Quantcast

Review ASUS ZenFone Zoom S ZE553KL: Varian ZenFone Pertama dengan Kamera Ganda

Cek harga

Perkembangan fitur di sebuah ponsel terus bergerak cepat. Setelah sensor sidik jari, kini gilirannya kamera ganda yang menjadi tren. Alhasil, sekarang smartphone dengan kamera ganda perlahan mulai muncul di pasaran di beragam segmen harga. ASUS pun menjawab tren ini dengan menghadirkan ZenFone Zoom S yang merupakan varian ZenFone pertamanya yang dilengkapi dengan kamera ganda.

Bodi cukup nyaman di genggam
Sekilas ZenFone Zoom S terlihat cukup mirip dengan iPhone 7 Plus. Anda akan merasakan sensasi yang nyaris sama seperti menggenggam iPhone 7 Plus saat menggunakannya.

Ini karena ZenFone Zoom S hadir dengan desain unibodi yang seluruhnya terbuat dari logam. Garis desain yang dianutnya ini berbeda dengan ZenFone 3 yang memadukan bodi logam dan gelas kaca di bodi belakangnya.

Dengan keseluruhan bodi yang terbuat dari logam ZenFone Zoom S terasa lebih nyaman di genggam tangan. Bobotnya yang sekitar 170 gram juga terasa sangat pas. Yang pasti bodi belakangnya tidak rawan kotor dengan jejak sidik jari atau noda lain seperti ZenFone 3, tapi saat di genggam bodinya tetap masih akan terasa agak licin di tangan.

Di bagian belakang bodinya bisa ditemukan kamera ganda, LED flash dan sensor sidik jari. Kinerja sensor sidik jarinya ini amat baik dengan kemampuan membuka kunci layar yang terasa amat cepat. Sensor sidik jarinya juga bisa difungsikan untuk keperluan lain seperti misalnya menekan tombol shutter kamera, membuka aplikasi kamera dan menjawab panggilan telepon.

Beralih ke sektor layar, ZenFone Zoom S membawa layar 5.5 inci. Layarnya mengusung teknologi AMOLED yang resolusinya Full HD 1920 x 1080 pixel. Seperti ZenFone 3, layar ZenFone Zoom S juga terlihat sangat tajam dan jelas. Warna yang disajikan juga sangat baik. Untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, temperatur warna di layarnya bisa diatur dengan mode Super Color, Bluelight filter, Standard atau kustom. Untuk memberikan perlindungan tambahan di layarnya ASUS turut menambahkan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass 5.

Layarnya tetap ditemani dengan 3 soft button untuk navigasi di bagian bawah. Samping kiri bodinya hanya tersedia slot kartu SIM ganda yang salah satunya bisa dipasang kartu microSD hingga kapasitas 2TB, dan di samping kanan tersedia tombol volume dan power.

Di bagian bawah bodinya bisa ditemukan port USB Type-C yang mendukung reverse charging untuk isi ulang baterai gadget lain saat darurat, lubang jack audio 3.5mm dan speaker. Speakernya ini mampu menghasilkan suara yang cukup lantang dan bertenaga. Dengan posisi lubang speaker di bagian bawah kanan, saat menggunakannya di posisi horisontal Anda wajib memperhatikan posisi jari agar tidak menutupi lubang speakernya untuk mendapatkan hasil suara yang maksimal.

Antarmuka ZenUI 3.0

ZenFone Zoom S menjalankan OS Android 6.0 dengan antarmuka ZenUI 3.0. Tapi, di review kali ini kami telah menggunakan ASUS Zoom S dengan OS Android 7.1.1 yang pembaruannya baru saja digulirkan akhir bulan Juni lalu.

Di halaman muka Anda bisa langsung memasang beragam tombol pintas untuk aplikasi. Selain itu tersedia juga App Drawer untuk mengakses semua aplikasi yang telah terinstall di smartphone ini. Tarik layarnya dari atas ke bawah Anda bisa langsung mengakses tombol pintas untuk melakukan pengaturan.

ZenUI 3.0 juga menawarkan beragam fitur yang cukup berguna. Misalnya ZenMotion untuk mengendalikan smartphone ini dengan beragam perintah gestur seperti Touch Gesture, Motion Gesture dan menyediakan fitur One Hand Mode untuk penggunaan satu tangan. Selain itu hadir juga fitur Easy Mode yang akan mengubah tampilan antarmukanya menjadi sangat sederhana untuk pemakaian yang lebih mudah dan Kids Mode yang ditujukan untuk anak-anak.

