Gandeng Octopus, Xiaomi Indonesia Ajak Masyarakat Daur Ulang Sampah Elektronik

Xiaomi Indonesia hari ini, Kamis (30/6), mengumumkan kolaborasinya dengan Octopus untuk memulai insiasi pengelolaan daur ulang sampah elektronik. Program ini merupakan bagian dari komitmen Xiaomi untuk memberikan dampak lebih luas dalam ekonomi sirkular dan inovasi rantai pasok di Indonesia.

Drop-off point di Xiaomi Store

Xiaomi Indonesia x Octopus

Bagi yang belum tahu, Octopus merupakan platform ekonomi sirkular yang berperan sebagai pengelola sampah elektronik sekaligus memberdayakan komunitas pelestari yang dibina mereka. Sebagai permulaan, Xiaomi Fans dan karyawan Indonesia mendonasikan sampah elektronik dalam Octopus Takes Over Jakarta yang digelar di Hutan Kota GBK pada Minggu (26/6).

“Sebagai perusahaan yang masih tergolong muda, Xiaomi berkomitmen untuk turut andil dalam mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan. Kami sadar tentang kewajiban untuk lebih ramah lingkungan. Oleh karena itu, inisiatif ini menjadi sebuah gerakan kesadaran bersama Xiaomi Fans dan konsumen kami untuk menghadirkan manfaat bagi lebih banyak orang melalui inovasi dan kolaborasi,” kata Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia.

Dalam rilis pers yang diterima Yangcanggih, Xiaomi Indonesia menjelaskan bahwa mulai Juli 2022 masyarakat bisa membawa sampah elektronik berukuran kecil ke drop-off point yang tersedia di Xiaomi Store terpilih di Jakarta. Program ini terbuka untuk umum, artinya tidak hanya khusus untuk Xiaomi Fans saja.

Foto Sampah Elektronik

Sepuluh lokasi Xiaomi Store yang menjadi drop-off point Octopus di Jakarta tersebut adalah Aeon Jakarta Garden City (Jakarta Timur), Mall Kelapa Gading, Mall Artha Gading, Mall Emporium Pluit (Jakarta Utara) Lippo Mall St. Moritz, Central Park (Jakarta Barat), ITC Roxy Mas (Jakarta Pusat), Kota Kasablanka, Gandaria City dan Mall Pondok Indah (Jakarta Selatan).

Dapat poin untuk ditukar promo menarik

Yang menarik, setelah melakukan drop-off sampah elektronik, nantinya konsumen akan mendapatkan poin di aplikasi Octopus yang dapat digunakan untuk menikmati berbagai promo menarik. Sampah elektronik tersebut secara berkala akan diambil oleh pelestari Octopus untuk kemudian diserahkan kepada pengusaha pengolah sampah dan diproses serta dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan sehingga tidak sampai ke Tempat Pembuangan Akhir.