Parrot Disco: Drone Bersayap yang Ringan dan Mudah Diterbangkan

Jika kebanyakan drone yang tersedia saat ini menggunakan empat buah baling-baling, Parrot Disco nampak berbeda dengan sepasang sayapnya. Pihak Parrot menyebut Disco sebagai drone bersayap pertama yang siap mengudara dan bisa diterbangkan langsung oleh siapapun tanpa perlu keahlian khusus.Parrot DiscoDengan bobot yang ringan yakni kurang dari 700 gram, Parrot Disco sangat mudah untuk diterbangkan. Pengguna cukup melemparnya ke udara seperti sedang menerbangkan pesawat kertas. Kemudian, Disco secara otomatis akan mengudara hingga ketinggian yang cukup.

Menurut Parrot, menjadi pilot Disco itu semudah bermain video game. Drone ini terhubung dengan ekosistem Parrot melalui WiFi dan dikendalikan lewat Skycontroller atau aplikasi Flight Plan dengan bekal GPS untuk menentukan tujuan.Parrot_DISCO_Drone_FrontKetersediaan mode autopilot dengan beberapa sensor yang tersedia seperti accelerometer, gyroscope, magnetometer, dan barometer membantu pengguna agar lebih stabil menerbangkan Disco. Karena itu, pengguna tak perlu khawatir terjadi manuver-manuver yang berbahaya. Proses mendarat pun bisa dilakukan secara otomatis. Sensor di bagian bawahnya membantu proses pendaratan berjalan mulus.

Parrot Disco memiliki kamera depan 14 megapixel dengan 3 axis image stabilization. Pengguna juga bisa menghubungkan kamera tersebut ke perangkat virtual reality untuk merasakan pengalaman seakan-akan terbang di langit. Kecepatan maksimal dari Disco adalah 80 kilometer per jam. Yang menarik, Parrot mengklaim drone barunya itu bisa terbang selama 45 menit dalam sekali charge.

Saat ini Disco masih dalam tahap pengembangan. Karena itu, belum bisa dipastikan kapan Parrot akan melepasnya ke pasaran dan berapa harganya.