Review Redmi 10



8.1
Cek Harga

Selalu menarik untuk menantikan kehadiran ponsel murah terbaru dari Xiaomi setiap tahunnya. Dari satu generasi ke generasi selanjutnya, bisa dibilang hampir pasti ada peningkatan yang membuat produk mereka cukup menonjol di kelasnya. Contohnya Redmi 10 yang menawarkan kamera 50 MP dengan banderol 2 jutaan rupiah, plus layar 90Hz.

Jujur saja saya lumayan penasaran untuk mencoba seperti apa sensor kamera 50 MP ketika dibenamkan pada ponsel dengan harga yang ramah kantong. Walaupun di satu sisi, saya juga tidak berani berharap lebih atau menaruh ekspektasi terlalu tinggi. Langsung saja, inilah review Redmi 10 dari Yangcanggih.com!

Desain khas Xiaomi

Tidak ada yang unik dari desain Redmi 10. Masih mengedepankan DNA khas Redmi dengan perubahan yang lumayan signifikan pada frame kamera. Seolah ingin menegaskan bahwa ini adalah ponsel berkamera 50 MP, frame-nya dibuat jauh lebih lebar lengkap dengan tulisan 50 MP Camera dan AI-CAM Photography System yang menurut saya justru agak berlebihan.

Selain kamera, selebihnya Anda akan menemukan tampilan cover belakang yang polos mirip dengan Redmi Note 10, dengan tepian yang dibuat melengkung agar memberikan sensasi genggaman lebih mantap. Varian yang saya ulas di artikel review kali ini disebut Pebble White. Dua opsi warna lainnya bernama Sea Blue dan Carbon Gray.

Redmi 10 adalah perangkat dengan material polikarbonat. Dimensi dan bobotnya cukup ideal. Masih nyaman untuk pengguna seperti saya yang selalu memasukkan smartphone ke saku celana. Yang juga saya suka, cover belakangnya tidak mudah kotor oleh bekas jari.

Beralih ke depan, Anda disuguhkan layar 6,5 inci yang memiliki punch hole di tengah atas untuk menampung kamera selfie. Bezel di kiri, kanan, dan atas masih lumayan tipis. Hanya di bagian dagunya saja yang agak lebar.

Soal ketersediaan slot, Redmi 10 memungkinkan Anda untuk memasang dua SIM-card dan satu microSD secara terpisah. Ya, bukan hybrid. Di sisi sebelah bawah ada port USB type-C yang berdampingan dengan lubang speaker. Sementara port audio jack 3.5mm ada di atas. Untuk sensor sidik jari berada di samping menjadi satu dengan tombol power.

Layar 90Hz

Seperti disebutkan di atas, Redmi 10 hadir dengan layar berukuran 6,5 inci. Panel yang digunakan IPS dan mengusung resolusi Full HD+. Yang cukup bikin kaget, Xiaomi kembali menyajikan refresh rate 90Hz pada layar ini. Sebuah daya tarik yang sepertinya belum banyak diberikan oleh ponsel lain dengan harga setara.

Keberadaan teknologi refresh rate 90Hz mampu membuat pergerakan gambar terlihat lebih mulus. Anda tetap memiliki opsi untuk mengaktifkan refresh rate 60Hz jika ingin lebih hemat baterai. Pada kondisi 90Hz pun layar secara otomatis akan menurunkan ke 60Hz di kondisi tertentu, misalnya saat memutar video.

Selebihnya layar Redmi 10 menurut saya cukup bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan. Tingkat kecerahannya memang standar saja seperti kebanyakan ponsel dengan panel IPS di kisaran 2 juta rupiah. Terkadang masih sedikit sulit untuk melihat konten di bawah sinar matahari yang terik. Masih wajar untuk kelas harganya.

Satu yang menurut saya agak mengganggu adalah sensor yang bekerja sebagai penunjang fitur auto brightness. Terkadang saya mendapati sensor kurang pas dalam mendeteksi kondisi cahaya di sekitar. Hasilnya, layar menjadi terlalu gelap atau justru terlalu terang.

Sekadar informasi tambahan, layar Redmi 10 juga sudah mendukung Widevine L1, yang artinya bisa memutar konten video dari aplikasi seperti Netflix dengan kualitas Full HD.

Kamera 50 MP jadi suguhan utama

Xiaomi tampaknya ingin membuat standar baru di segmen ponsel entry-level dengan menghadirkan kamera 50 MP pada Redmi 10. Sekilas memang menggiurkan. Tapi perlu diingat, besaran megapixel bukan satu-satunya faktor yang menentukan bagus tidaknya hasil fotonya nanti.

Selain sensor Samsung ISOCELL JN1 50 MP, di belakang ada kamera ultra-wide 8 MP, makro 2 MP, dan depth sensor 2 MP. Untuk selfie, ada kamera 8 MP di depan. Mode-mode yang ditawarkannya antara lain Night, 50M, Portrait, Slow Motion, hingga Pro atau manual. Demi menunjang kebutuhan generasi muda yang gemar membuat video, Redmi 10 dibekali berbagai pilihan fitur short-video filter seperti gold vibe, lime, summer, fantasy, encounter, dan breeze.

Bagaimana dengan hasil fotonya? Singkatnya, sesuai ekspektasi saya. Masih ingat ketika saya menyebutkan tidak ingin menaruh ekspektasi terlalu tinggi? Itulah alasan mengapa saya tidak perlu kecewa dengan kamera 50 MP milik Redmi 10.