Secara keseluruhan dengan ZenUI 3.0 yang tampil minimalis ini ASUS menawarkan pengalaman menggunakan smartphone Android yang lebih mudah.

Kamera ganda nyaris sempurna

Formula kamera ganda yang ditawarkan oleh ASUS mirip dengan iPhone 7 Plus yakni kamera kedua yang dilengkapi dengan lensa berkemampuan zoom.

Perlu diketahui modul kamera ZenFone Zoom S hadir dengan 2 sensor dan 2 lensa. Kamera utamanya hadir dengan sensor Sony IMX362 1.4µm pixel (ukuran sensor 1/2.55”) yang beresolusi 12 megapixel dengan lensa yang bukaan diafragmanya cukup besar yakni F/1.7. Sementara kamera keduanya hadir dengan sensor 12 megapixel yang dilengkapi lensa berdiafragma F/2.8 dengan kemampuan 2,3x zoom optical. Jika kurang kameranya ini masih bisa melakukan zoom secara digital hingga 12x. Dengan bukaan diafragma lensa yang berbeda jadi jelas kamera utamanya akan lebih handal di kondisi temaram.

Sebelum membahas kamera utamanya, kami akan mengulas terlebih dahulu kehebatan kamera keduanya melakukan zoom. Kinerja kamera kedua Zoom S saat melakukan zoom untuk membidik foto dari jarak jauh cukup baik. Kinerja autofokusnya juga relatif cepat.

Di kondisi pencahayaan yang memadai hasil foto dengan zoom 2.3x tergolong baik dengan kualitas warna dan ketajaman foto yang tetap terjaga. Dengan zoom digital hingga 5X juga masih cukup memadai untuk dicetak ukuran kecil ataupun hanya untuk posting di media sosial.

Tanpa Zoom
P_20170607_071725_vHDR_On

Zoom 2.3x
P_20170607_071736_vHDR_On

Zoom 5x
P_20170607_071757_vHDR_On

Namun penggunaan zoom diatas 5x apalagi hingga mentok 12x cukup tidak kami sarankan karena hasil jepretannya terlihat kurang memuaskan dan mudah sekali blur jika Anda memotret tidak dengan bantuan tripod. Ini karena kamera keduanya belum dilengkapi dengan dukungan fitur penstabil, jadi tangan Anda harus stabil untuk mendapatkan hasil bidikan yang tidak blur. Untuk meminimalisir blur saat melakukan zoom penggunaan tripod sangat kami sarankan.

Sementara di dalam ruangan atau saat kondisi pencahayaan kurang ideal, hasil foto dengan lensa zoom miliknya juga kurang konsisten dengan kualitas ketajaman foto yang menurun dan warna yang terkadang tidak akurat.

P_20170601_165628_vHDR_Auto

P_20170601_165635_vHDR_Auto

Beralih ke kamera utamanya, kinerja kamera pertamanya tergolong memuaskan. Berbeda dengan kamera keduanya kamera utamanya telah dilengkapi dengan fitur penstabil OIS + EIS untuk hasil bidikan yang minim blur akibat goyangan tangan.

Jepretan hasil fotonya juga lebih bisa diandalkan dengan ketajaman yang baik dan tonal warna yang relatif akurat di kondisi pencahayaan yang terang. Di kondisi temaram kualitas hasil fotonya juga masih terlihat cukup tajam, kendali noise dan akurasi warna juga cukup baik walau di beberapa skenario pemotretan jepretan hasil foto akan terlihat kurang tajam karena efek noise reduction yang cukup agresif.

P_20170607_112950_vHDR_On

P_20170607_083420_vHDR_On

P_20170605_230026_vHDR_Auto

P_20170606_194802_vHDR_On

Untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, di aplikasi kameranya ini juga tersedia beragam mode pemotretan yang sangat lengkap termasuk mode Night Mode untuk pengambilan foto di malam hari, HDR, Manual dan mode Portrait yang baru saja muncul melalui pembaruan Android 7.1.1 yang digulirkan bulan lalu.

