Samsung 6G Forum: Mengupas 6G Sebagai Teknologi Komunikasi Terbaru

Indonesia baru saja mulai menerapkan 5G, tapi Samsung sudah melangkah lebih jauh ke depan dengan memamerkan teknologi 6G melalui ajang Samsung 6G Forum di Seoul, Korea Selatan (14/5). Pada acara tersebut, Samsung mengupas teknologi komunikasi terbaru ini dan bagaimana nantinya dapat memberikan pengalaman bagi masyarakat.

Samsung 6G Forum

“Kami membayangkan bahwa 6G akan memberikan pengalaman tertinggi bagi manusia dan segalanya melalui tingkat hyper-konektivitas berikutnya, dan ide ini berfungsi sebagai fondasi visi 6G kami,” kata Sebastian Seung, President and Head of Samsung Research.

Sebastian Seung menambahkan, Samsung percaya ini adalah waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan 6G. Menurutnya, membentuk 6G akan membutuhkan bertahun -tahun, seperti yang telah kita lihat dengan generasi sebelumnya, dan akan membutuhkan banyak diskusi dan kolaborasi di antara para pemain di industri dan akademisi.

Samsung 6G Forum: 6G Air Interface

Dalam siaran persnya, Samsung menjelaskan bahwa Samsung 6G Forum mengusung tema ‘The Next Hyper-Connected Experience for All’. Forum ini dibagi menjadi dua sesi dan disiarkan secara online melalui kanal YouTube Samsung. Setiap sesi terdiri dari pemaparan oleh para ahli dari akademisi dan industri yang berspesialisasi dalam teknologi komunikasi generasi berikutnya, diikuti oleh diskusi panel.

svg%3E

svg%3E

Profesor di University of Texas at Austin, Jeffrey Andrews, dalam pidato berjudul ‘Deep Learning in the 6G Air Interface’ mengungkapkan, deep learning (DL) akan menjadi teknologi utama yang mendasari 6G, yang dapat memberikan kemajuan penting di banyak lapisan antarmuka udara (air interface).

Sementara SVP Charlie Zhang dari Samsung Research America menyebutkan, sementara teknologi 6G masih di masa-masa awal, beberapa arah yang muncul mulai terbentuk dan mendapatkan momentum dalam akademisi dan industri yang sama, termasuk dukungan spektrum baru seperti mid-band atas dalam kisaran pita 7-24 GHz dan terahertz (THZ), teknologi antena baru, evolusi teknologi dupleks dan topologi jaringan, spectrum sharing, kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian asli dari desain protokol, dan sebagainya.

SVP John Smee dari Qualcomm Technologies di Samsung 6G Forum berbicara tentang ‘Driving Air Interface Innovation Toward 6G, yang menekankan penelitian dan pengembangan nirkabel canggih di sepanjang berbagai vektor yang akan membawa inovasi disruptif dan mendorong batas teknologi untuk memungkinkan pengalaman pengguna baru dan yang ditingkatkan dengan 6G.

svg%3E

Intelligent Network for 6G

Sesi selanjutnya bertajuk Intelligent Network for 6G. Tarik Taleb, Profesor di Universitas Oulu Finlandia menyoroti bahwa AI, Network Function Virtualization, Software-Defined Networking, dan Edge/Cloud computing membawa manfaat yang signifikan dalam hal mengurangi pengeluaran dan biaya operasional, fleksibilitas dalam pemasangan, dan waktu yang lebih cepat untuk memasarkan, dan menyebutkan bahwa 6G dapat memungkinkan jaringan seluler cloud-native.

Profesor Byonghyo Shim dari Seoul National University menghadirkan paradigma baru untuk mengendalikan komunikasi MMWave dan THz berdasarkan DL (Deep Learning). Sedangkan Profesor Shi Jin dari Southeast University Cina memperkenalkan ‘Deep Learning-based CSI Feedback in Massive MIMO Systems,’ membahas tantangan dan arah penelitian potensial yang terkait dengan penerapan umpan balik CSI (Channel state Information) berbasis DL dalam sistem komunikasi nirkabel di masa depan.

Verified by MonsterInsights