Quantcast

Bang & Olufsen Umumkan BeoLab 50, Speaker Mewah 500 Jutaan Untuk Pecinta Audiophile

Produsen audio legendaris Bang & Olufsen kembali mempersembahkan speaker mewah dan inovatif yang diberi nama BeoLab 50.

BeoLab 50 disiapkan dengan meminjam teknologi dari BeoLab 90 yang merupakan speaker eksklusif dari Bang & Olufsen untuk memperingati ulang tahunnya yang ke 90.

Rancangan desain BeoLab 50 yang mewah memadukan material bodi alumunium dan sentuhan elemen kayu oak yang menutup area drivernya. Tercatat ada 7 driver dan 7 ampli yang bisa ditemukan di BeoLab 50. Diantaranya, 3 woofer berukura 10 inci, 3 midrange driver berukuran 4 inci dan 1 tweeter berukuran 0,74 inci. Semua komponen drivernya ini masing-masing disokong ampli berkekuatan 300 Watt yang mampu menghasilkan total output suara 2100 watt.

Untuk menyajikan suara yang akurat, Bang & Olufsen menambahkan teknologi Active Room Compensation di speaker ini. Dengan mengandalkan sebuah mic eksternal BeoLab 50 akan mampu menganalisa besar ruangan dan mengukur akustik ruangan tersebut. Dengan demikian BeoLab 50 secara otomatis akan menyesuaikan output suara yang paling optimal ke telingga pengguna.

Bang & Olufsen juga turut melengkapinya dengan fitur Acoustic Lens. Acoustic Lens ini bukanlah sebuah lensa melainkan sebuah tweeter tambahan yang berukuran 3/4 inci. Acoustic Lens akan muncul di bagian atas speaker ini jika diaktifkan. Acoustic Lens bisa diatur ke dua mode yaitu narrow atau wide. Jika Anda mendengarkan musik sendiri, opsi narrow bisa dipilih dan opsi Wide bisa dipilih jika Anda sedang mendengarkan musik beramai-ramai agar suara yang dihasilkan bisa terdengar merata di dalam ruangan.

Untuk konektivitas, Bang & Olufsen BeoLab 50 mendukung USB, RCA, S/P-DIF, dan optikal. Alternatif lain Anda juga bisa menghubungkannya secara wireless lewat platform WiSA.

Dengan teknologi dan desain mewah yang diusungnya, BeoLab 50 memang dibanderol dengan harga yang tidak murah. Speaker ini dipasarkan dengan harga jual US$40.000 atau sekitar 533 juta Rupiah. Berminat?

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: