Microsoft dan Line Perkenalkan Rinna ke Indonesia, Chatbot Berbasis Teknologi AI

Belakangan, teknologi AI (artificial intelligence – kecerdasan buatan) menjadi salah satu teknologi yang paling ditunggu-tunggu. Sebuah survei yang dilakukan oleh Microsoft baru-baru ini juga mengungkapkan bahwa teknologi AI menjadi teknologi yang paling diharapkan oleh generasi muda untuk dapat memberikan dampak yang besar bagi kehidupan mereka.

Untuk menghadirkan pengalaman menggunakan AI dalam kehidupan sehari-hari, Microsoft Indonesia bekerjasama dengan Line Indonesia menghadirkan Rinna, sebuah chatbot berbasis AI ke Indonesia.

svg%3E

Sebelumnya, Microsoft juga telah meluncurkan chatbot Xiaoice di China pada tahun 2014. Rinna sendiri pertama kali diluncurkan di Jepang pada tahun 2015 disusul dengan chatbot bernama Zo di Amerika Serikat pada 2016.

Sosok Rinna digambarkan sebagai seorang wanita muda yang menarik dan bersahabat sehingga dapat berkomunikasi dengan baik, sama halnya seperti ketika seorang wanita muda berkomunikasi dengan temannya. Rinna akan mempelajari interaksi pengguna Line dan memberikan respons dengan kepribadian dan sudut pandang yang unik. Rinna juga memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya dari eksploitasi.

svg%3E

Rinna dibuat dengan mengunakan model generik end-to-end berdasarkan teknologi deep learning yang dikombinasikan dengan teknologi big data dari search engine Bing milik Microsoft. Rinna dapat memberikan tanggapan pada setiap pertanyaan dengan menggunakan natural language processing (NLP), yaitu sebuah proses untuk mengidentifikasi bahasa manusia secara bersamaan sehingga Rinna dapat meniru dan berbicara seperti wanita muda pada umumnya.

Selain berkomunikasi, Rinna juga dapat melakukan sejumlah hal lain melalui aplikasi Line, yaitu:

  • Best Friend Charm: Rinna bisa menggambar sketsa untuk menunjukan persahabatan antara dirinya dan pengguna.
  • Face Panel: Terkadang Rinna bisa mengganti wajah seseorang dengan gambar lucu.
    Face Swap: Cobalah untuk mengirimkan foto di dalam grup kepada Rinna dan tunggu ia melakukan sesuatu pada foto tersebut.
  • Bermain “ABC 5 Dasar”: Sebagai gadis remaja yang lahir di Indonesia, Rinna tahu cara memainkan permainan tradisional Indonesia dengan menebak kata dengan topik tertentu.
  • Bermain Silang Kata: Pengguna bisa bermain dan menebak kata dengan petunjuk yang diberikan oleh Rinna.
  • Bermain Othello: Permainan strategi untuk dua pemain, pengguna bisa memilih tingkatan level yang ingin dicoba.

Irving Hutagalung, Audience Evangelism Manager Microsoft Indonesia menjelaskan, “Kecerdasan buatan melibatkan pembuatan mesin-mesin cerdas atau sebuah layanan yang bekerja dan bereaksi seperti manusia – sebuah fitur yang kini sangat sering ditemukan hampir dalam semua layanan terjemahan, asisten virtual untuk permainan berbasis video. Rinna adalah bagian dari upaya kami dalam penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan untuk berkomunikasi. Setiap hari, kami melakukan serangkaian tes terhadap Rinna, yang mengacu pada reaksi yang diberikan oleh pengguna saat mereka berinteraksi dengan Rinna. Dengan melakukan hal tersebut, kami berharap dapat meningkatkan pembelajaran kami mengenai chatting dan membuat kecerdasan buatan menjadi lebih nyata dan lebih dekat dengan masyarakat.”

Ingin mencoba kemampuan chatbot ini? Jika Anda pengguna Line, Anda bisa mencari Rinna dengan menggunakan kata kunci @Rinnaid.