Quantcast

Review ASUS ZenFone 4 Max Pro: Smartphone dengan Baterai Tahan Lama dan Kamera Ganda

Cek harga

Membuka jalan lini ZenFone 4 di Indonesia, ASUS meluncurkan varian pertama ZenFone 4 yakni ZenFone 4 Max Pro. Sama seperti ZenFone 3 Max, ZenFone 4 Max Pro masih tetap mengedepankan kapasitas baterai besar sebagai fitur andalannya. Tapi, tidak hanya itu saja ZenFone 4 Max Pro juga semakin menarik dengan hadirnya kamera ganda yang sedang menjadi tren. Apakah dengan mengedepankan kamera ganda dan baterai besarnya ini ZenFone 4 Max Pro bisa berhasil merebut hati para penggemar smartphone tanah air? Selengkapnya simak ulasan kami berikut ini.

Desain standar


Sebagai varian pertama ASUS ZenFone 4, ZenFone 4 Max Pro hadir dengan gaya desain yang berbeda jika dibandingkan dengan ASUS ZenFone 3 Max. Perbedaan paling menonjol bisa langsung terlihat di sensor sidik jarinya.

Jika sensor sidik jari ZenFone 3 Max berada di bagian belakang bodi, sensor sidik jari ZenFone 4 Max Pro kini berada di bawah layar. Jadi, di bagian belakang bodi ZenFone 4 Max Pro hanya bisa ditemukan kamera ganda dan LED flash saja.

Selain sebagai pengaman, sensor sidik jari ini juga berfungsi sebagai tombol Home. Tapi tidak seperti tombol Home smartphone pada umumnya yang harus ditekan, Anda hanya perlu menyentuh sensor sidik jarinya untuk kembali ke Home. Sensor ini sangat respon dengan sentuhan jari, terbukti kami bisa membuka kunci layar dengan cepat.

Sensor sidik jari ZenFone 4 Max Pro diapit dua tombol kapasitif yaitu back dan recent apps.

Geser sedikit keatas, bisa dijumpai layar IPS HD 1280 x 720 pixel yang resolusinya 5.5 inci. Kemudian, di atas layarnya tersedia kamera depan 16 megapixel lengkap dengan LED flash untuk mendukung selfie di kondisi cahaya temaram.

Di sisi kanan bodi bisa ditemukan tombol power dan tombol volume. Sementara sisi kiri bodinya terdapat slot untuk kartu SIM yang mendukung 4G dan microSD hingga kapasitas 256GB. Slot ini menyediakan langsung 2 slot kartu NanoSIM dan microSD jadi Anda tidak perlu lagi mengorbankan salah satu slot kartu SIM untuk memasang microSD. Beralih ke bagian atas bodinya tersedia port audio jack 3,5mm dan port microUSB di bagian bawah bodinya.

Dengan desainnya ini tampilan ASUS ZenFone 4 Max Pro memang terlihat sangat standar. Nyaris tidak ada yang istimewa dari desain yang termasuk aman ini. Bodinya pun relatif tebal dengan ketebalan sekitar 8.9mm. Tapi bagi kami ini masih bisa dimaklumi mengingat baterai yang dibawanya juga kapasitasnya sangat besar yakni 5000mAh.

Walau begitu, secara keseluruhan dari segi ergonomi desain ASUS ZenFone 4 Max Pro termasuk cukup nyaman saat digenggam tangan. Untuk meminimalkan rasa licin di bodinya, paket pembeliannya juga sudah termasuk dengan cover pelindung berbahan karet silikon.

Layar cukup tajam, audio lumayan

Walau resolusi layarnya belum Full HD, kualitas layarnya di resolusi HD 1280 x 720 pixel tergolong baik dengan tampilan yang terlihat cukup tajam. Responnya dengan sentuhan jari juga amat baik. Kekurangan layarnya hanya di tingkat gelap terangnya saja. Meski sudah diatur ke pengaturan gelap terang paling maksimal layarnya ini masih cukup sulit terlihat di kondisi pencahayaan yang sangat terang.

Di ASUS ZenFone 4 Max Pro kami pun tidak lagi menjumpai fitur ASUS Splendid yang berguna untuk mengatur tampilan output warna layarnya. ASUS hanya menyisakan opsi Blue Light Filter untuk mengurangi pancaran sinar cahaya biru agar mata senantiasa terlindungi saat menatap layarnya dalam jangka waktu yang lama.

Untuk urusan audio, ASUS menempatkan speaker di bagian bawah bodinya. Saat digunakan bermain game atau menikmati konten multimedia kualitas audionya cukup baik dan terasa bertenaga. Output suaranya pun masih bisa diatur lewat fitur Audio Wizard yang tersedia. Fitur ini menyediakan beragam opsi preset audio untuk beragam kebutuhan dari gaming, music, movie, outdoor, smart atau vocal. Selain itu tersedia juga opsi EQ yang memungkinkan pengguna mengatur output suaranya sesuai selera.

ZenUI 4.0 yang semakin optimal dan sederhana

Menjalankan OS Android terbaru, Android Nougat 7.1.1, ZenFone 4 Max Pro juga dilengkapi antarmuka ZenUI terbaru yakni ZenUI 4.0.

Menurut kami, ASUS mengambil langkah yang sangat tepat dengan memperbarui ZenUI miliknya ini. ZenUI 4.0 secara keseluruhan antarmukanya masih terlihat mirip dengan ZenUI generasi sebelumnya. Antarmukanya masih tetap terasa ringan, dan amat mudah digunakan.

Namun, di ZenUI 4.0 ASUS tidak lagi menjejalinya dengan beragam aplikasi bawaan yang tidak penting. Di ZenUI 4.0 ASUS hanya melengkapinya dengan 13 aplikasi bawaan dari sebelumnya di ZenUI 3.0 yang hadir dengan 35 aplikasi bawaan.

Salah satu aplikasi yang menjadi andalannya yaitu ASUS PowerMaster. Aplikasi ini dirancang untuk manajemen daya agar pengguna bisa lebih mengoptimalkan baterainya. Tersedia beragam opsi pengaturan di sini seperti misalnya opsi untuk menghemat baterai, pemilihan mode penggunaan baterai dan masih banyak lagi. Selain itu tersedia juga aplikasi ASUS Mobile Manager yang menyediakan beragam opsi berguna untuk memantau serta memaksimalkan performanya secara keseluruhan.

Menjalankan OS Android Nougat 7.1.1 Anda pun bisa dimanjakan dengan salah satu fitur unggulan Android Nougat yaitu Split Screen. Dengan menahan tombol Recent Apps beberapa saat, Anda bisa menjalankan 2 aplikasi sekaligus di layarnya.

Performa memadai untuk kebutuhan sehari-hari

Seperti ASUS ZenFone 3 Max, ASUS ZenFone 4 Max Pro juga masih diotaki chipset Octa-Core SoC Qualcomm Snapdragon 430. SoC ini dipasangkan dengan RAM 3GB serta memori internal 32GB yang bisa diperluas lewat slot microSD.

Untuk kebutuhan sehari-hari, spesifikasinya ini sudah lebih dari cukup. Kinerjanya terasa mulus dan cepat ketika membuka atau menutup aplikasi. Urusan gaming juga masih memadai. Game sekelas Need For Speed No Limits masih bisa dijalankannya dengan mulus dan kualitas visual yang tersaji juga cukup baik. Namun, jika menjalankan game yang memerlukan kinerja grafis tinggi, ZenFone 4 Max Pro nampaknya memang masih belum maksimal karena Anda akan menjumpai lag yang cukup menggangu.

Berikut adalah hasil dari benchmark ASUS ZenFone 4 Max Pro:

Kamera kurang memuaskan

Dikatakan ASUS, semua lini ASUS ZenFone 4 nantinya akan dibekali dengan kamera ganda. Jadi, di Indonesia ZenFone 4 Max Pro adalah varian ZenFone kedua yang dilengkapi dengan kamera ganda setelah ASUS ZenFone Zoom S.

Walau begitu, kamera ganda di ASUS ZenFone 4 Max Pro berbeda dengan kamera ganda di ASUS ZenFone Zoom S. Jika 2 Kamera di ZenFone Zoom S salah satunya adalah kamera dengan fungsi optical zoom, di ASUS ZenFone 4 Max Pro kamera keduanya adalah kamera dengan lensa yang sudutnya lebih lebar.

Kamera ganda ZenFone 4 Max Pro hadir dengan 2 sensor yang diantaranya sensor 16 megapixel untuk kamera utama dan sensor 5 megapixel untuk kamera keduanya. Untuk kamera kedua ini ASUS telah melengkapinya denga lensa sudut lebar hingga 120°.

Departemen kamera ASUS ZenFone 4 Max Pro juga hanya didukung beberapa mode pemotretan seperti beauty, Pro untuk memotret manual, HDR, Super resolution, GIF, panorama dan timelapse.

Saat memotret dengan kamera utama ASUS ZenFone 4 Max Pro kami merasakan kinerja autofokus yang cukup lambat di kondisi cahaya temaram, berbeda dengan kinerja autofokusnya di kondisi pencahayaan cukup yang terasa cepat. Kualitas hasil foto dengan kamera utamanya juga terlihat kurang tajam. Reproduksi warna dan kendali eksposurnya pun tidak konsisten. Di berbagai skenario pemotretan tonal warna fotonya terkadang kurang akurat dan overexpose di area highlight. Noise juga cukup mengganggu saat memotret di kondisi yang kurang cahaya.

