Acer memperkenalkan dua monitor baru dalam ajang next@acer di IFA 2026, Berlin, Jerman, pada 7 September 2026. Yang pertama adalah Acer EP130K yang mengusung panel ePaper, dan yang kedua Acer PD163Q P3, sebuah triple screen extender untuk kebutuhan multitasking.
Kedua monitor ini menyasar segmen berbeda. Acer EP130K cocok untuk pekerjaan yang butuh fokus membaca tanpa silau layar. Sedangkan Acer PD163Q P3 mengincar profesional hybrid yang sering berpindah antara kantor dan tempat kerja lain.
⚡ Poin Penting soal Monitor Acer EP130K dan PD163Q P3
- Acer EP130K memakai panel ePaper dengan resolusi hitam-putih hingga 3200 x 2400 dan mode warna 1600 x 1200, keduanya di refresh rate 60Hz.
- EP130K mendukung layar sentuh dan stylus, ditambah fitur bi-stability yang membuat gambar tetap tampil meski daya dilepas.
- Acer PD163Q P3 menggabungkan tiga panel FHD IPS 15,6 inci yang bisa dilipat, terhubung ke perangkat utama lewat satu kabel USB-C.
- PD163Q P3 mendukung mode extend maupun clone, dan bisa menampilkan hingga empat layar total kalau digabung dengan layar laptop.
- Harga dan tanggal ketersediaan resmi kedua monitor ini di Indonesia belum diumumkan Acer.
Spesifikasi dan Fitur Acer EP130K

Monitor ePaper seperti EP130K memakai panel yang meniru tampilan kertas cetak, mirip layar e-reader, sehingga minim pantulan cahaya dan lebih nyaman dipakai membaca lama. Acer menyebut EP130K cocok bagi profesional yang mengerjakan tugas fokus intensif, pembaca aktif, dan pengguna mobile yang sering bekerja di luar ruangan.
Layar berukuran 13,3 inci ini mendukung fungsi sentuh sekaligus input stylus. Fitur ini memungkinkan pengguna menulis atau menggambar langsung di layar dengan sensasi mirip menulis di kertas. Ada juga fitur bi-stability, artinya gambar di layar tetap muncul walau kabel dilepas. Panel ePaper memang hanya butuh daya saat mengubah tampilan, bukan untuk menahan gambar tetap ada, jadi konsumsi dayanya jauh lebih hemat dibanding monitor LCD biasa.
| Ukuran Layar | 13,3 inci |
| Jenis Panel | ePaper |
| Resolusi Maksimum | Hitam-putih: 3200 x 2400 @60Hz Warna: 1600 x 1200 @60Hz |
| Response Time | 20 ms (GTG) |
| Sudut Pandang | 178° (H), 178° (V) |
| Warna | 4096 warna |
| Sinyal Input | 1 mini-HDMI + 2 USB Type-C + speaker + audio out |
| Speaker | 1 W x 2 |
| Power Supply | USB Type-C (12V 1,25A / 5V 3A) |
| Tilt | 0° sampai 180° |
Spesifikasi dan Fitur Acer PD163Q P3

Acer PD163Q P3 menggabungkan tiga panel FHD IPS berukuran 15,6 inci dalam satu unit yang bisa dilipat. Monitor ini cocok bagi profesional hybrid yang butuh pengaturan produktivitas fleksibel, misalnya menampilkan email di satu panel, dokumen kerja di panel kedua, dan aplikasi chat tim di panel ketiga tanpa harus bolak-balik membuka tab.
Ketiga panel berfungsi sebagai layar independen yang mendukung mode extend maupun clone. Kalau digabung dengan layar laptop utama, total tampilan bisa mencapai empat layar sekaligus. Koneksi ke perangkat utama cukup satu kabel USB-C, jadi pengelolaan kabel lebih rapi dibanding memakai tiga monitor terpisah. Tingkat kecerahan bisa disesuaikan secara seragam di ketiga panel, dan daya dipasok lewat adaptor power delivery USB-C eksternal.
| Ukuran Layar | Tiga panel 15,6 inci |
| Jenis Panel | IPS |
| Resolusi Maksimum | 1920 x 1080 @60Hz |
| Response Time | 8 ms (GTG) |
| Kecerahan | 250 nits |
| Cakupan Warna | 45% NTSC |
| Sinyal Input | 2 USB Type-C |
| VESA Wall Mounting | 75 x 75 mm |
| Power Supply | Eksternal, 45W |
| Tilt | 0° sampai 270° (panel atas) |
Berapa HargaAcer EP130K serta PD163Q P3?

Acer belum mengumumkan harga maupun tanggal ketersediaan resmi EP130K dan PD163Q P3 untuk Indonesia. Kedua monitor baru diperkenalkan secara global bersama jajaran produk lain di ajang next@acer Berlin, dan menurut siaran pers Acer, spesifikasi, harga, serta ketersediaan produk bisa berbeda di tiap kawasan. Untuk info terbaru soal ketersediaan di Indonesia, pembaca bisa memantau situs resmi acerid.com.
Pengumuman EP130K dan PD163Q P3 ini muncul bersamaan dengan sejumlah produk next@acer lain, termasuk jajaran monitor gaming Predator dan Nitro terbaru, serta mini workstation AI Veriton RI110.
Kesan Pertama yangcanggih.com
Acer EP130K punya niche yang jelas, monitor kedua untuk kerja fokus tanpa bikin mata cepat lelah. PD163Q P3 di sisi lain menjawab kebutuhan profesional hybrid yang ingin multitasking tanpa harus bawa banyak kabel dan monitor terpisah. Keduanya amat menarik mengingat tidak banyak produk serupa yang beredar di pasaran, terutama di Indonesia. Semoga keduanya masuk dengan harga yang masih relatif terjangkau.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Monitor Acer EP130K dan PD163Q P3
Apa itu monitor ePaper dan apa bedanya dengan monitor biasa?
Monitor ePaper seperti Acer EP130K memakai panel yang meniru tampilan kertas cetak, mirip layar e-reader, sehingga minim pantulan cahaya dan nyaman dipakai membaca lama. Bedanya dengan monitor LCD atau IPS biasa, panel ePaper hanya butuh daya saat mengubah gambar, bukan untuk menampilkannya terus-menerus, jadi konsumsi dayanya jauh lebih rendah.
Berapa harga Acer EP130K dan PD163Q P3 di Indonesia?
Acer belum mengumumkan harga resmi EP130K maupun PD163Q P3 untuk pasar Indonesia. Kedua monitor baru diperkenalkan secara global di ajang next@acer Berlin, dan ketersediaan tiap kawasan bisa berbeda-beda, jadi calon pembeli di Indonesia perlu memantau acerid.com untuk info lanjutan.
Apa itu Acer PD163Q P3 triple screen extender?
Acer PD163Q P3 adalah aksesori tiga layar FHD IPS 15,6 inci yang bisa dilipat dan dihubungkan ke laptop lewat satu kabel USB-C. Monitor ini cocok bagi profesional hybrid yang butuh multitasking, dengan mode extend atau clone dan total hingga empat layar kalau digabung layar laptop utama.
Apakah Acer EP130K mendukung layar sentuh?
Ya, Acer EP130K mendukung fungsi layar sentuh sekaligus input stylus di panel ePaper-nya. Fitur ini memungkinkan pengguna menulis atau menggambar langsung di layar dengan sensasi mirip menulis di kertas, cocok bagi yang sering mencatat manual saat bekerja atau membaca.




