Review Sony CyberShot TX10

svg%3E

Nama CyberShot mungkin tidak asing lagi di telinga kita. Jajaran kamera saku dari raksasa elektronik asal Jepang ini sudah menciptakan banyak sekali produk yang berkualitas untuk mengabadikan momen-momen indah Anda. Menjadi seri paling baru dari seri TX, Sony CyberShot DSC-TX10 menawarkan beberapa peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, TX5.

[tab: Konsep & Desain]

Konsep TX10 merupakan kamera saku yang tangguh tapi stylish. Cybershot TX10 ini didesain untuk tahan terhadap debu dan guncangan, tahan air dan dapat dibawa menyelam hingga kedalaman lima meter, sanggup dijatuhkan dari ketinggian 1,5 meter, dan mampu bertahan di bawah titik beku hingga -10 derajat celcius. Boleh dibilang, jika TX10 merupakan karakter dalam film, ia adalah Superman tapi dengan kostum yang lebih keren (setidaknya, celana dalamnya di dalam).

Seperti seri TX lainnya, CyberShot TX10 ini memiliki dimensi berbentuk kotak yang slim dengan penutup lensa model slide yang digeser ke bawah. Secara keseluruhan, kamera ini memiliki desain minimalis, rapi namun stylish. Sebuah desain yang kental dengan aroma Jepang.

Bagian depan CyberShot TX10 didominasi penutup lensa yang memenuhi setengah dari body kamera ini. Ketika penutupnya digeser ke bawah langsung terlihat sebuah lensa Carl-Zeiss, flash dan stereo microphone. Beralih ke bagian belakang, terdapat layar sentuh 3 inci yang tajam, dengan resolusi 921.000 dot. Resolusi ini merupakan sebuah peningkatan dari seri sebelumnya yang hanya sebesar 230.000 dot. Layar yang berkualitas merupakan hal yang wajib mengingat hampir semua fungsi TX10 ditanamkan di dalam menu yang hanya dapat diakses melalui layar sentuh.

svg%3EKami amat menyukai layar sentuhnya yang responsif, walaupun tidak seresponsif layar sentuh pada smartphone dan tidak ada dukungan multi-touch. Kontras dan tingkat ketajaman yang baik membuat akses menu dapat dilakukan dengan nyaman, terutama saat melihat hasil foto. Tatanan menu cukup sederhana, meskipun mengakses berbagai fungsinya tidak secepat kamera yang didominasi tombol fisik.

Pada bagian atas kamera terdapat beberapa tombol yaitu tombol power, tombol shutter, tuas zoom dan tombol REC. Ukuran tombol relatif kecil, sehingga terkesan bahwa TX10 lebih cocok ditangani oleh jari-jemari lentik seorang wanita. Kami juga butuh waktu untuk menggunakan tuas zoom yang diletakkan agak unik, yaitu di samping bodi. Untuk merekam video, tombol khusus video yang terpisah dengan tombol shutter amat berguna. Saat sedang merekam video, kita juga dapat mengambil foto dengan menekan tombol shutter. Tidak lupa untuk masalah koneksi dengan PC Anda, port HDMI dan charger plug terlindungi dengan baik pada bagian kanan dari CyberShot TX10. Tentunya jika Anda ingin mengajaknya berendam atau berenang, pastikan semua port dan tutup baterai telah tertutup sempurna.

Mengenai performa, kualitas dari CyberShot TX10 tidak diragukan lagi. Pengalaman Sony dalam membuat kamera digital benar-benar menunjukan kualitasnya. Dilengkapi sensor CMOS Exmor R back-illuminated berkekuatan 16.2 megapixel, yang tidak hanya memiliki resolusi tinggi, sensor ini juga sangat andal di kondisi kurang cahaya (low light) seperti malam hari atau dalam ruangan yang agak gelap.

Fitur andalan dari kamera ini yaitu Sweep Panoramic Shot. Fungsi dari fitur ini adalah untuk mengambil foto ekstra lebar (panoramic) langsung dari kamera. Caranya mudah sekali; Anda hanya cukup menggeser kamera (dari kiri ke kanan, atau kanan ke kiri, atau atas ke bawah, atau dari bawah ke atas). Hebatnya, fitur Sweep Panoramic Shot ini juga bisa digunakan ketika memotret di dalam air. Fitur ini mudah digunaakan dan memacu orang lebih berkreasi dengan kameranya.

Fitur lain yang tidak kalah menariknya adalah Sweep Panoramic 3D. Dengan fitur ini memungkinkan pemotretan gambar tiga dimensi dengan mudah untuk ditampilkan di layar televisi tiga dimensi. Selain itu, tersedia juga fitur Sweep Multi Angle 3D. Dengan fitur ini, CyberShot TX10 dapat mengambil foto tiga dimensi dan menampilkannya langsung di layar kamera, tanpa membutuhkan aksesoris terpisah. Waktu dicoba, efek 3D di layar masih kalah jauh dibandingkan efek 3D yang ditayangkan TV Sony Bravia 3D.

