Beartooth: Tawarkan Komunikasi Antar Smartphone Saat Tidak Ada Sinyal

Walaupun menjadi alat komunikasi paling populer saat ini, smartphone terkadang masih terkendala sulitnya mencari sinyal. Misalnya ketika pengguna sedang berada di dalam gedung atau di daerah yang jauh dari kota.

Solusi ketika tidak ada sinyal

Untuk mengatasi masalah tersebut, Beartooth punya solusinya. Perangkat ini memungkinkan pengguna smartphone tetap berkomunikasi meski berada di lokasi yang tidak terjangkau sinyal selular atau WiFi, serta di keadaan genting seperti pasca bencana alam yang membuat semua jaringan terputus.BeartoothKonsep dasarnya mirip seperti walkie-talkie. Bedanya, cara berkomunikasi yang ditawarkan lebih beragam karena menggunakan smartphone. Pengguna bisa melakukan panggilan telepon maupun mengirim pesan.

Jangkauan luas

Beartooth adalah sebuah perangkat yang bisa dihubungkan dengan smartphone Android atau iOS melalui bantuan bluetooth dan aplikasi. Bentuknya cukup ramping sehingga mudah dimasukkan ke dalam saku. Saat Beartooth sudah terhubung dengan smartphone, pengguna bisa berkomunikasi dengan pengguna Beartooth lainnya selama keduanya masih berada di jarak tertentu.

svg%3E

Jika tidak terhalang apapun (LOS), jangkuannya mencapai radius 8 kilometer untuk panggilan suara dan 16 kilometer untuk mengirim pesan. Tapi jika banyak bangunan, pohon, atau penghalang lainnya (NLOS), jangkauan panggilan suara hanya sekitar 3,2 kilometer, dan untuk mengirim pesan bisa mencapai 6,4 kilometer.

Fitur pendukung yang berguna

Yang lebih menarik, komunikasi tidak hanya antar individu melainnya bisa secara grup. Pengguna juga bisa berbagi lokasi kepada orang lain, dan sebaliknya, ia juga bisa mengetahui lokasi orang tersebut. Ada pula Maps yang bisa diakses secara offline. Serunya lagi, Beartooth yang dibekali baterai 3000 mAh dan port USB Type-C juga bisa berfungsi sebagai power bank. Kapasitas baterai tersebut diklaim bisa membuatnya menyala hingga 4 hari.

Selama masa pre-order, Beartooth dibanderol US$100 (1,3 jutaan rupiah), atau US$150 (1,9 jutaan rupiah) jika ingin membeli dua sekaligus. Setelah pre-order berakhir, perangkat ini akan dijual seharga US$300 atau sekitar 4 juta rupiah.