Mobile GadgetSmartphoneTips

Tips Memaksimalkan Kemampuan Kamera Dual-Aperture Samsung Galaxy S9 dan S9+

Dalam acara media workshop di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 2-4 April 2018 kemarin, Samsung tidak hanya mengajak para peserta membuat video Super Slow-Mo yang epik. Ada sesi khusus yang ditujukan untuk memaksimalkan kemampuan kamera dengan dual-aperture yang ada di Galaxy S9 dan Galaxy S9+.

Pada kesempatan ini, fotografer yang juga aktif di media sosial, Putri Anindya, membagikan 9 tips dan trik dasar untuk Anda para pengguna duo Galaxy S9 yang ingin membagikan hasil-hasil jepretannya ke media sosial saat sedang travelling. Penasaran seperti apa? Yuk, langsung saja simak beberapa poin di bawah ini:

1. Bersihkan lensa

Terkadang ini adalah hal sepele yang justru tidak diperhatikan oleh pengguna. Padahal, lensa yang kotor dapat membuat tangkapan gambar terlihat buram.

2. Cek kondisi baterai

Sebelum travelling, pastikan baterai Galaxy S9 atau Galaxy S9+ dalam kondisi penuh, apalagi jika Anda malas membawa power bank. Ada banyak cara untuk menghemat baterai agar tidak kehabisan sebelum sampai di tujuan. Misalnya menurunkan resolusi layar atau mengaktifkan power saving mode.

3. Menghadirkan leading lines

Day Light Samsung Galaxy S9 dan S9+ - Foto 2

Leading lines pada foto merupakan garis yang membimbing mata menuju fokus sebuah gambar dan memberi efek sense of depth atau kesan jauh. Contohnya mengambil gambar garis pantai, jalan lurus di hadapan, atau pohon-pohon yang beriringan.

4. Perspektif

Ketika memotret, Anda wajib kreatif dalam mengambil perspektif. Misalnya dari pinggir genangan air yang memantulkan keindahan gunung dan awan.

5. Perhatikan kondisi cahaya

Ya, dalam dunia fotografi, cahaya bisa jadi teman atau lawan. Kondisi cahaya yang temaram membuat kita sulit mendapatkan detail foto yang baik. Sebaliknya jika cahaya terlalu terang, hasil foto pun belum tentu bagus karena bisa over exposure.

Hasil foto Galaxy S9+ (1)

Di sinilah fungsi dual-aperture f/1.5 dan f/2.4 akan sangat membantu. Ketika kondisi gelap, Galaxy S9 dan S9+ secara otomatis menggunakan f/1.5 yang mampu menyerap cahaya lebih baik. Namun ketika di bawah sinar matahari, f/2.4 lebih mampu menangkap detail dan warna dengan akurat.

6. Cari bingkai atau frame sebelum memotret

Bingkai di sini adalah objek di sekitar yang mampu membuat foto lebih fokus pada objek utama. Bingkai dapat berupa jendela, cabang pohon, atau tangan kita sendiri.

7. Temukan keunikan dari setiap momen

Dari beragam keindahan yang ditangkap oleh layar, Anda dapat menentukan satu objek yang paling menarik, untuk menjadi highlight dari gambar tersebut. Memanfaatkan fitur Live Focus pada Galaxy S9+ untuk menciptakan efek bokeh akan membuat gambar tampak lebih dramatis.

8. Caption yang bercerita

Caption yang menarik juga akan mendukung sebuah gambar dan membuat orang lain bisa lebih merasakannya secara emosional.

9. Nikmati dengan mata

Hasil foto Galaxy S9+ (7)

Jangan lupa untuk juga menikmati momen yang tersaji dihadapan, langsung dengan mata Anda sendiri, sebelum kemudian diabadikan dan dibagikan ke banyak orang.

Dengan memperhatikan 9 poin di atas, kemungkinan besar foto yang Anda unggah ke media sosial seperti Facebook atau Instagram akan mendapatkan banyak like.

F1.5 untuk kondisi gelap

Namun selain itu, ada beberapa tips tambahan yang berfokus pada pemotretan di kondisi low-light menggunakan aperture f/1.5. Seperti diketahui, memotret di bawah cahaya yang temaram terkadang cukup sulit. Apalagi jika kondisi cahayanya amat minim.

Untuk menghasilkan cahaya yang baik menggunakan mode Pro di Galaxy S9 atau Galaxy S9+, selain mengubah aperture ke f/1.5, biasanya kita akan menggunakan speed rendah yang berpotensi membuat foto yang dihasilkan blur, jika tangan tidak stabil.

Nah, untuk mengatasi masalah semacam itu, David Soong, fotografer profesional sekaligus pendiri Axioo dan Sweet Escape, membagikan beberapa tips untuk Anda:

1. Atur nafas dengan baik. Meski telah dilengkapi dengan Optical Image Stabilization, ketenangan tetap menjadi kunci utama untuk mengurangi blur.

2. Untuk membantu tetap stabil, kita bisa bersandar pada objek yang tidak bergerak seperti meja atau tembok.

3. Saat sulit menemukan meja atau tembok, Anda bisa menggenggam smartphone dekat dengan dengan dada. Cara ini lebih efektif menahan “shaky hand” dibanding meng-capture sambil mengulurkan tangan.

Tips yang sederhana tapi efektif untuk para pengguna Galaxy S9 dan S9+ yang ingin hasil jepretannya maksimal. Kuncinya adalah pastikan tangan Anda stabil saat memotret low-light dengan speed rendah. Selamat mencoba!

Komentar

Beri komentar

Close