Review: Sony Ericsson LiveView

svg%3E

Sony Ericsson LiveView secara esensi merupakan sebuah layar kedua ponsel atau yang resmi disebut sebagai phone remote yang terhubung melalui Bluetooth untuk menampilkan informasi-informasi singkat dari ponsel utama. Memang Sony Ericsson sudah pernah menciptakan alat dengan konsep yang sama, yaitu jam Bluetooth seri MBW. Namun yang membedakan LiveView dengan pendekatan jam Bluetooth Sony Ericsson di masa lalu terletak pada fleksibilitasnya yang luar biasa.

Desain dan Paket Pembelian

Bentuk fisik utama LiveView hanyalah sebuah persegi berukuran 1,1 x 3,5 x 3,5 Cm dengan layar OLED 1,3” beresolusi 128 x128 pixel. Meskipun terlihat sederhana dengan dua tombol fisik saja, LiveView juga hadir dengan empat panel sentuh di tiap sudut bingkai layar utama (kiri, kanan, atas, bawah). Untuk kelengkapan, Sony Ericsson memberikan satu buah charger, dua buah tipe klip yang terdiri dari satu buah klip universal berupa jepitan dan sebuah klip dengan adaptor untuk tali jam tangan. Dalam paketnya, LiveView hadir lengkap dengan tali jam tangan sederhana dengan sistem pengait tipe Velcro sehingga Anda dapat menggunakan gadget ini seperti layaknya jam tangan.

Satu kekurangan dari fisik LiveView terletak pada posisi port micro USB untuk mengisi baterai yang terhalang oleh tali ketika digunakan dengan klip jam tangan. Seharusnya memang Anda dapat melepas LiveView dari klip adaptor jam tangan untuk mengisi baterai, tetapi kaitan yang luar biasa keras dapat mengakibatkan patahnya pengait klip bila Anda tidak berhati – hati. Alhasil, disarankan Anda melepas tali jam tangan saja ketika ingin mengisi baterai LiveView.

Berbeda dengan jam tangan seri MBW yang hanya membutuhkan ponsel berbasis Bluetooth untuk pengoperasiannya, LiveView bergantung penuh pada smartphone berbasis OS Android 2.x keatas melalui koneksi Bluetooth. Fungsi utama LiveView adalah menampilkan aktifitas ponsel seperti informasi SMS masuk, panggilan masuk, panggilan terlewat, update Facebook dan Twitter, kalender, berita RSS dan pengendalian musik. Meskipun terlihat sederhana, berkat ukuran layar LiveView yang cukup besar, Anda dapat membaca informasi – informasi berbasis teks seperti SMS, berita, dan update Facebook beserta Twitter tanpa harus membuka smartphone. Terlebih lagi, Anda dapat menginstal plugin atau aplikasi yang membuat LiveView menjadi lebih dari sebuah pengendali ponsel.

Pengalaman Penggunaan

Kesan pertama yang mengagumkan dari LiveView terletak pada layarnya yang memiliki sudut pandang luar biasa dan reproduksi teks yang sangat jelas. Karena LiveView mampu menampilkan rata – rata 3 kata per baris horizontal, dan 5 baris teks secara vertikal, Anda dapat membaca informasi – informasi penting dengan mudah dari beragam sudut, terlebih ketika Anda menggunakan mode jam tangan. Sayang kualitas tampilan menjadi kurang jelas dibawah cahaya matahari langsung.

Pengoperasian LiveView secara mayoritas hanya menggunakan panel sentuh dan tombol fisik di kanan atas untuk mengonfirmasi pilihan atau kembali ke menu utama dengan cara ditahan lebih lama. Skema pengendalian ini cukup praktis ketika membaca update berita dan jejaring sosial terlebih ketika melakukan navigasi menu. Respon pengendalian LiveView cukup responsif, panel sentuh cukup sensitif merespon sentuhan jari dengan animasi perpindahan antar menu yang baik.

Berkat sistem OS Android yang “terbuka”, LiveView juga dapat memanfaatkan keterbukaan ini dengan dukungan plug-in atau aplikasi berbayar maupun gratis yang memberikan fungsi tambahan beragam. Beberapa contoh plug-in yang berkesan adalah aplikasi Time Runner Lite, yang memanfaatkan feature GPS dan Google Map untuk memetakan rute jogging dan menampilkan informasi seperti kecepatan, jarak tempuh langsung pada layar LiveView. OI Shopping List (berbayar), yang menampilkan daftar belanja/kegiatan pada layar LiveView. Tidak ketinggalan juga beragam aplikasi pengendali kamera (sejauh koneksi Bluetooth) yang dapat menjadikan LiveView sebagai viewfinder jarak jauh.

Untuk daya tahan baterai, LiveView dapat bertahan hingga 3 hari dengan pola pemakaian sebagai berikut. 12 jam aktif terhubung ke ponsel (pengujian menggunakan SE Xperia X10 Mini Pro), dengan interval update tiap 1 jam untuk Twitter, dua buah sumber berita RSS, dan plug-in Gmail. Rata – rata penggunaan LiveView untuk membaca update – update tersebut adalah 5 menit.

Kesimpulan

Sony Ericsson LiveView merupakan sebuah alat yang sangat menarik. Tidak sempurna memang, terlebih karena letak port Micro USB yang terhalang dan tampilan layar yang kurang jelas dibawah sinar matahari langsung. Akan tetapi, kemudahan menyortir informasi serta fleksibilitas platform membuat LiveView patut dicoba untuk penggemar gadget.

Verified by MonsterInsights