Quantcast

[Hands-On] Mencoba Acer Switch 5, Notebook 2-in-1 dengan Teknologi Pendingin LiquidLoop

Dalam acara pembukaan GenerAcer Day di Mall Kelapa Gading 3, Jakarta, Rabu (9/8), kami berkesempatan untuk mencoba langsung beberapa produk terbaru Acer yang siap meramaikan pasar Indonesia. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Switch 5, sebuah notebook (atau bisa juga disebut tablet) 2-in-1 yang mengusung konsep desain tanpa kipas alias fanless.

Penasaran seperti apa kesan pertama kami tentang produk ini? Langsung saja simak ulasan singkatnya:

Ringkas dan ringan, mudah dibawa bepergian

Acer Switch 5 adalah perangkat berlayar sentuh (10 titik) IPS 12,2 inci. Desainnya sederhana, ringkas dan mudah dimasukkan ke dalam tas dengan ketebalan hanya sekitar 12mm. Perlu digarisbawahi, semua hardware pada Switch 5 menyatu bersama bagian layar. Ya, seperti tablet.

Keyboard-nya sendiri lebih mirip sebuah cover yang bisa dilepas dan dipasang dengan mudah lewat sistem magnet. Meski begitu, keyboard ini tetap mampu memberi kenyamanan dan kecepatan saat mengetik. Bahkan, ada trackpad-nya juga. Ketika keyboard terpasang, secara keseluruhan ketebalan dari Switch 5 tidak berubah signifikan. Pasalnya, keyboard tersebut hanya setebal 5,85mm!

Di bagian belakang Acer Switch 5 Anda akan menemukan sebuah penyangga yang bisa diatur hingga sudut 165 derajat. Desain kakinya tersebut juga telah didukung teknologi auto-retracting yang akan mempermudah pengguna untuk mengatur sudut penglihatannya hanya dengan satu tangan. Soal ketersediaan port, Acer Switch 5 memiliki USB 3.0 dan USB Type-C di satu sisi bersebelahan.

 

Tanpa kipas tetap dingin

Dengan desain yang tipis, ringan, dan tanpa kipas, Acer mengklaim Switch 5 dapat digunakan dengan nyaman tanpa perlu khawatir masalah suhu panas. Sebagai pengganti kipas, Acer menggunakan teknologi yang disebut LiquidLoop. Cara kerjanya, hawa panas dari prosesor ditransfer ke heatpipe, dan LiquidLoop akan menguap lalu mendinginkan suhu. Setelah suhu turun, LiquidLoop akan kembali menjadi cairan.

Hasilnya memang patut diacungi jempol. Walaupun tanpa kipas, kami sama sekali tidak merasakan hawa panas yang mengganggu saat mencoba Switch 5. Selain itu, desain tanpa kipas juga memiliki sisi positif lainnya, yakni tidak berisik dan anti debu. Bahkan, Acer mengklaim konsumsi baterai pun bisa lebih irit.

Kesimpulan awal

Sebagai sebuah perangkat yang ditujukan untuk mendukung aktivitas yang super mobile, Acer Switch 5 bisa jadi merupakan pilhan yang sangat menarik. Desainnya yang tipis dan tanpa kipas bukan halangan untuk menjanjikan performa mumpuni. Acer menyediakan opsi pilihan prosesor mulai dari Intel Core i5 generasi ketujuh, lengkap dengan RAM 8 GB.Perangkat berbasis Windows 10 ini menawarkan pengalaman penggunaan layaknya PC seutuhnya. Selain itu, keyboard-nya yang mudah dilepas pun menjadi keunggulan tersendiri ketika Anda ingin menggunakan Switch 5 sebagai tablet. Intinya adalah perangkat ini menawarkan fleksibilitas, tergantung kebutuhan Anda. Sayangnya saat kami menanyakan bocoran soal harga, Acer Indonesia belum bisa memberikan jawaban yang pasti. Kita tunggu saja update informasinya dalam waktu dekat.

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: