Apa Itu FreeSync dan G-Sync? Semua tentang VRR untuk Gamer

G-Sync

Meski sudah memasang kartu grafis baru dan monitor 165Hz, gangguan tearing yang muncul saat kamera berputar cepat bukan tanda kerusakan, melainkan ketidakselarasan ritme antara monitor yang menggambar ulang layar secara konstan dan GPU yang menghasilkan frame dengan tempo fluktuatif. Inilah celah yang coba diatasi teknologi FreeSync dan G-Sync melalui Variable Refresh Rate (VRR), sebuah mekanisme sinkronisasi dinamis yang menyatukan irama layar dengan irama grafis.

Artikel ini membahas cara kerja keduanya, perbedaan fitur, serta strategi memilih monitor tanpa terjebak gimmick pemasaran di kotak produk.

⚡ Poin Penting soal VRR, FreeSync, dan G-Sync

  • VRR membuat monitor mengikuti irama kartu grafis, bukan sebaliknya.
  • VESA memperkenalkan Adaptive-Sync di DisplayPort pada 2014. FreeSync dan G-Sync Compatible berjalan di atas fondasi itu.
  • G-Sync dengan prosesor NVIDIA di dalam monitor berbeda dari G-Sync Compatible yang tidak memakai prosesor khusus.
  • Tom’s Hardware menyimpulkan hasil visual kedua teknologi mirip, jadi fitur monitor lain lebih layak jadi penentu.

Masalah Tearing dan Stuttering yang Diselesaikan VRR

VRR (variable refresh rate) adalah kemampuan monitor atau TV mengubah refresh rate secara real time agar sesuai dengan jumlah frame yang dikirim sumber gambar. Refresh rate sendiri adalah berapa kali per detik layar memperbarui tampilannya, dihitung dalam Hertz (Hz).

Tanpa VRR, ketidakcocokan dua irama itu menimbulkan dua gejala. Menurut Tom’s Hardware, kalau frame tampil tidak serempak, sistem bisa menunggu sehingga latensi naik dan respons terasa berat. Kejadian lainnya, kartu grafis mengirim frame baru saat monitor masih menampilkan frame lama, sehingga muncul tearing: beberapa frame terlihat bersamaan di layar.

Dengan VRR, urutannya dibalik. Begitu kartu grafis memberi sinyal frame sudah siap, monitor langsung menampilkannya lalu menunggu sinyal berikutnya. Gim yang berjalan di 83 fps satu detik dan 61 fps detik berikutnya tetap tampil mulus tanpa garis robek (tearing).

Samsung S26 FE Launch-728
Samsung S26 FE Launch-728

Adaptive-Sync, Fondasi Terbuka dari VESA

Adaptive-Sync adalah protokol VRR di DisplayPort yang diperkenalkan VESA pada 2014 untuk gambar bebas tearing saat bermain gim dan pemutaran video tanpa jitter. Standar terbuka inilah yang dipakai FreeSync maupun G-Sync Compatible.

Label “mendukung Adaptive-Sync” sendiri belum menjamin kualitas. Karena itu VESA meluncurkan program sertifikasi pada 2 Mei 2022 dengan dua logo. AdaptiveSync Display ditujukan untuk gim, dan logonya mencantumkan refresh rate maksimum yang berhasil dicapai, misalnya 144, 165, 240, atau 360Hz. MediaSync Display fokus pada pemutaran video tanpa jitter dan tidak punya tingkatan performa. Menurut VESA, uji kepatuhannya mencakup lebih dari 50 pengujian otomatis, dari stabilitas refresh rate, flicker, hingga waktu respons gray-to-gray.

FreeSync, Implementasi VRR dari AMD

FreeSync adalah teknologi sinkronisasi layar buatan AMD yang memanfaatkan DisplayPort Adaptive-Sync dan HDMI Variable Refresh Rate. AMD membaginya menjadi tiga tingkat: FreeSync, FreeSync Premium, dan FreeSync Premium Pro. Tingkat tertinggi menambahkan dukungan HDR dengan tone mapping langsung ke layar, yang menurut AMD memangkas langkah pemrosesan antara.

Fitur yang paling sering menentukan adalah Low Framerate Compensation (LFC). Saat fps turun di bawah refresh rate minimum monitor, AMD menjelaskan bahwa frame digandakan dan ditampilkan berulang agar sinkronisasi tetap terjaga. AMD juga menegaskan sertifikasi VESA Adaptive-Sync belum tentu setara sertifikasi FreeSync karena pengujian AMD lebih ketat.

FreeSync
Sumber: BenQ

G-Sync dan Tingkatannya

G-Sync adalah merek VRR milik NVIDIA yang kini terbagi tiga: G-Sync Ultimate, G-Sync, dan G-Sync Compatible. Dua tingkat teratas memakai prosesor G-Sync NVIDIA di dalam monitor. NVIDIA menyebut G-Sync Ultimate lolos lebih dari 300 pengujian dan dikalibrasi satu per satu untuk akurasi warna, sedangkan G-Sync biasa menjanjikan rentang VRR penuh dan variable overdrive untuk pemain kompetitif.

G-Sync Compatible berbeda. Menurut NVIDIA, tingkat ini tidak memakai prosesor NVIDIA, tetapi monitornya divalidasi untuk memberi pengalaman VRR dasar yang bebas tearing dan bebas patah-patah (stuttering). Modul G-Sync secara historis membuat harga monitor sekitar US$100 sampai US$200 lebih mahal, dan menjamin penggandaan frame di bawah 30Hz.

Monitor FreeSync yang belum disertifikasi NVIDIA umumnya masih bisa dipakai VRR dengan kartu grafis NVIDIA. Hasilnya tidak dijamin, menurut Tom’s Hardware.

g-sync
Sumber: Samsung

Perbandingan Singkat Label VRR

SpesifikasiVESA Adaptive-SyncAMD FreeSyncG-Sync CompatibleG-Sync (prosesor NVIDIA)
PemilikVESA (standar terbuka)AMDNVIDIANVIDIA
Prosesor khusus di monitorTidakTidakTidakYa
Dasar teknisProtokol DisplayPortDisplayPort Adaptive-Sync dan HDMI VRRAdaptive-Sync, divalidasi NVIDIAModul NVIDIA
ValidasiLebih dari 50 uji otomatis (program 2022)Tiga tingkat, termasuk HDR di Premium ProVRR dasar bebas artefakRentang VRR penuh dan variable overdrive
Cocok dengan GPUBergantung implementasiAMD, sering juga NVIDIANVIDIANVIDIA

VRR di TV dan Konsol Lewat HDMI 2.1

HDMI 2.1 punya fitur VRR bawaan yang dipakai konsol gim dan TV, terpisah dari DisplayPort. VRR yang didukung di PC, Xbox One S/X, Xbox Series S/X, dan PlayStation 5, serta FreeSync dan G-Sync Compatible kini juga berjalan lewat HDMI 2.1 hingga 4K 120Hz.

Ada dua batasan yang sering terlewat. Pertama, rentang frekuensi. TV dengan rentang 48 sampai 120Hz tidak memberi manfaat VRR penuh ketika fps turun di bawah 48. Kedua, mode VRR di TV OLED bisa menaikkan level hitam dan menimbulkan flicker di adegan ber-fps rendah, sedangkan pada TV LCD sistem zone dimming dapat dimatikan atau terganggu.

Freesync
Sumber: Tom’s Hardware

Yang Perlu Dicek Sebelum Membeli Monitor

Label VRR hanya satu bagian dari lembar spesifikasi, jadi periksa lima hal berikut.

  • Rentang VRR. Cari angka minimum dan maksimum Hz. Refresh rate maksimum saja tidak cukup.
  • Dukungan LFC. Fitur ini menyelamatkan gambar saat fps jatuh di bawah batas bawah rentang.
  • Konektor. Pastikan VRR aktif lewat port yang akan dipakai, DisplayPort atau HDMI.
  • Tingkat sertifikasi. Bandingkan tingkat FreeSync atau G-Sync. Ada atau tidaknya logo saja tidak cukup.
  • Kompatibilitas fitur lain. Monitor ber-refresh rate ekstrem kadang punya batasan sinkronisasi adaptif. Contohnya LG UltraGear G5 25G590B-B dengan overclock 1100Hz lewat DisplayPort 2.1, dan ASUS ROG Strix XG27UCG Gen2 dengan ELMB Sync yang bekerja bersamaan dengan VRR.

Monitor FreeSync di kelas harga terjangkau bisa dilihat di Lenovo Legion R27i-30. Untuk spesifikasi layar lain yang tak kalah menentukan, baca juga penjelasan color gamut sRGB, DCI-P3, dan Adobe RGB.

G-Sync
Sumber: Asus

Kesimpulan

VRR menyelesaikan satu masalah spesifik: ketidakcocokan irama antara kartu grafis dan layar. FreeSync, G-Sync Compatible, dan G-Sync sama-sama menjawabnya dengan kualitas yang berbeda tergantung tipe monitornya. Karena Tom’s Hardware menilai hasil visualnya mirip, pilih monitor berdasarkan rentang VRR, LFC, refresh rate, resolusi, dan HDR, lalu anggap label merek sebagai penentu terakhir.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang VRR, FreeSync, dan G-Sync

Apa itu VRR dalam bahasa sederhana?

VRR atau variable refresh rate adalah fitur yang membuat layar menyesuaikan kecepatan pembaruan gambarnya dengan jumlah frame yang dikirim sumber. Kalau gim berjalan 70 fps, layar memperbarui sekitar 70 kali per detik. Hasilnya gambar tidak ada gangguan tearing dan gerakan terasa lebih mulus dibanding refresh rate yang dikunci tetap.

Apa bedanya FreeSync dan G-Sync?

FreeSync milik AMD dan berbasis standar terbuka Adaptive-Sync. G-Sync milik NVIDIA, dengan versi terbaik memakai prosesor NVIDIA di dalam monitor. Tom’s Hardware menyebut hasil visual keduanya mirip, jadi perbedaan nyatanya ada di harga, kelengkapan fitur, dan kecocokan dengan kartu grafis.

Apakah monitor FreeSync bisa dipakai dengan kartu grafis NVIDIA?

Bisa dalam banyak kasus, terutama kalau monitornya berlabel G-Sync Compatible, yaitu divalidasi NVIDIA. Monitor FreeSync tanpa validasi itu umumnya tetap bisa menjalankan VRR dengan kartu NVIDIA, tapi hasilnya tidak dijamin, menurut Tom’s Hardware. Cek daftar monitor tervalidasi sebelum membeli.

Apakah VRR membuat input lag lebih tinggi?

Umumnya tidak, malah sebaliknya. Tom’s Hardware menjelaskan bahwa tanpa sinkronisasi adaptif, sistem bisa menunggu frame sehingga latensi naik. Dengan VRR, monitor menampilkan frame begitu siap. Kualitas implementasi tetap bervariasi antarmonitor, jadi ulasan latensi per model tetap berguna.

Apa itu LFC dan kenapa penting?

LFC atau Low Framerate Compensation menggandakan frame ketika fps turun di bawah refresh rate minimum monitor, sehingga VRR tetap aktif. Tanpa LFC, VRR berhenti bekerja di fps rendah dan gangguan tearing kembali muncul. Tom’s Hardware mencatat monitor FreeSync murah bisa tidak punya fitur ini.

Apakah VRR perlu di TV untuk PS5 dan Xbox?

Perlu kalau kamu ingin gim bebas tearing di TV. FlatpanelsHD mencatat PlayStation 5 dan Xbox Series S/X mendukung VRR, dan TV harus punya VRR HDMI 2.1, FreeSync, atau G-Sync Compatible. Periksa rentang frekuensinya, karena fps di bawah batas bawah tidak mendapat manfaat penuh.

Apakah VRR aman untuk TV OLED?

Aman dipakai, tapi ada efek samping yang perlu diketahui. FlatpanelsHD memperingatkan mode VRR di TV OLED dapat menaikkan level hitam dan menimbulkan kedip pada adegan ber-fps rendah. Kalau ini mengganggu, uji dulu dengan gim yang fps-nya sering turun, atau matikan VRR untuk gim ber-fps stabil.

Apakah label FreeSync atau G-Sync menjamin kualitas?

Tidak otomatis. AMD sendiri membagi FreeSync jadi tiga tingkat dan menegaskan sertifikasi VESA belum tentu setara FreeSync. NVIDIA juga memisahkan G-Sync Compatible dari G-Sync dengan prosesor khusus. Lihat tingkat sertifikasi dan rentang VRR di spesifikasi resmi, jangan berhenti di logonya.