Selain itu CyberShot TX10 juga memiliki fitur Multishot. Saat kita menekan tombol shutter, fitur ini mengambil dua sampai enam gambar dalam waktu singkat. Lalu kamera mencocokkan komposisi foto dan menggabungkannya menjadi satu gambar yang lebih baik. Ada beberapa fungsi yang ditawarkan fitur Multishot ini. Salah satu yang sangat menarik adalah Multishot Background Defocus yang memberikan separasi subjek dengan background yang blur seperti layaknya menggunakan kamera SLR. Multishot juga memiliki opsi low light photography yang berguna untuk menghasilkan foto malam hari yang rendah noise tanpa memerlukan tripod atau monopod. Fasilitas ini cukup efektif dan berguna bagi fotografer pemula atau mereka yang kurang ingin berkutat dengan setting kamera.

Masih banyak fitur modern yang dimiliki Sony CyberShot TX10, antara lain: Backlight Correction HDR, Optical SteadyShot untuk stabilisasi gambar, Superior Mode Automatic, Face Detection, Motion Detection, Smile Shutter, Anti-blink, Anti-Motion Blur Mode, dan Soft Skin Mode. Semua fitur otomatis ini lebih bersifat fun dan perlu dicoba sendiri.

TX10 tergolong mudah dioperasikan, mengingat menunya yang cukup jelas. Untuk mendapatkan fokus, terdapat dua cara. Yang pertama, dengan menekan tombol shutter (rana) setengah sampai muncul tanda fokus. Yang kedua melalui sentuhan. Fitur yang disebut focus by touch ini dapat menentukan fokus objek cukup hanya lewat sentuhan pada layar. Ini memudahkan jika kita hendak memilih satu bagian dari obyek yang ingin difokuskan.

Dari segi kemampuan memotret, Sony CyberShot TX10 ini dapat merekam foto hingga 10 frame (foto) per detik pada resolusi penuh. Frame rate ini tidak saja lebih cepat dari kamera pendahulunya, tapi bahkan lebih cepat dari kebanyakan kamera DSLR. Tentunya untuk hasil maksimal, jangan lupa gunakan memory card yang cepat.

Dengan menggunakan lensa Carl Zeiss Vario-Tessar yang dilengkapi dengan peredam getar dan memiliki rentang zoom dari 25 mm hingga 100 mm dengan 4x optical zoom, membuat aktifitas memotret jadi lebih mengasyikan. Mengenai hasil perekaman video, Anda dapat merekam video 1080i HD dengan kualitas suara yang cukup jernih karena dukungan microphone stereo pada bagian depan kamera ini.

 Kesimpulan & Spesifikasi

Sony CyberShot TX10 ditawarkan dalam pilihan warna silver, hitam, biru, kuning, dan merah jambu dan dibandrol seharga Rp 4.399.000. Harga yang layak dan relatif terjangkau untuk kamera saku secanggih ini.

Untuk hasil foto, kamera ini cukup mengagumkan. Exposure yang akurat dengan reproduksi warna yang mengagumkan dapat Anda lihat sendiri di bagian hasil foto. Untuk video, jelas lebih dari memadai saat digunakan merekam momen liburan keluarga Anda. Ditambah dengan ketangguhannya di berbagai medan dan elemen, TX10 benar-benar dapat menjadi teman perjalanan Anda ke mana pun dan kapan pun. Bagi Anda yang membutuhkan kamera dengan ketahanan ekstra atau sekedar hanya menginginkan kamera dengan kualitas foto yang prima, TX10 akan dapat menjawabnya.