Berikut beberapa hasil foto dari kamera utama ASUS ZenFone 4 Max Pro:

P_20171020_040635

P_20170923_213910

P_20170907_054113_BF

P_20171019_090425_vHDR_On

P_20170907_055916

P_20171019_084147

Kamera keduanya pun tidak berhasil membuat kami puas. Meski kamera dengan lensa sudut lebarnya bisa memungkinkan kami untuk memotret dengan cakupan yang lebih lebar, namun hasil jepretannya terlihat tidak tajam dan tonal warna yang dihasilkan juga relatif tidak akurat. Sementara kamera depannya dengan resolusi 16 megapixel sudah cukup mumpuni untuk foto selfie.

Berikut beberapa perbandingan hasil foto dari kamera utama dan kamera kedua ASUS ZenFone 4 Max Pro:

Kamera utama
P_20170907_053324

Kamera Kedua
P_20170907_053329

Kamera utama
P_20171018_000710

Kamera kedua
P_20171018_000713

Kamera utama
P_20170910_053243

Kamera kedua
P_20170910_053248

Kamera utama
P_20171018_000217

Kamera kedua
P_20171018_000221

Kamera utama
P_20171019_093217

Kamera kedua
P_20171019_093225

Untuk hasil foto ASUS ZenFone 4 Max Pro lainnya tanpa proses penyuntingan bisa dilihat di akun FLICKR resmi yangcanggih.com berikut ini.

Baterai tahan lama


Cukup kecewa dengan departemen kameranya, untunglah ZenFone 4 Max Pro masih berhasil memikat kami dengan daya tahan baterainya. Dibandingkan dengan ASUS ZenFone 3 Max yang hanya 4100 mAh, baterai ZenFone 4 Max Pro memiliki kapasitas yang lebih besar yakni 5000 mAh.

Untuk aktivitas kami yang sering berada di luar ruangan, pemakaian normal seperti browsing, chatting, sosial media, sesekali menelepon dan menonton video, ZenFone 4 Max Pro bisa bertahan lebih dari satu hari. Sementara pengujian menggunakan PCMark Battery Test menunjukkan angka yang menurut kami sangat memuaskan yakni 17 jam 25 menit. Dengan daya tahan baterainya yang panjang ini, ZenFone 4 Max Pro memanglah sangat ideal untuk pengguna yang sering berada di luar ruangan.

Dalam paket pembeliannya, ASUS juga melengkapinya dengan USB On-the-Go (OTG) yang berguna untuk mendukung fitur Reverse Charging. Lewat fitur ini Anda bisa mengubah fungsi ZenFone 4 Max Pro sebagai pendonor daya cadangan di saat darurat untuk perangkat gadget lain.

Yang cukup disayangkan, dengan baterai yang kapasitasnya bongsor ini imbasnya Anda harus menunggu waktu yang cukup lama untuk isi ulang baterai. Meski dikatakan ASUS baterainya telah mendukung fast charging dengan waktu 4 jam untuk isi ulang baterainya sampai penuh, namun pada prakteknya saat mengisi ulang baterainya kami harus menunggu waktu hingga nyaris 5 jam. Waktu yang cukup lama ini menjadikannya lebih cocok diisi ulang malam hari saat tidak lagi beraktivitas. Apalagi, ASUS juga sudah menyertainya dengan fitur proteksi yang akan melindungi baterainya ini agar tidak over-charge.

Kesimpulan

Jika diimbangi dengan kamera ganda yang lebih mumpuni menurut kami ZenFone 4 Max Pro bisa menjadi awal yang manis kemunculan keluarga ASUS ZenFone 4 di Indonesia. Kendati demikian, terlepas dari kamera gandanya yang kurang memuaskan ZenFone 4 Max Pro yang dibanderol Rp2.999.000 ini adalah smartphone yang wajib dilirik untuk pengguna yang punya segudang aktivitas di luar ruangan. Daya tahan baterainya yang sangat tahan lama memang terbukti bisa diandalkan, dan performanya pun sudah cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Yang Canggih:
Baterai tahan lama
Fitur manajemen daya cukup lengkap
ZenUI 4.0 lebih baik
Dilengkapi fitur reverse charging

Yang kurang:
Kamera kurang memuaskan
Isi ulang baterai cukup lama
Desain bodi standar

ASUS ZenFone 4 Max Pro
Daya tahan baterainya yang sangat tahan lama memang terbukti bisa diandalkan, dan performanya pun sudah cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari.
Cek harga

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: