Quantcast

Review Samsung Galaxy A7 (2017), Smartphone Tahan Air dengan Desain Premium

Kelas menengah dengan fitur premium

Samsung Galaxy A7 2017 yang merupakan satu dari jajaran seri A 2017 Samsung adalah manifestasi keindahan terkini Samsung di dunia smartphone kelas papan tengah premium. Seraya persaingan di kelas papan tengah semakin ketat dengan banyaknya tawaran mengenai angka dan teknologi, Samsung menekankan pada hal yang lebih berarti, yaitu pengalaman penggunaan yang unik.

Desain tahan air seperti Galaxy S7

Samsung kembali menggunakan desain yang konsisten semenjak Samsung Galaxy S pertama diluncurkan pada tahun 2010, dengan layar besar sebagai fokus utama serta tombol fisik home di tengah, dan dua tombol kapasitif yang mengapitnya.

Desainnya sendiri mengadopsi desain Galaxy S7, lengkap dengan kemampuan anti air dan debu IP68. Meneruskan desain kaca dan alumunium kepada Galaxy A7 memberikan kesan kemewahan tersendiri dalam genggaman dan tampilan dari smartphone ini. Pantulan cahaya pada kontur sisi-sisi smartphone memperlihatkan sebuah kemewahan yang tidak bisa ditemukan di smartphone dengan bahan utama plastik.

Namun dari segi kutukan, bahan kaca ini sangat mudah sekali kotor dengan jejak sidik jari, terutama untuk varian warna hitam. Tentu, menggunakan casing dapat mengatasi masalah ini dengan mudah. Namun konstruksi alumunium dan kaca yang dimiliki Galaxy A7 2017 membuatnya lebih cocok digenggam polos.

Layar AMOLED terbesar di seri A 2017

Dari segi penampilan, perbedaan utama A7 dengan adik-adik kecilnya terletak pada ukuran layar dan baterainya. Masih mengikuti aturan fisik yang berlaku, ukuran layar 5.7” membuat A7 terbesar di antara jajaran seri A tahun 2017 ini. Namun besar bukanlah sebuah masalah yang berarti dalam genggaman, berkat sisi-sisi yang melengkung sesuai dengan kontur tangan.

Layar besar A7 hadir menggunakan teknologi AMOLED dengan teknologi Always On Display (AOD) seperti yang sudah dirintis pada Galaxy S7 dan S7 Edge. Fitur AOD ini seakan mengundang kewaspadaan pada umumnya, karena layar adalah pengguna daya listrik terbesar sebuah smartphone. Akan tetapi, berkat penggunaan teknologi layar AMOLED, Samsung berhasil menciptakan skema notifikasi istimewa melalui fitur AOD. Dengan informasi notifikasi tertampil di layar langsung, jajaran seri A 2017 termasuk A7 tidak perlu lagi menggunakan lampu notifikasi LED.

Di atas kertas, Galaxy A7 2017 hadir dengan layar beresolusi 1080p atau 1080 x 1920 pixel, dikombinasikan dengan ukuran layar 5.7” maka smartphone ini memiliki kerapatan pixel per inci (ppi) sebesar 386, lebih kecil dibandingkan dengan jajaran Galaxy S yang sudah di atas 500 ppi. Dalam pengujian, layar besar Galaxy A7 tidak mengecewakan, kontras warna dalam khas layar AMOLED, dengan tingkat intensitas cahaya layar tinggi yang mudah dilihat bahkan di bawah sinar matahari langsung.

Kinerja responsif

Dari segi teknis, Samsung mulai mengintegrasikan prosesor Exynos ke semua lini Galaxy. Untuk tahun 2017, hanya tersedia satu pilihan prosesor saja, yaitu Exynos 7880. Dengan prosesor A53 8-inti 1.9 GHz, GPU Mali-T830, serta RAM 3GB, Samsung tidak menitikberatkan pada kinerja untuk Galaxy A7 2017, namun lebih kepada efisiensi.

Dalam pengujian, Galaxy A7 2017 memberikan kinerja setara dengan smartphone yang menggunakan prosesor Snapdragon 625. Dengan nilai Antutu dan PCmark work score masing-masing 56289 dan 3856, Galaxy A7 2017 masuk dalam kategori kinerja papan tengah. Begitu juga dengan nilai 3Dmark. Dengan nilai pengujian Ice Storm melewati ambang batas tertinggi dan pengujian Sling Shot dengan nilai 809 dan Sling Shot Extreme 587, kinerja GPU dari Galaxy A7 2017 masuk kedalam kategori papan tengah.

Pada penggunaan sehari-hari, Galaxy A7 2017 memiliki kinerja yang sangat responsif. Penggunaan antarmuka terbaru Samsung, yaitu SAMSUNG Experience memberikan tampilan antarmuka seperti Touchwiz terdahulu namun dengan beberapa peningkatan secara visual dan sistem.

Masih mengusung Android 6.0.1, SAMSUNG Experience memberikan pengalaman menggunakan Android yang istimewa. Banyak fitur yang disematkan oleh Samsung. Sebut saja Fitur AOD yang dijelaskan sebelumnya merupakan keunggulan tersendiri untuk smartphone ini. Lalu tampilan split screen view yang sudah didukung Galaxy A7 2017 meskipun secara sistem baru didukung oleh Android 7. Samsung juga memberikan sentuhan-sentuhan kecil yang berarti pada Galaxy A7 2017, seperti icon kalender dan jam yang kini diupdate sesuai tanggal dan waktu terkini.

Dari segi multimedia, Galaxy A7 2017 menawarkan sesuatu yang terkesan kecil namun membawa perubahan yang cukup besar. Bila dibandingkan dengan seri Galaxy A tahun-tahun sebelumnya dengan speaker di bagian belakang, kini Galaxy A 2017 memilki speaker di samping sisi kanan.

Posisi baru speaker ini sangat ideal. Sebelumnya dengan posisi speaker di belakang, keluaran suara sebagian besar terhalang fisik dari smartphone. Bahkan pada Galaxy S7 dan S7 Edge dengan posisi speaker di bawah, terkadang, posisi tangan akan menghalangi speaker, terutama dalam posisi landscape. Tentu saja, posisi speaker terbaik adalah menghadap depan. Namun dalam pengujian, A7 2017 mendapatkan nilai yang sangat positif.

Hasil foto di bawah rata-rata

Galaxy A7 2017 menggunakan sensor kamera 16 Megapixel depan dan belakang. Untuk kamera utama, Samsung tidak menyematkan teknologi apapun selain autofocus. Hasil tangkapan memiliki detail dan kontras warna yang baik terutama berkat bantuan lensa f/1.9 yang mengijinkan penangkapan cahaya lebih banyak. Pada kondisi cahaya baik di dalam ruangan, hasil fotonya juga masih bagus.

Namun hasil tangkapan di ruangan yang kurang terang membuat kamera utama susah menemukan fokus tanpa bantuan flash. Hasil foto pada kondisi kurang terang juga terpapar noise yang mengurangi detail pada gambar. Untuk kamera depan, meskipun menggunakan sensor kamera 16 Megapixel, kamera fixed focus hanya dapat menangkap gambar yang biasa saja.

Bagi yang gemar memotret makanan, ada mode Food yang bisa menambahkan bagian bokeh atau blur untuk memberikan kesan seperti foto hasil jepretan kamera DSLR. Kamera juga akan meningkatkan saturasi dan menambah kehangatan foto untuk membuat makanan tampak lebih menggiurkan.

Mengingat ponsel ini tahan air, Anda dapat mengambil foto di bawah air. Tentunya tidak dengan menekan tombol shutter di layar karena layarnya tidak akan bereaksi jika tercelup air. Anda tinggal mengaktifkan mode kamera dan masuk ke dalam air. Untuk menjepret foto atau video, cukup tekan tombol volume.

Berikut hasil foto dari Samsung Galaxy A7 (2017) tanpa proses editing. Hasil foto selengkapnya bisa dilihat di akun Flickr resmi YANGCANGGIH.COM.

Samsung Galaxy A7 2017

20170225_153922

20170217_080819

Samsung Galaxy A7 2017

Samsung Galaxy A7 2017

Samsung Galaxy A7 2017

Samsung Galaxy A7 2017

Samsung Galaxy A7 2017

20170412_105041

20170412_104849

20170304_153556

20170216_210306

Baterai irit

Pembeda utama Galaxy A7 dibandingkan dengan Galaxy A3 dan A5 tak hanya terdapat pada ukuran layarnya saja, namun juga pada ukuran baterainya. Dengan baterai 3600 mAh, Galaxy A7 2017 melewati pengujian baterai PCmark dalam waktu 10 jam 28 menit, menggunakan keterangan layar 50%. Hasil screen on time pun cukup baik dengan waktu sedikit di bawah 9 jam.

Dalam penggunaan sehari-hari, Galaxy A7 2017 memiliki ketahanan yang sangat baik. Dalam pengujian penggunaan normal, browsing, menelepon, bermain game, smartphone ini menutup hari dengan daya baterai tersisa 30%. Bila penggunanya terburu-buru, Galaxy A7 2017 juga sudah mendukung skema Quick.

Smartphone kelas menengah dengan fitur premium

Samsung A7 2017 hadir seraya Samsung menutup satu lembaran desain yang lalu dan membuka lembaran desain yang baru dengan S8. Pengadopsian desain premium dari jajaran Galaxy S7 memberikan sentuhan kemewahan tersendiri untuk seri Galaxy A 2017. Dengan ukuran yang besar, kemewahan ini tercitra juga pada Galaxy A7 2017.

Fitur premium seperti Always On Display juga memberikan sentuhan keistimewaan tersendiri untuk Galaxy A7 2017 berkompetisi di ranah persaingan smartphone papan tengah premium yang semakin sengit. Daya tahan baterai yang sangat baik pada Galaxy A7 2017 merupakan salah satu fitur yang dapat diunggulkan juga, meskipun kini sudah semakin banyak solusi smartphone yang menekankan pada kapasitas baterai, solusi Samsung menyertai ketahanan baterai dengan desain memukau.

Sayangnya ada dua hal yang membuat konsumen akan berpikir dua kali sebelum meminang Samsung Galaxy A7 2017. Besaran RAM 3GB dan memori internal 32GB untuk sebuah ponsel seharga 6 jutaan rupiah membuatnya ada di bawah rata-rata ponsel lain di kelas harganya. Jika hanya mencermati dua faktor itu, ada beberapa ponsel merk lain yang harganya lebih terjangkau tapi telah dibekali RAM 4GB dan memori internal 64GB.

Jadi untuk siapakah Samsung Galaxy A7 2017? Bagi Anda yang hanya ingin memakai ponsel Samsung atau membutuhkan ponsel dengan daya tahan baterai tinggi dan mampu diajak bermain air (tawar), maka Samsung Galaxy A7 2017 layak dipertimbangkan. Bagi yang merasa ukurannya terlalu besar, dapat mempertimbangkan Samsung Galaxy A5 2017 dengan spesifikasi serupa.

Yang canggih:
+ Desain atraktif dengan rasa premium
+ Anti air dan debu IP68
+ Layar terang dan tajam di berbagai kondisi cahaya
+ Hasil foto di kondisi cahaya ideal baik
+ Daya tahan baterai amat baik

Yang kurang
– Kualitas kamera di kondisi minim cahaya kurang baik
– Spesifikasi di bawah ponsel lain di kelasnya
– Harga relatif premium

Spesifikasi
Dimensi: 156.8 x 77.6 x 7.9 mm. 187 Gram
Prosesor: Exynos 7880 (8 x 1.9 GHz). Mali T830
Memori: 32 GB (internal) + MicroSD
RAM: 3GB
Kamera belakang: 16 Megapixel, autofocus. f/1.9, Kamera depan: 16 Megapixel, fixed focus. f/1.9
Baterai: 3600 mAh. Quick Charge. USB Type C.
Konektivitas:Wi-Fi, Bluetooth 4.2, NFC.

Ponsel tahan air dengan performa oke
Bagi Anda yang hanya ingin memakai ponsel Samsung atau membutuhkan ponsel dengan daya tahan baterai tinggi dan mampu diajak bermain air (tawar), maka Samsung Galaxy A7 2017 layak dipertimbangkan. Bagi yang merasa ukurannya terlalu besar, dapat mempertimbangkan Samsung Galaxy A5 2017 dengan spesifikasi serupa.
Kelas menengah dengan fitur premium

Komentar

comments

No more articles
%d bloggers like this: