Quantcast

Review Hasselblad True Zoom: Modul Kamera Tambahan untuk Moto Z dengan Kemampuan Zoom Lensa 10x

Kamera Modular Dengan Lensa Zoom yang Inovatif

Tidak bisa dimungkiri perkembangan teknologi kamera pada ponsel menjadikan kamera ponsel semakin mumpuni dan bisa diandalkan untuk memotret. Bahkan, kehebatan kamera pada ponsel secara perlahan tapi pasti mulai menggeser popularitas kamera saku.

Tapi ada satu hal yang masih belum bisa dimenangkan oleh kamera ponsel dari kamera saku yakni kemampuan zoom lensa. Para vendor pun tidak berdiam diri. Samsung dengan Samsung Galaxy S4 Zoom dan K Zoom, Apple dengan iPhone 7 Plus, ASUS dengan ZenFone Zoom S dan segera menyusul OPPO, adalah beberapa vendor yang sudah atau setidaknya telah membuktikan kamera ponsel bisa dilengkapi dengan lensa berkemampuan zoom.

Nah, lewat Motorola Moto Z Lenovo nampaknya tergoda terjun ke segmen kamera ponsel dengan lensa zoom. Tapi konsep yang ditawarkannya sedikit berbeda. Alih-alih memasang kamera dengan lensa zoom atau mengusung model kamera ganda seperti iPhone 7 Plus dan ZenFone Zoom S, Moto Z dirancang dengan konsep modular yang didukung sederetan modul tambahan bernama Moto Mod.

Salah satu Moto Mod ini adalah modul kamera yang dikembangkan Lenovo bersama dengan pabrikan kamera legendaris Hasselblad yang diberi nama Hasselblad True Zoom.

Sesuai namanya dengan tambahan modul Hasselblad True Zoom Anda akan dimungkinkan untuk memotret dengan Moto Z dari jarak jauh berkat kemampuan zoom lensanya yang mencapai 10x optical zoom. Tapi tidak hanya itu saja. Hasselblad True Zoom juga menawarkan kelebihan lain. Penasaran dengan modul kamera inovatif ini, simak ulasannya sebagai berikut.

Desain inovatif

Modul Hasselblad True Zoom adalah modul kamera dengan sensor BSI-CMOS 12 megapixel yang berukuran 1/2.3 inci. Modul kamera ini telah dilengkapi lensa berdiafragma f/3.5-6.5 yang mampu melakukan zoom hingga 10x atau setara dengan lensa 25-250mm. Untuk menjaga hasil bidikan foto tetap tajam lensanya ini juga telah didukung dengan fitur penstabil OIS (Optical Image Stabilization).

Modul Moto Mod bisa terpasang ke Moto Z lewat sistem magnetik. Dengan mengusung sistem magnetik menjadikan modul Moto Mod mudah untuk dilepas pasang. Magnetnya pun sangat kuat jadi Anda tidak perlu khawatir modul ini akan mudah terlepas.

Hasselblad True Zoom tidak dilengkapi dengan baterai. Asupan tenaganya akan mengambil daya dari baterai smartphone Moto Z. Jadi memang modul ini tidak bisa digunakan tanpa terpasang ke Moto Z dan akan menguras baterai Moto Z lebih cepat dari penggunaan standar.

Saat modul Moto Mod Hasselblad True Zoom terpasang di bodi Moto Z yang langsing secara langsung bodi Moto Z akan menjadi sedikit lebih tebal. Tapi, bagi kami ini tidak menjadi masalah karena saat modul ini terpasang justru memotret terasa lebih nyaman.

Ini karena modul Hasselblad True Zoom hadir dengan desain yang sekilas mirip dengan kamera saku. Anda akan menemukan hand grip dengan permukaan bertekstur yang menjadikannya lebih ergonomis dan tidak licin saat digenggam. Setidaknya, berkat hand grip ini Hasselblad dan Lenovo berhasil memberikan kenyamanan lebih dan sensasi seperti memegang kamera pada umumnya.

Selain hand grip di modul Hasselblad True Zoom juga bisa ditemukan tombol fisik. Di bagian atas terdapat tombol shutter yang bisa berfungsi seperti kamera pada umumnya. Tombolnya bisa ditahan setengah untuk mengunci fokus lalu tekan sepenuhnya untuk mengambil gambar. Sayangnya, tombol tersebut terasa agak kurang nyaman untuk ditekan.

Untuk melakukan zoom tersedia sebuah tuas zoom yang melingkari tombol shutter. Perlu diketahui tuas zoom ini sangat sensitif. Jadi tuas ini harus digeser secara perlahan agar bisa melakukan zoom sesuai jarak yang diinginkan. Selain itu hadir juga tombol power untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya secara manual.

Sementara di bagian muka Anda bisa menemukan sebuah Xenon LED Flash dan lensanya yang berkemampuan zoom 10x. Satu hal yang tidak kami jumpai adalah absennya lubang dudukan tripod. Jadi Anda tidak bisa memasangnya ke tripod seperti kamera pada umumnya.

Fitur cukup lengkap
Saat terpasang ke Moto Z, Anda tidak akan lagi bisa memotret dengan aplikasi kamera bawaan Moto Z. Saat keduanya terpasang secara otomatis Hasselblad True Zoom akan langsung meluncurkan aplikasi kamera Hasselblad untuk digunakan memotret.

Aplikasinya ini hadir dengan antarmuka yang sangat sederhana. Di sisi kiri terdapat Opsi pengaturan yang berlogo “H”. Di opsi ini Anda bisa memilih sederetan mode pengambilan foto. Seperti misalnya mode pengambilan foto berwarna dengan format JPEG, mode pengambilan foto hitam putih dengan format JPEG, dan mode pengambilan foto berwarna RAW + JPEG.

IMG_20170422_150116461

Selain itu tersedia opsi Scene seperti Auto, Sports, Night Portrait, Backlight Portrait, Night Landscape, dan Landscape yang bisa dipilih sesuai dengan kondisi pemotretan.

Untuk mode pengambilan gambar bisa diakses dengan menekan ikon kamera di pojok kanan atas. Mode pengambilan gambarnya ini terdiri dari Auto, video, panorama dan Manual. Opsi pengaturan Manual yang ditawarkan cukup lengkap dengan menyediakan pengaturan yang mencakup fokus manual, White Balance, ISO, Exposure dan pengaturan kecepatan rana kamera.

Kinerja belum optimal
Bagi Anda yang sudah terbiasa memotret dengan kamera smartphone pasti sudah terbiasa dengan kemampuan fokus kamera smartphone yang rata-rata saat ini sudah terasa sangat cepat.

Sayangnya kami merasakan pengalaman yang berbeda dengan Hasselblad True Zoom. Kendala yang kami jumpai yakni kinerjanya yang terasa lambat.

Pertama adalah waktu start up yang lambat. Saat modul Hasselblad True Zoom terpasang ke Moto Z kami perlu menunggu beberapa detik untuk membiarkan aplikasinya berjalan otomatis dan siap untuk digunakan.

Saat mulai memotret pun kinerja autofokusnya juga terasa lambat. Kinerja autofokusnya bahkan akan semakin terasa lambat saat memotret di kondisi zoom ataupun minim cahaya. Selain itu masih terasa ada jeda diantara setiap jepretan foto.

Untuk memotret aksi-aksi cepat juga kurang ideal dengan Hasselblad True Zoom. Meski telah menggunakan opsi Sports, karena kinerjanya yang lambat menjadikannya cukup sulit mengabadikan momen yang sempurna dan tanpa blur saat memotret tanpa henti.

IMG_20170422_181544593_BURST000_COVER

Pengalaman ini sungguh berbeda saat memotret dengan kamera Moto Z. Saat memotret tanpa Hasselblad True Zoom, aplikasi kamera Moto Z bisa langsung digunakan untuk memotret dan kinerja autofokusnya juga terasa jauh lebih cepat di berbagai kondisi pencahayaan.

Selain itu, untuk yang gemar merekam video Anda juga harus puas dengan kemampuan rekam video Hasselblad True Zoom yang hanya terbatas di resolusi Full HD. Kemampuannya merekam video ini tentu saja kalah dengan kamera Moto Z yang bisa merekam video hingga resolusi 4K.

Hasil foto rata-rata
Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, Hasselblad True Zoom hadir dengan sensor BSI CMOS 12 megapixel yang berukuran 1/2.3 inci. Sensornya ini lebih besar dari sensor kamera smartphone dan sama besarnya dengan sensor yang umum digunakan kamera saku. Dengan ukuran sensor yang lebih besar secara teori Hasselblad True Zoom mampu menghasilkan gambar yang lebih berkualitas dari kamera smartphone.

IMG_20170325_235427514

Dari pengujian kami hasil foto Hasselblad True Zoom tergolong rata-rata dan cukup memuaskan. Foto yang dihasilkan cukup tajam dan tonal warna yang dihasilkan cukup akurat. Dengan jarak fokal lensa terlebar 25mm dan dukungan lensa berkemampuan zoom membuatnya sangat nyaman digunakan untuk memotret landscape,portrait hingga candid walau terkadang bisa dijumpai sedikit vignette di tepian foto.

IMG_20170327_023318664

IMG_20170422_204305425

IMG_20170422_150524378

Di posisi lensa zoom, hasil fotonya tergolong memuaskan meski ketajamannya sedikit berkurang namun kualitas detil dan akurasi warnanya masih bisa tetap terjaga dengan baik. Hasil foto dengan zoom lensanya ini setidaknya lebih baik dari kamera smartphone.

Tanpa Zoom
IMG_20170423_171059462

Zoom maksimal
IMG_20170423_171203160

Tanpa Zoom
IMG_20170423_143008027

Zoom maksimal
IMG_20170423_143612053

Sama seperti kebanyakan kamera saku pada umumnya yang hadir dengan sensor 1/2.3 inci, kendali noise di ISO rendah kami nyaris tidak menjumpai masalah. Di pengaturan ISO hingga ISO 800 Hasselblad True Zoom masih bisa menghasilkan foto yang cukup tajam meski noise mulai nampak terlihat. Noise cukup menganggu saat memotret dengan ISO lebih tinggi seperti misalnya ISO 1600 atau ISO 3200 dengan hasil foto yang kurang tajam dan detil.

ISO 800
IMG_20170423_180447394

ISO 1600
IMG_20170423_184645831

Satu hal yang menarik dari Hasselblad True Zoom adalah kemampuannya memotret secara RAW dengan format .DNG. Dengan memotret RAW Anda bisa lebih leluasa mengolah foto saat proses penyuntingan. Sayangnya, saat memotret RAW hasil foto akan terlihat sedikit distorsi dengan terlihatnya vignette di tepian foto jadi diperlukan pemotongan untuk mendapatkan hasil foto yang lebih sempurna.

Hasil olah foto dengan Photoshop
RAW EDIT-1

Untuk hasil foto Hasselblad True Zoom yang lain tanpa proses penyuntingan bisa dilihat di akun FLICKR resmi yangcanggih.com berikut ini.

Kesimpulan
Membawa nama besar pabrikan sekelas Hasselblad dan mengusung konsep modular yang inovatif memang membuat modul moto Moto Mod Hasselblad True Zoom ini sangat menjanjikan.

Faktanya, jika Anda mengincar modul Hasselblad True Zoom untuk mendapatkan hasil foto yang lebih baik dari kamera Moto Z mungkin saja Anda akan kurang puas karena hasil fotonya memang tidak terlalu istimewa. Belum lagi masalah kinerjanya yang terasa lambat saat digunakan untuk memotret dan banderol harganya yang di kisaran 3 juta Rupiah juga cukup bersaing ketat dengan harga kamera saku kelas menengah.

Walau begitu, bagi kami kekurangannya ini masih bisa dimaklumi mengingat Hasselblad True Zoom adalah produk kamera perdana yang ada di ekosistem Moto Mod. Di balik kekurangannya tentu saja masih ada ada nilai positif dari Hasselblad True Zoom yang menurut kami menjadikannya layak untuk dipertimbangkan.

Pertama adalah kemampuan zoom optical lensanya yang bisa tetap menghasilkan foto tajam di kondisi zoom, dan yang kedua modul ini juga bisa memberikan kenyamanan lebih saat memotret berkat desainnya yang telah dilengkapi dengan hand grip.

Dengan demikian jika tidak keberatan dengan banderol harganya, Hasselblad True Zoom merupakan solusi yang tepat untuk pengguna Moto Z yang gemar memotret candid dengan smartphone dan ingin mencicipi ekosistem Moto Mod yang sangat inovatif.

Yang Canggih
+ Lensa 10x Optical Zoom dengan dukungan penstabil OIS
+ Hasil Foto tetap tajam di kondisi zoom
+ Nyaman digenggam
+ Kendali noise di ISO tinggi cukup baik
+ Mendukung format RAW

Yang Kurang
– Kinerja lambat
– Harga relatif tinggi
– Hasil foto RAW terlihat vignette
– Tombol dan tuas zoom kurang nyaman digunakan
– Cukup menyedot baterai Moto Z sehingga lebih cepat habis

Hasselblad True Zoom
Kamera Modular Dengan Lensa Zoom yang Inovatif

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: