Mulai Produksi di Indonesia, Xiaomi Perkenalkan Redmi 4A

Xiaomi akhirnya mempertegas komitmennya untuk terus mencoba peruntungan di pasar Indonesia. Ini dibuktikan dengan langkah mereka untuk memproduksi perangkat di Indonesia dan memenuhi aturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) yang ditetapkan pemerintah.

Pabrik di Batam

svg%3E
Acara Xiaomi ‘Kami Buatan Indonesia’ dihadiri Rudiantara (tengah), Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Untuk memproduksi perangkat ponselnya di Indonesia, Xiaomi bermitra dengan PT Erajaya Swasembada Tbk, PT Sat Nusapersada Tbk, dan TSM Technologies. Pabrik lokalnya berlokasi di Batam.

“Memulai produksi lokal di Indonesia merupakan sebuah bukti akan pentingnya pasar Indonesia bagi Xiaomi, sekaligus menandai komitmen kami untuk terus tumbuh di Indonesia,” ujar Wang Xiang, Senior Vice President Xiaomi.

Dengan keberadaan pabrik tersebut, Xiaomi akhirnya telah lolos aturan TKDN untuk smartphone 4G dan siap meluncurkan smartphone-smartphone terbarunya dengan garansi resmi di Indonesia.

svg%3E

Redmi 4A jadi yang pertama

Dalam acara bertajuk ‘Kami Buatan Indonesia’ yang digelar di Jakarta, Jumat (10/2), Xiaomi bersama dengan Erajaya sekaligus memperkenalkan smartphone pertamanya yang diproduksi di Tanah Air, yakni Redmi 4A.

Soal spesifikasi, Redmi 4A menawarkan SoC Qualcomm Snapdragon 425, RAM 2 GB, memori internal 16 GB, baterai 3120 mAh, slot dual-SIM, dan pastinya dukungan jaringan 4G LTE.

Layarnya berukuran 5 inci dengan resolusi 720p. Urusan kamera, smartphone yang mengadopsi MIUI 8 ini dibekali sensor 13 megapixel di belakang lengkap dengan autofocus dan LED flash, serta 5 megapixel di depan.

Yang menarik, smartphone ini dijual dengan harga yang tergolong kompetitif, di angka Rp1.499.000. Xiaomi bersama Erajaya berencana menjual Redmi 4A melalui jaringan toko Erafone dan didistribusikan oleh PT. Teletama Artha Mandiri (TAM) ke seluruh Indonesia mulai akhir Februari 2017.

Verified by MonsterInsights