Hands On: BlackBerry PlayBook

Dalam acara Launching BlackBerry PlayBook di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Kamis 7 Juli 2011, pihak RIM menyediakan beberapa unit PlayBook untuk dicoba oleh para undangan dan wartawan yang hadir. Karena ini bukan pertama kalinya kami memegang langsung PlayBook, tidak memerlukan waktu lama untuk kembali beradaptasi dengan user interface-nya yang sedikit berbeda dengan tablet-tablet kebanyakan.

Seperti kita ketahui, PlayBook menggunakan layar sentuh kapasitif 7 inci WSVGA 1024 x 600. Layar ini dikelilingi bingkai hitam yang cukup lebar. Mungkin bagi pengguna awam, bingkai ini akan memakan tempat saja karena seharusnya bisa dimaksimalkan untuk layar. Namun tunggu dulu, bingkai perseginya ini dapat dikatakan masih menjadi satu kesatuan dengan layarnya. Mengapa begitu?

svg%3E
BlackBerry Bridge

Bingkai atau frame persegi ini memiliki fungsi untuk menjalankan perintah ketika ia digunakan dengan gestur tertentu bersama layar. Gestur-gestur standar yang kami coba adalah gerakan dari bingkai atas ke arah bawah hingga layar dan sebaliknya, lalu dari bingkai samping ke arah dalam layar juga sebaliknya. Gestur-gestur tersebut akan menghasilkan perintah seperti multiwindow, fullscreen, dsb.

RIM sangat percaya diri bahwa PlayBook bisa menjalankan banyak aplikasi sekaligus tanpa hambatan, dan kami membuktikannya sendiri. Bermain game sambil memutar lagu, ditambah selancar internet yang bisa juga mengakses multitab sekaligus, dan banyak kegiatan lain yang dilakukan bersamaan tak membuat PlayBook mengalami lag. Ini tak lain berkat dual-core 1GHz yang digunakannya.

Ketika kami mampir ke booth HDMI, kami dijelaskan bahwa ketika PlayBook dihubungkan ke HDTV via kabel HDMI (yang tidak termasuk dalam paket penjualan), PlayBook akan menyediakan 3 pilihan resolusi tampilan pada TV, apakah ukuran asli (tampilan di layar TV akan terlihat lebih kecil mengikuti ukuran layar PlayBook), layar penuh atau diperbesar (zoom). Ketika Anda memilih opsi terakhir, ada kemungkinan gambar akan mulai terlihat kasar atau pecah.

Nah, yang membuat kami sedikit penasaran adalah fungsi BlackBerry Bridge. Dijelaskan bahwa dengan fitur ini, Anda bisa menghubungkan smartphone BlackBerry Anda dengan PlayBook, sehingga Anda bisa mengakses beberapa fitur ponsel lewat tablet. Ketika kami coba hubungkan kedua perangkat yang telah disediakan tersebut, terlihat bahwa dengan Bridge Anda bisa mengakses Pesan, Kontak, dan Media.

Spesifikasi BlackBerry PlayBook
* Layar 7 inci 1024 x 600, WSVGA, kapasitif dengam multisentuh dan gestur
* Sistem Operasi BlackBerry Tablet, mendukung symmetric multiprocessing
* 1 GHz dual-core processor
* 1 GB RAM
* Dual HD cameras (3 MP front facing, 5 MP rear facing), supports 1080p HD video recording
* Video playback: 1080p HD Video, H.264, MPEG, DivX, WMV
* Audio playback: MP3, AAC, WMA
* HDMI video output
* Wi-Fi 802.11 a/b/g/n
* Bluetooth 2.1 + EDR
* Connectors: microHDMI, microUSB, charging contacts
* Open, flexible application platform with support for WebKit/HTML-5, Adobe Flash Player 10.1, Adobe Mobile AIR, Adobe Reader, POSIX, OpenGL, Java
* Ultra thin and portable: 130mm x 193mm x 10mm, 400g

Verified by MonsterInsights