Gadget GuideMobile GadgetNewsSmartphone

[Gadget Guide] Samsung Galaxy A6 atau Galaxy A6+, Pilih Mana?

Samsung baru saja meluncurkan duo smartphone terbarunya untuk kelas menengah, yakni Galaxy A6 dan Galaxy A6+. Keduanya hadir dengan membawa berbagai fitur yang diklaim dapat memenuhi kebutuhan generasi muda di Indonesia.

Meski begitu, tentunya ada beberapa hal yang menjadi pembeda antara Galaxy A6 dan Galaxy A6+. Sambil menunggu penjualan perdananya pada 3 Juni 2018 mendatang sekaligus memantapkan pilihan mau membeli versi standar atau versi Plus, yuk simak deretan perbedaan kedua smartphone ini:

Beda ukuran layar

Perbedaan pertama yang paling terlihat dari Galaxy A6 dan Galaxy A6+ pastinya adalah ukurannya. Galaxy A6 hadir dengan layar Super AMOLED 5,6 inci HD+, sementara Galaxy A6+ mengusung layar Super AMOLED 6 inci Full HD+. Keduanya sudah mengadopsi teknologi Infinity Display dengan aspect ratio 18.5:9.

Meski resolusi layarnya berbeda, sesungguhnya baik Galaxy A6 maupun A6+ sama-sama mampu menampilkan gambar dengan tajam dan menawan. Nah, sekarang tinggal bagaimana Anda menyikapi ukurannya. Bila suka yang lebih kecil, ringkas, dan lebih mudah masuk ke dalam saku celana, jelas pilih Galaxy A6. Tapi jika ingin menikmati konten dengan lebih memuaskan di layar lebar, Galaxy A6+ jawabannya.

Galaxy A6+ punya kamera ganda

Sektor lainnya yang membedakan keduanya adalah kamera. Galaxy A6+ tampil menggiurkan dengan kamera belakang ganda berkonfigurasi 16 megapixel f/1.7 + 5 megapixel f/1.9. Sementara untuk urusan selfie, pengguna disajikan kamera depan 24 megapixel f/1.9.

Keuntungan memiliki kamera belakang ganda adalah Anda bisa menciptakan foto yang lebih kreatif. Contohnya menambahkan efek bokeh melalui fitur Live Focus. Efek bokeh tersebut juga bisa diatur tingkat blur-nya setelah foto diambil.

Sedangkan saudaranya, Galaxy A6, dibekali kamera tunggal 16 megapixel f/1.7 di belakang serta kamera selfie 16 megapixel f/1.9 di depan. Samsung mengklaim meski tidak dibekali kamera ganda, Galaxy A6 tetap bisa diandalkan untuk mengabadikan momen sehari-hari.

Yang harus digarisbawahi, baik Galaxy A6 maupun A6+ sama-sama memiliki kamera belakang dengan aperture f/1.7. Artinya, secara teori bisa diandalkan untuk memotret di low-light. Kamera depannya pun sama-sama sudah didukung AR Stickers untuk membuat foto-foto selfie yang lucu. Selanjutnya tinggal pilih, mau kamera ganda atau single-camera saja?

Perbedaan chipset dan RAM

Dalam acara peluncuran di Bali, 7-9 Mei 2018 lalu, Samsung sangat menegaskan bahwa mereka tidak menawarkan komponen per komponen, melainkan sebuah smartphone yang utuh yang mampu memberikan value lebih bagi penggunanya.

Karena itu, meski Galaxy A6 dan Galaxy A6+ mengusung chipset yang berbeda, yakni Exynos 7870 dan Snapdragon 450, keduanya dijanjikan tetap bisa menghadirkan performa mulus untuk berbagai kebutuhan.

Selain chipset, perbedaan lainnya juga terlihat pada besaran RAM. Jika Anda bukan orang yang gemar multitasking, RAM 3 GB pada Galaxy A6 tentunya sudah mencukupi. Namun jika Anda sering membuka banyak aplikasi sekaligus, pilih Galaxy A6+ yang punya RAM 4 GB.

Soal penyimpanan data, dua-duanya sama-sama memiliki memori internal 32 GB serta slot microSD. Namun satu keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari Galaxy A6+, smartphone ini bisa ditambahkan microSD hingga kapasitas 400 GB!

Kapasitas baterai tidak sama

Dengan ukuran yang lebih besar, Galaxy A6+ disisipkan baterai dengan kapasitas yang lebih besar pula, yakni 3500 mAh, sementara versi non Plus-nya hanya 3000 mAh. Di atas kertas Galaxy A6+ memang lebih menggiurkan. Tapi harus diingat, resolusi layarnya juga lebih tinggi. Artinya, sulit untuk menentukan mana yang memiliki daya tahan baterai lebih lama tanpa pengujian lebih lanjut.

Budget menentukan pilihan

Ujung-ujungnya, pilihan juga akan ditentukan oleh berapa besar budget yang Anda miliki. Galaxy A6 dibanderol Rp3.799.000, sementara Galaxy A6+ bisa ditebus dengan dana Rp4.899.000. Dengan jarak harga yang menurut kami lumayan jauh, tak salah jika kami menyebut faktor ini sebagai penentu pilihan Anda nantinya.

Itulah berbagai hal yang membedakan Galaxy A6 dan Galaxy A6+. Masing-masing produk memiliki keunggulannya sendiri, dan diklaim tetap mampu memberikan pengalaman penggunaan yang mengasyikkan.

Harus Anda garisbawahi, meski harganya berbeda, ada banyak kesamaan pula antara keduanya. Misalnya sama-sama didukung Bixby Vision yang mampu memberikan referensi dari objek foto dan menerjemahkan hingga 56 bahasa, Dolby Atmos untuk audio yang lebih memanjakan telinga, serta dukungan sistem keamanan berupa sensor sidik jari dan face recognition.

Nah, bagaimana menurut Anda? Lebih tertarik Galaxy A6 atau Galaxy A6+? Semoga artikel ini bisa membantu Anda ya!

Spesifikasi Samsung Galaxy A6 Samsung Galaxy A6+
Layar Super AMOLED 5.6 inci HD+ 18.5:9 Super AMOLED 6 inci Full HD+ 18.5:9
SoC Exynos 7870 octa-core 1.6GHz Qualcomm Snapdragon 450 octa-core 1.8GHz
RAM 3 GB 4 GB
Memori internal 32 GB (ada slot microSD) 32 GB (ada slot microSD, support hingga 400 GB)
Kamera belakang 16 megapixel f/1.7 16 megapixel f/1.7 + 5 megapixel f/1.9
Kamera depan 16 megapixel f/1.9 24 megapixel f/1.9
Sistem operasi Android 8.0 Oreo Android 8.0 Oreo
Baterai 3000 mAh 3500 mAh
Fitur Bixby Vision, Sensor sidik jari, Dolby Atmos Bixby Vision, Sensor sidik jari, Dolby Atmos
Harga Rp3.799.000 Rp4.899.000

Komentar

Beri komentar

Close