P_20170708_123900_BOK

P_20170606_144124_DF

Dengan mode Portrait ini Anda bisa menghasilkan foto dengan efek bokeh yang artistik di belakang subyek. Untuk mendapatkan foto dengan efek bokeh yang sempurna menggunakan ZenFone Zoom S tergolong cukup mudah. Tapi sayangnya efek bokeh yang dihasilkan kameranya masih kurang konsisten dengan hasil blur yang terkadang kurang rapih dibelakang subyek atau bahkan meleset fokusnya.

Hal menarik lain yang bisa ditemukan di kamera Zoom S adalah hadirnya opsi pengaturan kamera secara manual. Lain dengan mode pemotretan manual, opsi pengaturan kamera manual ini memungkinkan Anda mengatur kontras, ketajaman, saturasi, peningkatan detil, dan kendali noise yang bisa diatur sesuai selera.

P_20170606_144423_BF

Untuk memaksimalkan kemampuan fotografinya ZenFone Zoom S turut didukung dengan kamera depan yang resolusinya 13 megapixel, lengkap dengan dukungan beragam opsi untuk mempercantik wajah. Hasil foto selfie kamera depannya juga amat baik. Selain itu, bagi Anda yang gemar merekam video kameranya ini bisa diandalkan untuk merekam video hingga resolusi 4K. Hasil rekaman videonya juga tergolong amat baik dan minim blur berkat hadirnya dukungan fitur penstabil EIS (electronic image stabilization).

Untuk hasil foto yang lebih lengkap dari kamera ASUS ZenFone Zoom S tanpa proses penyuntingan bisa dilihat di akun FLICKR resmi yangcanggih.com.

Performa memadai, baterai tahan lama


Seperti ASUS ZenFone 3, ZenFone Zoom S diotaki chipset OctaCore Qualcomm Snapdragon 625 berkecepatan 2.0 GHz. ASUS pun turut melengkapinya dengan memori internal 64GB dan RAM 4GB yang lebih besar dibandingkan ZenFone 3 yang hanya 3GB.

Dengan spesifikasinya ini saat menggunakannya kami nyaris tidak menjumpai masalah dengan performanya yang terasa sangat mulus dan stabil. Untuk bermain game ZenFone Zoom S juga sangat bisa diandalkan. Berkat dukungan GPU Adreno 506 kami berhasil menjalankan beberapa judul game seperti Injustice 2 atau Dynasty Warrior Unleashed dengan mulus dan kualitas visual yang memanjakan mata.

Dengan bodi yang hanya setebal 7,99mm ZenFone Zoom S memang terlihat sangat ramping. Kendati demikian dibalik bodi rampingnya ASUS menyematkan baterai dengan kapasitas mencapai 5000mAH. Dengan skema penggunaan yang cukup moderat untuk memotret, WhatsApp dan push mail baterainya bisa tahan hingga nyaris 12 jam. Ideal untuk pengguna yang mulai malas membawa powerbank saat berpergian.

Kesimpulan
Selain kamera gandanya yang nyaris sempurna, sederetan fitur yang cukup diprioritaskan oleh para pengguna smartphone masa kini sudah bisa ditemukan di ZenFone Zoom S. Sebut saja seperti baterai kapasitas besar yang tahan lama, fitur sensor sidik jari, kinerja yang responif untuk beragam kebutuhan, layar besar yang menawan dan kamera depan yang mumpuni untuk selfie.

Dengan harga jual Rp5.999.000 ZenFone Zoom S termasuk satu paket smartphone kekinian yang sangat kompetitif. Faktor inilah yang menjadikan ZenFoom S sangat menarik di kelas harganya. Smartphone ini wajib dilirik untuk Anda yang ingin mencicipi smartphone dengan teknologi dua kamera belakang berkemampuan zoom yang pas untuk segala situasi pemotretan.

Yang Canggih:
+ Rancangan bodi amat baik
+ Sensor sidik jari responsif
+ Layar menawan
+ Hasil foto tanpa zoom memuaskan
+ Performa memadai untuk beragam kebutuhan
+ Baterai irit
+ USB-Type C dengan dukungan reverse charging

Yang Kurang:
– Hasil foto di kondisi low light kurang konsisten terutama saat menggunakan zoom
– Kamera kedua dengan lensa zoom belum didukung fitur penstabil
– Belum dilengkapi NFC

ASUS ZenFone Zoom S ZE553KL
ZenFone Zoom S adalah satu paket smartphone kekinian yang sangat kompetitif di kelas harganya
Cek harga

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: