Bose Sport Open Earbuds hadir di Indonesia sebagai TWS dirancang untuk pelari. TWS ini memakai desain open-ear sehingga speaker-nya tidak masuk ke lubang telinga. Jadi suara motor, klakson, dan orang di sekitar tetap terdengar. Ini cocok bagi pelari yang sedang berlari di jalanan.
Berikut lima fitur Bose Sport Open Earbuds yang paling relevan untuk lari, disusun dari informasi resmi Bose.
⚡ Poin Penting soal Bose Sport Open Earbuds
- Harga resmi Rp2.699.000, penjualan perdana 1 Oktober 2026 dalam warna Black dan White.
- Desain open-ear dengan teknologi OpenAudio, lubang telinga tetap terbuka.
- Baterai hingga 7 jam per pengisian, charging case mendukung pengisian nirkabel.
- Sertifikasi IP54 dan bobot 10 gram per earbud.
- Tidak ada ANC, konsekuensi dari desain yang sengaja membiarkan suara luar masuk.
5 Fitur Bose Sport Open Earbuds untuk Pelari
Kelima fitur di bawah menjawab masalah yang paling sering dikeluhkan pelari soal TWS: earbuds melorot, tidak bisa mendengar sekitar, rusak kena keringat, dan baterai habis di tengah latihan.

1. Telinga Tetap Terbuka untuk Mendengar Lalu Lintas
Kebanyakan TWS menyumpal lubang telinga dengan eartip silikon. Suara sekitar sudah teredam bahkan sebelum ANC (active noise cancellation, peredam bising aktif) dinyalakan. Bose Sport Open Earbuds mengambil arah sebaliknya. Speaker-nya duduk di dekat lubang telinga tanpa menutupnya, lewat teknologi yang Bose sebut OpenAudio.
Suaranya disalurkan lewat udara di dekat telinga, berbeda dengan headphone bone conduction yang menempel dan menggetarkan tulang pipi. Bose mengklaim pendekatan ini menghasilkan suara lebih penuh tanpa tekanan di kepala, dengan kebocoran suara yang minim. Bose Indonesia bahkan menyebutnya kualitas audio terbaik di kategori TWS open-ear.
Dampaknya terasa di jalan. Bel sepeda dan pelari lain yang minta jalan di jalur CFD tetap terdengar. Konsekuensinya, earbuds ini tidak punya ANC sama sekali. Di gym yang memutar musik keras, lagu dari earbuds akan lebih sulit terdengar dibanding TWS in-ear.
2. Pengait C-Arm yang Tidak Gampang Lepas
Masalah klasik TWS saat lari adalah earbuds yang pelan-pelan melorot setiap kali kaki menghantam aspal. Bose Sport Open Earbuds memakai model jepit yang melingkari daun telinga. Bagian penghubungnya berbentuk huruf C dan dilapisi silikon lembut dengan finishing matte. Bose menamainya C-arm cuff. Bobot tiap earbud 10 gram.
Bose mengklaim earbuds ini tetap di tempatnya saat kepala digelengkan keras, bahkan saat melakukan gerakan roda (cartwheel). Klaim ini masih perlu dibuktikan lewat lari interval dengan keringat deras. Di atas kertas, model jepit tidak bergantung pada eartip yang bisa licin kena keringat. Lapisan silikonnya juga gampang dilap setelah lari.
3. Tahan Keringat IP54 dan Tombol Fisik
Keringat adalah musuh utama TWS di iklim Indonesia yang lembap. Bose Sport Open Earbuds mengantongi sertifikasi IP54. Angka 5 berarti terlindungi dari debu dalam jumlah yang tidak mengganggu kerja perangkat. Angka 4 berarti tahan cipratan air dari segala arah. Keringat dan gerimis aman, tapi earbuds ini tidak untuk berenang atau dibilas di bawah keran.
Kontrolnya memakai tombol fisik bertekstur. Bose menyebut tombol ini tetap bisa diandalkan meski jari basah keringat, kondisi yang sering bikin panel sentuh salah membaca ketukan. Dari tombol ini kamu bisa mengatur musik, menjawab panggilan, dan mengubah volume tanpa mengeluarkan ponsel dari armband.
4. Volume Menyesuaikan Sendiri Saat Rute Berubah Ramai
Rute lari jarang punya tingkat kebisingan yang sama dari awal sampai akhir. Kamu mulai di kompleks perumahan yang sepi, lalu masuk ke jalan raya penuh motor. Fitur Auto Volume menangani perubahan ini. Volume musik naik otomatis saat suara sekitar makin bising, lalu turun lagi saat kembali ke area tenang.
Tanpa fitur ini, kamu harus menekan tombol volume berkali-kali sepanjang rute. Azka Zahran, running enthusiast yang digandeng Bose Indonesia, menyebut lagu bertempo 120 sampai 140 BPM (beats per minute, ketukan per menit) paling membantu menjaga semangat saat lari. Lagu seperti itu kehilangan efeknya kalau tiba-tiba tenggelam di jalan ramai. Auto Volume bisa dinyalakan atau dimatikan lewat aplikasi Bose, yang juga menyediakan EQ (equalizer, pengatur karakter suara) tiga band untuk bass, mid, dan treble.
5. Baterai 7 Jam dan Quick Charge 10 Menit
Bose mengklaim Bose Sport Open Earbuds bertahan hingga 7 jam pemutaran musik dalam sekali pengisian. Charging case-nya menyimpan daya tambahan hingga 22 jam. Artinya latihan satu jam tiga kali seminggu belum akan menghabiskan baterai earbuds dalam seminggu, dan Bose menyebut daya tahan ini cukup untuk menemani persiapan maraton.
Kalau lupa mengecas, fitur quick charge membantu. Pengisian 10 menit memberi daya untuk 1 jam pemutaran, cukup untuk easy run pagi sebelum berangkat kerja. Charging case-nya bisa berdiri tegak dan mendukung pengisian nirkabel, jadi cukup diletakkan di atas wireless charger di meja.
Spesifikasi Bose Sport Open Earbuds

Di luar lima fitur di atas, Bose Sport Open Earbuds memakai Bluetooth 5.4 dengan multipoint, artinya bisa terhubung ke dua perangkat sekaligus, misalnya ponsel dan laptop. Untuk panggilan, tiap earbud punya satu mikrofon dan satu sensor penangkap suara yang bekerja dengan teknologi SpeechClarity berbasis AI untuk memisahkan suaramu dari bising sekitar.
| Spesifikasi | Bose Sport Open Earbuds |
|---|---|
| Desain | Open-ear, jepit C-arm cuff berlapis silikon |
| Teknologi Audio | Bose OpenAudio, custom dynamic driver, Auto Volume |
| ANC | Tidak ada |
| Mikrofon | 1 mikrofon + 1 voice pickup per earbud, Bose SpeechClarity |
| Konektivitas | Bluetooth 5.4, multipoint 2 perangkat, Google Fast Pair |
| Codec | SBC, AAC |
| Baterai | Hingga 7 jam (earbuds), hingga 22 jam tambahan dari charging case |
| Pengisian Daya | Quick charge 10 menit untuk 1 jam, case mendukung pengisian nirkabel |
| Ketahanan | IP54 (keringat, cipratan, debu) |
| Bobot | 10 gram per earbud |
| Warna di Indonesia | Black, White |
| Harga | Rp2.699.000 |
Harga Bose Sport Open Earbuds
Bose Sport Open Earbuds dijual Rp2.699.000 untuk kedua pilihan warna. Pemesanan selama masa pre-order 25 sampai 30 September 2026 mendapat potongan Rp100.000 dan bonus pouch khusus senilai Rp100.000. Penjualan reguler dimulai 1 Oktober 2026. Bose hadir di Indonesia lewat PT Prima Audio Indonesia, distributor tunggal Bose sejak 1989.
| Varian | Harga | Beli di |
|---|---|---|
| Black | Rp2.699.000 | Gerai Bose, Bose Official Store di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli |
| White | Rp2.699.000 | Gerai Bose, Bose Official Store di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli |
Kesan Pertama yangcanggih.com
Dari lima fitur tadi, yang paling menarik justru yang paling sederhana: tombol fisik dan Auto Volume. Keduanya menjawab masalah nyata pelari di jalanan kota, hal yang jarang disentuh di lembar spesifikasi TWS kebanyakan.
Harga Rp2.699.000 menempatkannya di tengah pasar TWS open-ear Indonesia, di atas CMF Clip Pro (Rp1.699.000) tapi jauh di bawah Shokz OpenDots 2 (Rp3.999.000) dan SHOKZ OpenFit Pro (Rp4.499.000). Di atas kertas, baterainya kalah dari CMF Clip Pro yang mengklaim 10 jam per earbud, dan IP54-nya masih di bawah IP57 milik OpenDots 2. Kalau kamu pelari rutin yang berlatih di jalan umum dan memang tidak butuh ANC, kombinasi Auto Volume, tombol fisik, dan tuning Bose jadi alasan utama memilih ini. Kalau lebih sering lari di treadmill gym yang bising, TWS in-ear dengan ANC tetap pilihan yang lebih tepat.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Bose Sport Open Earbuds
Apakah Bose Sport Open Earbuds bisa dipakai berenang?
Tidak. Sertifikasi IP54 hanya melindungi dari keringat, cipratan air, dan debu. Earbuds ini aman dipakai lari di bawah gerimis atau saat berkeringat deras, tapi tidak boleh direndam. Untuk olahraga air, kamu butuh perangkat audio dengan rating IPX8 atau yang memang dibuat khusus untuk berenang.
Apa bedanya earbuds open-ear dengan bone conduction?
Earbuds open-ear seperti Bose Sport Open Earbuds menyalurkan suara lewat udara dari speaker kecil yang diposisikan di dekat lubang telinga. Headphone bone conduction menempel di tulang pipi dan menyalurkan suara lewat getaran. Keduanya sama-sama membiarkan telinga terbuka, tapi Bose mengklaim cara open-ear menghasilkan suara lebih penuh tanpa tekanan di kepala.
Apakah suara Bose Sport Open Earbuds terdengar orang di sekitar?
Bose mengklaim teknologi OpenAudio menjaga kebocoran suara tetap minim lewat struktur akustik yang mengarahkan suara ke telinga. Pada volume wajar, orang di sebelahmu seharusnya tidak mendengar lagu yang kamu putar. Pada volume maksimal di ruangan sunyi seperti lift atau kantor, desain terbuka mana pun tetap berpotensi terdengar samar.
Bisakah Bose Sport Open Earbuds terhubung ke dua perangkat sekaligus?
Bisa. Bose Sport Open Earbuds mendukung Bluetooth 5.4 multipoint untuk dua perangkat aktif. Contohnya, kamu bisa tetap terhubung ke laptop untuk rapat online dan ke ponsel untuk panggilan masuk tanpa perlu pairing ulang. Pengguna Android juga mendapat Google Fast Pair untuk koneksi awal yang lebih cepat.