Photo (normal mode) Redmi 10 (8)

Photo (normal mode) Redmi 10 (10)

Photo (normal mode) Redmi 10 (2)

Photo (normal mode) Redmi 10 (1)

Ultra-Wide Redmi 10

Kalau ingin dijelaskan lebih jauh, intinya kemampuan kamera Redmi 10 masih khas ponsel 2 jutaan rupiah. Detail yang ditangkap memang lebih tinggi. Namun untuk urusan reproduksi warna, sajiannya sering kali agak kurang akurat dengan dynamic range yang juga tidak luas.

Untuk sekadar mengabadikan momen sehari-harinya tentunya sudah memadai. Anda tidak perlu ragu untuk memamerkan hasil foto dengan Redmi 10 di media sosial. Apalagi ketika pemotretan berada di kondisi dengan cahaya yang pas.

Night Mode Redmi 10 (2)

Night Mode Redmi 10 (1)

Beralih ke low-light, Night Mode milik Redmi 10 masih mampu menghasilkan foto yang lumayan terang. Ketajaman pastinya menurun dan akan mulai terlihat noise di sana-sini. Yang penting, Anda harus menggenggam ponsel dengan stabil karena mode malam butuh waktu sekian detik.

Selfie Redmi 10 (2)

Selfie Redmi 10 (1)

Selfie? No complain. Saya merasa hasilnya sudah bagus ketika mencoba swafoto dengan pencahayaan yang ideal. Menariknya lagi, mode portrait memungkinkan Anda untuk menambahkan berbagai efek yang keren.

Performa kencang di kelasnya

Redmi 10 merupakan ponsel pertama yang dipersenjatai chipset MediaTek Helio G88.  Pilihan kapasitas memorinya ada dua, yaitu 4/64 GB atau 6/128 GB. Chipset tersebut dijanjikan mampu memberikan performa mulus termasuk untuk gaming. Yang lebih menarik, ada pula fitur Memory Extension untuk menambah RAM 2 GB lagi.

Untuk pemakaian sehari-hari saya tidak merasakan ada kendala yang berarti. Performanya mulus dan gesit. Pengoperasian pun terasa begitu responsif. Intinya untuk kebutuhan standar seperti komunikasi, sekolah online, meeting lewat Zoom, media sosial, hingga belanja atau berjualan di e-commerce, semua bisa terfasilitasi dengan baik.

Untuk gaming pun cukup menyenangkan. PUBG Mobile dengan setting grafis Smooth-Ultra dapat berjalan dengan lancar. Sementara Mobile Legends juga bisa dimainkan dengan setting Ultra dan mode High Frame Rate aktif 60fps. Genshin Impact? Sayangnya masih terasa berat dan menurut saya kurang nyaman. Kalau Anda punya toleransi tinggi terhadap frame drop, silakan dicoba.

Redmi 10 memiliki kapasitas baterai 5000mAh yang mendukung pengisian cepat 18W dan 9W reverse wired charging. Dengan baterai tersebut, ponsel ini dapat menemani aktivitas saya dengan gaya pemakaian normal hingga sekitar 1,5 hari sebelum harus mengisi ulang daya.

Standar baru ponsel entry-level

Setelah melalui pengujian sekitar 3-4 pekan, saya cukup setuju dengan klaim Xiaomi yang menyebut Redmi 10 sebagai standar baru untuk ponsel entry-level. Kamera 50 MP, layar 90Hz, dan Helio G88 merupakan perpaduan yang akan sangat sulit Anda temukan pada smartphone lain di kelas harga yang sama.

Redmi 10 mungkin belum bisa disebut sebagai ponsel 2 jutaan yang sempurna. Masih ada beberapa kekurangan yang wajib diperbaiki oleh Xiaomi baik melalui update software maupun pada generasi selanjutnya nanti. Tapi kalau saat ini Anda mencari salah satu opsi terbaik di kisaran harga tersebut, Redmi 10 adalah produk yang wajib Anda lirik. Bagi yang berminat, Redmi 10 dijual dengan harga Rp2.099.000 untuk varian 4/64 GB, dan Rp2.499.000 untuk varian 6/128 GB.

Redmi 10 cocok untuk:

  • Pelajar dan mahasiswa: Ponsel ini cocok untuk belajar online sekaligus menunjang hiburan yang disukai anak muda, misalnya main games. Harganya pun ramah kantong.
  • Karyawan yang mobile: Anda yang sering bekerja secara mobile dan membutuhkan ponsel murah dengan performa kencang dan baterai tahan lama bisa memilih Redmi 10.
  • Gamer dengan dana terbatas: Redmi 10 masih cukup ideal untuk para gamer casual (bukan kompetitif), terutama yang punya budget pas-pasan.
  • Penggemar film dan drama Korea: Layar Full HD dengan dukungan Widevine L1 pada ponsel ini membuatnya ideal untuk menonton film maupun drama Korea di Netflix secara on-the-go.
  • Pengguna yang mencari ponsel murah untuk komunikasi dan media sosial.

Kelebihan Redmi 10:

  • Nyaman digenggam dan tidak mudah kotor oleh bekas jari
  • Layar Full HD+ 90Hz
  • Kamera 50 MP yang bisa diandalkan
  • Performa kencang, cukup ideal untuk gaming
  • Ada fitur Memory Extension bagi yang membutuhkan RAM lebih lega
  • Speaker stereo
  • Baterai tahan lama
  • Harga relatif murah

Kekurangan Redmi 10:

  • Night mode masih perlu ditingkatkan lagi
  • Perekaman video tanpa fitur stabilisasi
  • Fungsi auto brightness terkadang kurang pas dalam mengatur kecerahan layar
  • MIUI ada iklan
Redmi 10
Dengan hardware dan fitur yang ditawarkannya, Redmi 10 berhasil menciptakan standar baru ponsel entry-level
8.1
Cek Harga

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Desain
Fitur dan Performa
Baterai
Hasil Foto
Harga
Final Score