Qualcomm Hadirkan XR1, Chip Pertama Khusus Untuk Augmented & Virtual Reality

Penggunaan feature Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) pada beragam aspek hiburan, seperti video dan game sudah mulai menyebar luas. Adanya kebebasan untuk memilih sudut pandang ketika bermain game dan menonton video merupakan kelebihan utama dari AR dan VR. Namun ironisnya, teknologi chip yang mendukung penggunaan keduanya ternyata masih menggunakan chip perangkat smartphone biasa.

svg%3E

Qualcomm akhirnya mengubah kondisi tersebut dengan memperkenalkan chip pertama yang khusus dibuat untuk penggunaan AR dan VR, dengan nama XR1. Penggunaan Snapdragon 845 yang sebelumnya menjadi chip utama ketika ingin menjalankan AR dan VR di perangkat mobile kini bisa pula dijalankan oleh XR1.

Ditujukan Untuk Mempermurah Produksi

Tujuan utama dari diperkenalkannya XR1 oleh Qualcomm adalah untuk mempermurah produksi perangkat AR dan VR, yang rencananya akan semakin gencar hadir di akhir 2018 dan awal 2019. Harga chip XR1 yang lebih murah dari Snapdragon 845 membuat produsen perangkat entry-level akan lebih ringan dalam memproduksi dan harga jualnya juga menjadi lebih murah. Dengan demikian, diharapkan pasar AR dan VR menjadi lebih besar dan meluas nantinya.

svg%3E

svg%3E

Murahnya XR1 tentu saja memiliki dampak lain. Menurut Qualcomm, XR1 memiliki kemampuan yang lebih rendah dari Snapdragon 845, yang merupakan chip utama untuk digunakan pada perangkat mobile ketika ingin menggunakan AR dan VR. Chip XR1 lebih ditujukan untuk penggunaan yang ringan, seperti video 360, bukan untuk game.

Untuk Perangkat Dengan Kemampuan Entry-Level

Penggunaan utama XR1 menurut Qualcomm lebih ditujukan untuk perangkat ringan dan video 360. Itu sebabnya XR1 lebih cocok untuk perangkat yang mendukung fungsi AR dan VR pasif seperti menonton, bukan untuk tracking skala ruangan. Perangkat dengan XR1 juga lebih ditujukan untuk penggunaan controller yang ringkas, bukan untuk fungsi deteksi gerakan tangan.

Meskipun terlihat sederhana, XR1 masih mampu mendukung visual 4K dengan 60 fps. Dengan demikian, penggunanya nanti masih bisa menikmati konten AR dan VR dengan nyaman. Sebagai tambahan, ada pula fungsi aktivasi suara dan controller yang bisa mendeteksi gerakan.

svg%3E

Dampak dari hadirnya XR1 adalah perangkat AR dan VR nantinya akan semakin terjangkau, terutama untuk pengguna yang hanya ingin menonton video 360 atau melihat photo 360. Sedangkan untuk kedepannya, Qualcomm bisa mengembangkan kemampuan seri XR menjadi lebih hebat daripada Snapdragon 845, karena sifat chip tersebut yang dikhususkan untuk AR dan VR.