedia pada ponsel yang harganya lebih terjangkau, contohnya A76, hingga di perangkat IoT yaitu OPPO Watch Free. Untuk seri flagship yang selalu mengedepankan fitur terkini, OPPO membenamkan teknologi VOOC baru yang lebih canggih.

Reno7 33W SUPERVOOC

Yang perlu diketahui, VOOC adalah teknologi hasil garapan OPPO sendiri. Pengembangannya pun tidak main-main dan dikerjakan sejak lama. Yuk, kita telusuri seperti apa sejarah pengembangan VOOC.

Sejarah singkat VOOC

VOOC atau Voltage Open Loop Multi-Step Constant-Current Charging mulai dikembangkan pada tahun 2012 oleh seorang insinyur OPPO bernama Jeff Zhang. Dua tahun setelahnya alias tahun 2014, barulah teknologi ini diperkenalkan secara resmi.

VOOC
Jeff Zhang (image credit: OPPO)

Namun, apa alasan Zhang ingin merancang teknologi VOOC padahal di luar sana fitur fast charging lainnya sudah tersedia? Melansir dari website resmi OPPO, Zhang mengidentifikasi bahwa pengisian daya dengan tegangan (voltase) tinggi memiliki keterbatasan.

Tidak seperti teknologi fast charging lain yang mendorong batas tegangan untuk daya yang lebih besar, Zhang mencoba pendekatan yang berbeda yaitu memprioritaskan arus tinggi dibanding tegangan tinggi. Tujuannya adalah menghadirkan teknologi charging cepat yang lebih aman, lebih efisien, dan pastinya nyaman digunakan.

Lewat VOOC, Zhang berhasil menciptakan teknologi fast charging yang mengisi daya yang cerdas dan aman, tanpa khawatir peningkatan panas berlebih. Hingga sekarang, VOOC tidak hanya dikembangkan dan dipatenkan untuk pengguna OPPO, tapi ekosistemnya juga digunakan oleh rekan-rekan perusahaan dengan lebih dari 23 perusahaan yang terlibat.

 

Perkembangan VOOC

Smartphone pertama yang didukung oleh teknologi VOOC adalah OPPO Find 7. Meluncur Maret 2014, perangkat ini mampu menyajikan kemampuan pengisian daya baterai 4 kali lebih cepat dibanding charger standar. Di masa itu, teknologi yang ditawarkan VOOC terbilang canggih. Mengisi daya 5 menit memungkinkan panggilan telepon selama 2 jam, sementara charging 30 menit dapat mengisi hingga 75 persen.

svg%3E
OPPO Find 7

Setelah itu OPPO terus mengembangkan VOOC menjadi lebih canggih lagi, sehingga mampu mengisi daya secara cepat untuk kapasitas baterai yang lebih besar pula. Contohnya VOOC 4.0 yang dapat mengisi baterai 4.000 mAh sampai penuh 100 persen dalam waktu 73 menit saja. Pada seri Reno7 Z 5G yang mengandalkan 33W SuperVOOC, baterainya bisa penuh dalam waktu 63 menit.

Yang lebih baru adalah 80W SuperVOOC pada seri Find X5 Pro 5G yang dijanjikan mampu mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 12 menit saja. Padahal, kapasitas baterai ponsel tersebut cukup besar, yaitu 5.000 mAh.

Di bulan Maret 2022 lalu, OPPO bahkan memperkenalkan 150W SuperVOOC yang bisa mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 5 menit, atau 100 persen dalam waktu 15 menit saja pada prototipe ponsel dengan baterai 4.500 mAh. Luar biasa ngebut!

svg%3E

Charger 150W-nya sendiri mengadopsi teknologi GaN, yang memungkinkan dimensinya hanya 58 x 57 x 30 mm dengan bobot 172 gram saja. Charger baru ini juga sudah mendukung standar USB Power Delivery dan protokol PPS yang dipakai oleh ponsel, laptop, serta gadget lainnya. Di dalam ponsel ada dua battery cell yang masing-masing memiliki pompa pengisian daya, dan akan mengubah arus listrik menjadi 5V/15A untuk mengisi kedua baterai.

OPPO juga mengembangkan VOOC untuk skenario pengisian daya yang berbeda. Misalnya teknologi 65W AirVOOC yang diperkenalkan pertengahan 2020 lalu. dan mampu mengisi daya baterai 4.000 mAh secara nirkabel (wireless) hingga penuh 100 persen dalam waktu 30 menit saja. Ada pula MagVOOC, teknologi wireless charging berbasis magnetik yang menawarkan kecepatan tinggi.

svg%3E
OPPO MagVOOC

Siapkan 240W SuperVOOC!

Menarik untuk menantikan seperti apa teknologi VOOC bakal lebih memudahkan dan meningkatkan kualitas hidup penggunanya di masa depan. Beberapa teknologi VOOC yang sudah diperkenalkan pun ada yang belum diimplementasikan pada smartphone OPPO untuk dijual ke pasaran, termasuk 150W SuperVOOC.

Bahkan, setelah 150W, OPPO juga tengah menyiapkan 240W SuperVOOC yang disebut-sebut mampu mengisi daya baterai 4.500 mAh hingga 100 persen dalam waktu 9 menit saja! Penasaran, ‘kan? Yuk, kita nantikan bersama!

Verified by MonsterInsights