Black Shark Ophidian: Wireless Earbuds Gaming dengan Latensi 50ms

Brand yang dikenal dengan smartphone gaming-nya, Black Shark, baru-baru ini meluncurkan produk dari kategori wireless earbuds yang diberi nama Ophidian. Ditujukan untuk para gamer, Black Shark mengklaim produk anyarnya itu mampu memberikan latensi yang paling rendah.

Latency 50ms

svg%3E

 

 

Dalam rilis pers yang diterima Yangcanggih, Black Shark menjelaskan bahwa Ophidian merupakan earbuds yang ringan dengan berat hanya 22 gram. Mengusung desain neck-band dengan bodi anti air (IPX4), Ophidian juga dihiasi lampu RGB untuk menambah kesan gaming-nya.

Dari segi kualitas audio, perangkat ini dibekali driver Knowles, 10mm moving coil, dan LHDC dengan bandwidth tiga kali lebih besar dari kebanyakan produk serupa. Baterainya mampu membuat Ophidian menyala selama 14 jam (jika lampu RGB tidak aktif) dan dapat diisi ulang dalam waktu 90 menit lewat port USB Type-C.

svg%3E

svg%3E

Jika lampu RGB aktif, baterainya bertahan 10 jam. Selain itu Black Shark juga menambahkan teknologi quick charging sehingga ketika pengguna mengisi daya hanya selama 10 menit, Ophidian bisa memberikan playback time hingga lebih dari 4 jam.

Dari sisi gaming, Black Shark Ophinian diklaim memiliki latensi rendah 50ms. Dengan begitu, earbuds ini memungkinkan gamer untuk mendengarkan suara pertempuran dan baku tembak di waktu yang sama ketika momen itu terjadi di layar. Intinya, delay dijanjikan minim.

Yang tidak kalah menarik, Black Shark Ophidian memiliki aplikasi pendamping yang akan memudahkan pengguna mengendalikan earbuds mereka untuk urusan sound profile, manual EQ, hingga konstumisasi warna dan efek pada lampu RGB.

svg%3E

Harga kompetitif

Black Shark mengumumkan bahwa Ophidian sudah mulai dijual sejak 3 Maret 2020 dengan estimasi pengiriman pada April 2020 mendatang. Belum ada informasi kapan earbuds gaming ini akan dirilis di Indonesia. Yang pasti, pada penjualan awalnya harga Ophidian terbilang kompetitif, yakni US$69 atau sekitar 970 ribu rupiah.