Huawei Pamerkan Teknologi Kirin 970, Chipset dengan Kecerdasan Buatan

Dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (17/10), Huawei memamerkan kecanggihan dari SoC Kirin 970 terbarunya. Tidak hanya lebih kencang dan hemat daya, Kirin 970 juga menjadi chipset pertama Huawei yang didukung teknologi Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan.

Dibekali Neural Processing Unit

Kirin 970 merupakan chipset fabrikasi 10nm dengan CPU octa-core yang terdiri dari quad-core Cortex-A73 berkecepatan 2.4GHz dan quad-core Cortex-A53 berkecepatan 1.8GHz. Untuk urusan grafis, GPU yang dibenamkan adalah Mali-G72MP12 12-core.

svg%3E

Yang menarik, Kirin 970 memiliki Neural Processing Unit (NPU) untuk mendukung AI pada chipset tersebut. Huawei mengklaim, dengan bantuan NPU, arsitektur komputasi yang heterogen dari Kirin 970 menghasilkan kinerja 25 kali lebih tinggi dan efisiensi daya 50 kali lebih baik dibanding CPU Cortex-A73 quad-core lainnya.

Dalam uji image recognition yang dilakukan Huawei, Kirin 970 mampu memproses 2000 gambar per menit. Jauh lebih cepat dibandingkan dengan chipset smartphone lainnya yang ada di pasaran.

Tak hanya itu, NPU yang ada pada Kirin 970 ini nantinya akan menjalankan tugas lainnya yang berhubungan dengan AI seperti pengolahan data berukuran besar, memprediksi perilaku penggunanya, hingga fotografi cerdas yang memungkinkan kamera mengenali adegan dan obyek untuk memilih pengaturan paling sesuai secara otomatis.

svg%3E

“Kirin 970 menandakan babak baru dari komitmen Huawei dalam inovasi teknologi, dan merupakan milestone pertama Huawei untuk strategi AI-nya. Kami akan terus menghadirkan inovasi produk yang berarti bagi pelanggan kami,” kata Johnson Ma, Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Nantinya, Kirin 970 akan menjadi platform Mobile AI yang terbuka bagi pihak ketiga untuk dapat menciptakan aplikasi-aplikasi AI baru dan inovatif.

Mobile SoC pertama yang mendukung LTE Cat.18

Selain dukungan NPU, Kirin 970 juga memiliki keunggulan lainnya seperti Dual Camera ISP dengan fitur pendeteksi wajah dan gerakan, 4x LPDDR4, HiFi Audio, UFS 2.1, dan pastinya di sektor konektivitas, LTE Cat.18.

Kirin 970 adalah mobile SoC pertama yang mendukung LTE Cat.18. Sebagai perbandingan, SoC premium Qualcomm, Snapdragon 835, mendukung LTE Cat.16. Untuk kecepatannya, LTE Cat.18 mampu memberikan donwlink speed mencapai 1.2 Gbps dan uplink speed hingga 150 Mbps.

Hadir pertama di Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro

svg%3E
Huawei Mate 10

Seperti diberitakan sebelumnya, duo perangkat terbaru Huawei, Mate 10 dan Mate 10 Pro, akan menjadi yang pertama mengadopsi SoC Kirin 970. Keduanya dijadwalkan akan tersedia di pasaran pada akhir Oktober 2017. Sayangnya, untuk pasar Indonesia, Huawei belum memiliki rencana memboyong Mate 10 dan Mate 10 Pro.

Verified by MonsterInsights