Review: Samsung NX11

Kamera tanpa cermin (mirrorless) dengan lensa yang dapat diganti-ganti (interchangeable lenses) tampaknya menjadi trend di dua tahun terakhir ini. Selain Sony, Panasonic dan Olympus, tampaknya Samsung tidak mau ketinggalan untuk ikut ambil bagian dalam produksi kamera yang dikategorikan sebagai kamera hybrid ini. Salah satu produk teranyar Samsung untuk jenis kamera ini adalah Samsung NX11.

NX11 merupakan kamera hybrid yang ketiga yang diproduksi oleh Samsung. Sebelumnya pabrikan asal Korea Selatan ini sudah mengeluarkan NX10 dan NX100 untuk kategori kamera tersebut. NX11 diposisikan sebagai penerus NX10, walaupun dengan fitur tambahan yang tidak terlalu banyak.

Konsep & Desain

svg%3E

Secara tampilan NX11 nyaris tak ada bedanya dengan NX10. Kedua kamera ini memiliki dimensi ukuran dan bobot yang benar-benar sama. Keduanya memiliki dimensi bodi 123.0 x 87.0 x 39.8mm dan bobot 353 gram (tanpa memory card, baterai dan lensa). Kedua kamera ini pun sama-sama ditanamkan sensor CMOS berukuran APS-C (23.4 X 15.6mm) dengan kualitas resolusi gambar 14,6 megapixel. Pada bagian belakang kamera, keduanya pun sama-sama disematkan layar LCD berukuran 3 inci dengan teknologi AMOLED VGA (640 x 480) yang memiliki kepadatan 614.000 pixel. Jadi jika disejajarkan di atas meja, kedua kamera ini sekilas seperti saudara kembar.

svg%3E

Akan tetapi apabila ditilik lebih seksama, terdapat perbedaan di antara kedua bodi kamera ini. NX11 memiliki handle grip yang berbeda dengan pendahulunya. Handle grip pada NX11 didesain lebih nyaman bagi genggaman tangan kanan fotografer dalam memegang kamera. Selain itu, terdapat juga perbedaan pada roda modus dial yang terletak di kanan atas kamera. Pada NX11 terdapat pilihan modus Panorama dan modus i-Scene yang tidak dimiliki oleh NX10. Namun, yang menjadi perbedaan mendasar dari kedua kamera ini adalah penggunaan lensa dengan fitur i-Function pada NX11. Dengan penambahan fitur ini, maka NX11 kompatibel dengan lensa-lensa Samsung i-Function yang dipakai oleh NX100.

svg%3E

 Fitur & Performa

Lensa i-Function memberikan kemudahan saat melakukan pengambilan gambar. Biasanya seorang fotografer mengendalikan kamera dengan tangan kanan dan melakukan berbagai perubahan fungsi dan setting kamera juga dengan tangan kanan. Sedangkan tangan kiri hanya digunakan untuk menopang lensa dan kamera. Kehadiran lensa i-Function memungkinkan fotografer secara alami dapat menggunakan tangan kiri dalam melakukan perubahan pengaturan melalui tombol yang dibangun ke dalam lensa i-Function, sehingga tangan kanan dapat bergerak lebih bebas untuk menekan tombol shutter.

svg%3Esvg%3Esvg%3E

Fitur i-Function dioperasikan oleh tombol iFn yang terletak di sisi kiri lensa. Dengan fitur ini dapat melakukan berbagai pengaturan kamera, seperti kecepatan shutter, aperture, eksposure, white balance, dan ISO. Tentunya kehadiran fitur i-Function ini dapat mengkonfigurasi pengaturan menjadi lebih mudah dan lebih cepat saat melakukan pengambilan gambar.

Fitur i-Function ini dapat digunakan pada modus dial M, P, S, A dan i-Scene (yang ditandai dengan simbol “i” pada modus dial). Pada modus dial M (manual), i-Function berfungsi sebagai pengatur shutter speed, aperture, ISO dan white balance. Pada modus dial P (Program), S (Shutter Priority), dan A (Aperture Priority), fitur ini juga berfungsi sebagai pengaturan kamera yang disesuaikan dengan modus-modus tersebut. Sedangkan pada modus i-Scene, fitur i-Function berguna untuk mengatur scene yang kita inginkan saat pengambilan gambar. Ada sembilan scene yang dapat kita pilih untuk modus ini, yakni Night, Beach & Snow, Dawn, Sunset, Lanscape, Backlight, Children, Potrait, dan Beauty Shot.

svg%3E
i-Scene: Night

 

svg%3E
i-Scene: Beach & Snow

 

svg%3E
i-Scene: Dawn

 

svg%3E
i-Scene: Sunset

 

svg%3E
i-Scene: Landscape

 

svg%3E
i-Scene: Backlight

 

svg%3E
i-Scene: Children

 

svg%3E
i-Scene: Potrait

 

svg%3E
i-Scene: Beauty Shot

Samsung NX11 juga dilengkapi dengan modus pengambilan gambar Panorama untuk pemotretan wide-screen. Modus Panorama dapat di-set untuk pengambilan foto vertikal maupun horizontal. Penggunaannya pun cukup mudah, cukup dengan menggerakkan kamera dari kiri ke kanan (atau sebaliknya) atau dari bawah ke atas (atau sebaliknya).

