Quantcast

[Hands-On]Moto C Plus: Perpaduan Antara Baterai Besar, Android Murni, dan Harga Terjangkau

Masih dari acara peluncuran tiga smartphone baru Motorola di Indonesia beberapa hari yang lalu, kali ini kami ingin sedikit membahas Motorola Moto C Plus. Smartphone yang dibanderol hanya 1,7 jutaan rupiah tersebut memiliki satu daya tarik utama, baterai 4000 mAh. Seperti apa impresi awal kami? Simak ulasan singkatnya:

Bodi masih plastik

Sebagai smartphone murah, tak heran jika Motorola kali ini tidak menggunakan material metal pada Moto C Plus. Bodinya masih plastik, namun tetap mengedepankan kualitas rancang bangun yang baik, khas Motorola.

Desainnya sendiri tidak terlalu berbeda dengan smartphone Motorola lainnya. Cover belakangnya sedikit melengkung sehingga pas dengan kontur tangan. Dimensinya cukup ramping meski tidak bisa dibilang tipis (10 mm), dan beratnya 162 gram. Motorola Moto C Plus terasa nyaman digenggam serta tidak licin.

Motorola memasang speaker pada bagian belakang smartphone bersama dengan kamera utama dan logo mereka di tengah. Sementara port microUSB dan audio jack 3.5mm posisinya berdampingan di bagian atas smartphone.

Di depan, Anda akan menemukan layar 5 inci HD serta tiga tombol kapasitif tepat di bawahnya. Perlu digarishbawahi, Moto C Plus tidak memiliki tombol Home fisik dengan sensor sidik jari seperti pada Moto E4 Plus dan Moto G5S Plus. Sedikit mengecewakan karena sensor sidik jari saat ini mulai banyak disediakan di smartphone dengan harga kurang dari 2 juta rupiah.

Tetap andalkan Android murni

Moto C Plus dipersenjatai SoC MediaTek MT6737 quad-core 1.3 GHz. RAM yang dibenamkan berkapasitas 2 GB, dengan memori internal 16 GB dan bisa diperluas lewat slot microSD. Kombinasi yang tergolong biasa saja dan wajar untuk ukuran smartphone murah.

Meski begitu, sekilas kami mencobanya, kinerja Moto C Plus terasa cukup gesit. Penggunaan sistem operasi Android 7.1 Nougat murni memang sangat membantu menghadirkan performa yang mulus dan terasa ringan. Tidak ada masalah yang kami temui selama sekitar 15 menit mencobanya.

Urusan fotografi, Moto C Plus dibekali kamera belakang 8 megapixel f/2.2 dengan autofocus dan lampu flash. Sementara di depan, ada kamera selfie 2 megapixel yang menariknya, tetap ditemani lampu flash. Cukup berguna saat memotret di kondisi cahaya yang minim.

Kami sempat melakukan beberapa pemotretan menggunakan kamera Moto C Plus. Sekadar mengingatkan, lokasi acara saat itu cahayanya tidak terlalu terang. Berikut hasil jepretannya:

IMG_20170919_144937

IMG_20170919_144737

Kesimpulan awal

Dibanderol dengan harga Rp1.777.000, Moto C Plus merupakan opsi yang menarik untuk pengguna yang menginginkan baterai besar. Keunggulan ini membuat Moto C Plus mempunyai daya saing yang cukup kuat untuk mengarungi kerasnya persaingan di pasar smartphone murah di Indonesia.

Walaupun demikian, menurut kami tidak adanya sensor sidik jari mungkin akan menjadi pertimbangan seseorang ketika ingin membeli Moto C Plus. Yang jelas, Moto C Plus cocok untuk Anda yang baru ingin beralih ke smartphone Android, atau yang memiliki budget terbatas tapi membutuhkan smartphone dengan baterai besar untuk mendukung aktivitas yang mobile.

Spesifikasi Moto C Plus
Layar IPS 5 inci HD
SoC MediaTek MT6737 Quad-core 1.3 GHz, GPU Mali-T720
RAM 2 GB
Memori internal 16 GB (ada slot microSD)
Kamera belakang 8 megapixel f/2.2 dengan autofocus dan flash
Kamera depan 2 megapixel dengan lampu flash
Baterai 4000 mAh
Konektivitas 4G LTE, Bluetooth 4.2, Wi-Fi 802.11 b/g/n, A-GPS, microUSB
Sistem operasi Android 7.1.1 Nougat
Dimensi 144 x 72.3 x 10 mm (berat 162 gram)

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: