Mengenal Teknologi Gimbal Stabilization di Vivo X50 Pro

Vivo belum lama ini memboyong smartphone terbarunya, X50 Pro, untuk pasar Indonesia. Satu hal yang paling menggiurkan dari perangkat tersebut adalah sektor kameranya yang didukung teknologi gimbal stabilization. Seperti apa teknologi tersebut dan apa keuntungannya memiliki kamera smartphone dengan gimbal?

Gimbal Stabilization Vivo X50 Pro

svg%3E

Bagi yang belum tahu, Vivo X50 Pro dipersenjatai kamera utama 48 megapixel f/1.6 yang menggunakan sensor Sony IMX598. Pada kamera inilah Vivo membenamkan gimbal stabilization yang diklaim tidak hanya mampu mendukung perekaman video yang lebih stabil, tetapi juga hasil foto yang lebih baik.

Product Manager Vivo Indonesia, Hadie Mandala, menjelaskan, riset yang dilakukan Vivo menunjukkan bahwa 70 persen foto dan video yang buruk dihasilkan karena guncangan. Solusi dari masalah itulah yang coba dihadirkan oleh Vivo lewat X50 Pro. Sempat muncul pada ponsel purwarupa APEX 2020, Vivo terus mengembangkan teknologi gimbal ini sehingga ukurannya lebih proporsional, yakni 40 persen lebih kecil, 1mm lebih tipis, dan dapat diposisikan 0,13mm dari layar.

Lalu, bagaimana teknologi gimbal stabilization pada Vivo X50 bekerja? Pada stabilizer tradisional yang selama ini kita kenal seperti handheld gimbal, perangkatnya biasanya menggunakan pivot, dudukan, giroskop, dan sensor, sehingga memungkinkan kamera untuk berputar di sepanjang sumbu dengan lancar, mengimbangi guncangan serta menstabilkan frame.

svg%3E

Modul pada Vivo X50 Pro sesungguhnya menerapkan logika teknologi yang sama. Saat menangkap objek, kamera utama pada vivo X50 Pro yang dimiringkan, diguncang ataupun digerakkan, akan menggunakan daya gyroscope lewat sistem kamera gimbal yang akan menghitung arah dan perpindahan guncangan. Menggunakan gaya elektromagnetik, seluruh modul gimbal akan bergerak ke arah yang berlawanan untuk mengimbangi guncangan.

Sepanjang proses ini, modul menyesuaikan posisinya dengan kecepatan refresh 100Hz untuk mencapai stabilisasi frame setiap saat. Menggunakan dudukan suspensi bola ganda atau double ball cross structure, sudut yang dicapai modul kamera gimbal pada vivo X50 Pro mencapai kurang lebih 3 derajat atau 300 persen lebih besar dari OIS tradisional.

Modul gimbal X50 Pro juga memiliki komponen perangkat lunak yang disebut Gimbal Radar. Menurut Vivo, ini adalah fitur animasi di layar dalam tampilan pratinjau foto. Sebuah bola animasi mencerminkan pergerakan gimbal yang sebenarnya, yang menunjukkan kapan bingkai stabil dan memandu pengguna untuk mengambil foto dan video dengan hasil lebih jernih.

svg%3E

Cocok untuk foto dan video

Kehadiran teknologi gimbal stablization pada X50 Pro dijanjikan Vivo akan membantu pengguna untuk merekam video lebih stabil di kondisi apapun, dengan menciptakan stabilitas dalam 5 sumbu. Vivo menyebutnya dengan nama Ultra Stable Video. Ada pula Pro Sports Mode untuk menangkap gerakan cepat seperti melompat.

Sementara Motion AF Tracking memungkinkan pengguna mengunci objek apa pun dalam frame dan tetap fokus pada objek tersebut, bahkan saat objek berada di luar jangkauan. Untuk fotografi, teknologi gimbal stabilization diklaim juga sangat berguna untuk mendapatkan hasil foto low light yang lebih baik melalui fitur Extreme Night Vision, serta foto jarak jauh dengan 60x Hyper Zoom.

Verified by MonsterInsights