Spesifikasi:
Gross Pixels Approx. 16.8 Mega Pixels
Effective Pixels Approx. 16.2 Mega Pixels
Processor BIONZ
Sensor Type 1/2.3″ Exmor R CMOS Sensor
Optical Zoom 4x
Precision Digital Zoom Approx. 16x
Smart Zoom 10M: Approx. 5.1x, 5M: Approx. 7.1x, VGA: Approx. 28x, 16:9(2M): Approx. 9.6x
Optical Zoom During Movie Recording Yes
Lens Carl Zeiss Vario-Tessar
F Number 3.5 – 4.6
Focal Length f = (35mm Conversion) 4.43 – 17.7mm (25 – 100mm)
Auto Focus Range iAuto (W: Approx. 1cm to Infinity, T: Approx. 50cm to Infinity) / Program Auto (W: Approx. 8cm to Infinity, T: Approx. 50cm to Infinity)
Close Focus Enabled Range W: Approx. 1cm to 20cm
Compatible Recording Media Memory Stick Duo / Memory Stick PRO Duo / Memory Stick PRO Duo (High Speed) / Memory Stick PRO-HG Duo / SD Memory Card / SDHC Memory Card / SDXC Memory Card
LCD 3.0″ (921K pixels), Xtra Fine LCD, Touch Screen
Stamina (Battery Life) 250 shots / 125mins
Battery System Lithium ION Battery
USB 2.0 Hi-Speed
Photo Mode Superior Auto, Program Auto, iSweep Panorama, Underwater Sweep Panorama, 3D Still Image, Handheld Twilight, Backlight Correction HDR, Background Defocus, Anti Motion Blur
Scene Selection Twilight / Twilight Portrait / Landscape / Soft Snap / Snow / Beach / Fireworks /Underwater / High Sensitivity / Hi-speed Shutter / Gourmet / Pet / Soft Skin
Still Image Size 16M 4,608 x 3,456
Still Image Size 10M 3,648 x 2,736
Still Image Size 5M 2,592 x 1,944
Still Image Size VGA 640 x 480
Still Image Size 16:9 Mode 12M(4,608 x 2,592) / 2M(1,920 x 1,080)
Still Image Size Panorama (Max. Degree of Sweep Angle) 7,152 x 1,080(238deg) / 4,912 x 1,080(163deg) / 4,912 x 1,920(172deg) / 3,424 x 1,920(120deg) / 1,920 x 1,080(64deg)
Movie Recording Mode (AVCHD) 1920 x 1080 (50i, 24M, FX) approx. 24Mbps / 1920 x 1080 (50i, 17M, FH) approx. 17Mbps / 1440 x 1080 (50i, 9M, HQ) approx. 9Mbps
Movie Recording Mode (AVC MP4) 1440 x 1080 (25fps) approx. 12Mbps / 1280 x 720 (25fps) approx. 6Mbps / VGA(640 x 480, 25fps) approx. 3Mbps
Movie Recording Time Max. approx. 29min continuously per movie
Recording Format AVCHD / MPEG4
Still Image Recording Mode Normal (JPEG) / Hi-Speed Burst (JPEG)
Aperture iAuto (F3.5 – F6.3) / Program Auto (F3.5 – F6.3)
Shutter Speed iAuto (2″ – 1/1,600) / Program Auto (1″ – 1/1,600)
NR Slow Shutter Shutter Speed of 1/3sec or slower
ISO Sensitivity Setting Auto / 125 / 200 / 400 / 800 / 1600 / 3200
Image Stabilizer Optical SteadyShot
Focus Mode Multi-point AF (9 points) / Center-weighted AF / Spot AF / Flexible Spot AF (Touch)
Auto Focus Mode Intelligent
Exposure Compensation Plus / Minus 2.0EV, 1/3EV Step
White Balance Auto / Daylight / Cloudy / Fluorescent / Incandescent / Flash / One Push, One PushSet
Underwater White Balance Auto / Underwater 1-2
Light Metering Multi-Pattern / Center Weighted / Spot
Auto Focus Illuminator Yes (Auto / Off)
Flash Mode Auto, Flash On, Flash Off, Slow Synchro
Flash Range ISO Auto: 0.08 – 3.7m (W) / Approx. 0.5 – 2.7m (T), ISO3200: up to 5.2m (W) / 3.8m (T)
Pre-flash Yes
Auto Daylight Syncro Yes
Dynamic Range Optimiser Standard
Face Detection Yes
Red-eye Reduction Yes
Clear RAW NR (Noise Reduction) Yes
Self-Timer Yes (10sec / 2sec / off / Potrait 1 / Potrait 2)
Auto Review Yes
Index Playback Yes
Playback Moving Image Mode Play back own recorded movie files only
Slide Show Playback Yes (HD / SD)
Slide Show Effect Transition Effect (Simple / Active / Nostalgic / Stylish), Music (4 Tunes)
Trimming / Resize / Playback Zoom Yes / No / 8x
Image Rotation / Divide (MPEG) / Cue & Review Yes / No / Yes
Hand Shake Alert Yes
Paint Yes
LCD Brightness Setting Yes
Speaker Volume Control Yes
Internal Memory Data Copy (to Recording Media) Yes (MS / SD)
Multi-use Terminal Yes (AV / USB / DC)
USB Connecting Auto / Mass Storage / MTP
Tripod Receptacle Yes
Battery Remaining Indicator Yes
Exposure Warning Indicator Yes
Recording Media Remaining Indicator Yes
Start-up Approx. 1.2sec
Shutter Time Lag Approx. 0.3sec
Release Time Lag Approx. 0.013sec
Burst Speed (Maximum) Approx. 10.0 fps
Burst Interval (Minimum) Approx. 0.1sec

Ukuran (Lebar x Tinggi x Tebal) 95.6 x 56.1 x 17.9mm

Hasil Foto

Berikut adalah hasil foto ukuran sebenarnya. Tidak ada retouch sama sekali ya.
DSC03090
DSC03083
DSC03072
low light
low light
macro-ish