Sebuah fitur unik pun disematkan dalam NX11, yakni Sound Picture. Dengan fitur ini pengguna bisa mengambil foto dengan background suara, sehingga dapat tercipta sebuah foto yang tampak lebih ‘hidup’. Samsung NX11 juga sudah dilengkapi dengan teknologi GPS yang dapat menampilkan nama lokasi foto yang diambil. Geo-tagging dengan modul GPS WGS 84 ini terhubung langsung dengan Google Map. Pengoperasiannya tergantung dari sinyal satelit di mana posisi kita berada.

Samsung NX11 memiliki rentang sensitivitas mulai dari ISO 100 hingga ISO 3200 dengan ukuran diagonal sensor 28,1 mm. Ukuran sensor ini berpengaruh pada tingkat toleransi sensitivitas tinggi dan noise level yang rendah. Sedangkan untuk kecepatan shutter-nya mulai dari 30 detik hingga 1/4000 detik, sehingga membuat kamera ini cukup handal saat digunakan untuk memotret objek yang bergerak cepat.

Kamera ini juga memiliki autofocus normal 15 point dan close up 35 point dengan fungsi Face Detection yang bisa mendeteksi maksimal 10 wajah. Hadirnya Face Detection boleh dibilang cukup menarik dan berguna, karena dengan adanya fungsi ini, pengguna dapat melakukan pengaturan untuk pemotretan model/manusia di mana setting kita atur pada Portrait and Beauty Shot scene atau ketika Face Detection AF diaktifkan. Fungsi ini memudahkan kita mengontrol pencahayaan agar tidak under expose ataupun over expose pada wajah model, mengaturnya agar memiliki tone warna dan tingkat kontras yang hampir sama dengan objek di sekitarnya.

Untuk mengambil gambar, pengguna bisa menggunakan modus Live View yang sudah sangat umum digunakan pada kamera saku. Modus Live View ini dapat dilihat melalui layar sebesar 3 inci dan berteknologi AMOLED. Layar ini termasuk lega dan cukup nyaman ketika digunakan siang hari di luar ruangan. Sebagai alternatif, pengguna juga bisa menggunakan viewfinder elektronik yang akan otomatis aktif saat pengguna mendekatkan wajahnya ke viewfinder. Layar utama akan menayangkan tampilan yang sama dengan viewfinder elektronik, termasuk saat melakukan review pada foto yang sudah diambil.

Samsung NX11 juga mampu merekam video full HD 720p (1280X720) dalam format MP4 (H.264) di kecepatan 30fps. Dengan penggunaan sensor lebar APS-C, kamera ini dapat merekam video dengan depth of field yang dangkal sehingga memungkinkan efek menarik seperti pada film layar lebar.

Samsung NX11 dipaketkan dengan lensa kit 18-55mm pada paket penjualannya dan dijual dengan harga USD 649 atau sekitar Rp 6 jutaan. Selain lensa kit 18-55mm, Samsung juga menyediakan pilihan lensa pancake 20mm dan lensa zoom 20-50mm berwarna silver yang dapat disematkan dalam kamera ini.

Kesimpulan
Kamera Samsung NX11 bisa dikatakan sebagai kamera yang mudah pengoperasiannya, ringan dan mudah dibawa kemana-mana. Namun tetap memiliki keunggulan–keunggulan yang tidak akan didapatkan pada kamera saku. Hasil yang cukup bagus dengan warna–warna serta tingkat kontras yang memuaskan, apalagi untuk yang hobi travelling (jalan–jalan). Tapi selalu tidak ada teknologi yang sempurna, demikian juga dengan kamera ini. Hadirnya kamera dengan pilihan lensa yang terbatas, mungkin dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi yang berniat belajar fotografi secara lebih serius.

Spesifikasi Samsung NX11
• Sensor: CMOS sensor 23.4 X 15.6mm
• Resolusi: Approx. 14.6 megapixels
• Lens Mount: Samsung NX Mount
• Merek lensa: Samsung Lenses
• ISO: Auto, 100 sampai 3200
• Shutter Speeds: Auto, 1/4000 sampai 30 seconds, bulb
• Focus Points: Normal 15 Points, Close Up 35 Points
• AF Modes: Single AF, Continuous AF, MF
• Shooting Modes: SmartAuto, Lens Priority, Program, Shutter Priority AE, Aperture Priority AE, Manual, Sound Picture, Panorama, Scene, Movie
• Scene Mode: Beauty shot, Children, Close Up, Text, Sunset, Dawn, Backlight, Fireworks, Beach & Snow, Night, Portrait, Landscape, Sports
• GPS Type: Geo-tagging dengan Optional GPS Module (WGS84)
• LCD: 3.0″ AMOLED VGA (640 x 480) 614k dots ( PenTile )
• HD Output: HDMI?
• Memory Card Slot: SD, SDHC (sampai 32GB)
• USB Port: USB 2.0 Hi-speed
• Ukuran: 123.0 x 87.0 x 39.8mm
• Berat: 353g (tanpa baterai dan memory card)

 

[tab: Galeri Foto]

svg%3E
svg%3E
svg%3E

svg%3E
Image Displayed

 

svg%3E
Turned On

 

svg%3E
Main Menu

 

svg%3E
Fn Menu

 

svg%3E
iFn Menu

svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E
svg%3E

Verified by MonsterInsights