Quantcast

Review Lenovo Moto Z Play: Konsep Modular Lebih Terjangkau dengan Baterai Memuaskan

Cek Harga

Seperti diketahui Motorola memiliki dua versi Moto Z yang diluncurkan di Indonesia. Setelah versi originalnya yang sempat kami review beberapa waktu yang lalu, kini giliran Moto Z Play, versi yang lebih terjangkau dengan harga Rp5.899.000, namun memiliki fungsi modular yang sama.

Penasaran apa saja perbedaannya dengan Moto Z dan seperti apa fitur-fitur unggulannya? Simak ulasan kami berikut ini:

Bodi sedikit lebih tebal

Secara desain, jika dilihat sekilas memang tidak ada perbedaan yang berarti antara Moto Z Play dan Moto Z. Keduanya sama-sama mengadopsi DNA yang sama dengan tetap mengedepankan fungsi modular sebagai nilai jual utama.

Meski begitu, secara dimensi ada sedikit perbedaan terutama dalam hal ketebalan bodi. Moto Z Play tampil lebih berisi dengan ketebalan 7 mm. Cukup jauh perbedaannya dengan Moto Z yang hanya 5,2 mm. Bobotnya pun lebih berat, 165 gram.

Tapi, apakah hal itu merupakan sesuatu yang negatif? Menurut kami TIDAK! Justru bodi yang lebih tebal tersebut membuat Moto Z Play jauh lebih nyaman digenggam, walaupun tanpa Mods Style Shell dan dengan ukuran layar yang sama, yakni 5,5 inci. Pengoperasian dengan satu tangan juga lebih mudah.

Material yang digunakan kurang lebih sama dengan Moto Z, termasuk lapisan kaca yang mudah kotor oleh sidik jari. Di depan, Anda tetap menemukan sensor sidik jari. sementara di belakang, ada magnetic dots untuk menempelkan berbagai Moto Mods yang sama dengan yang digunakan pada Moto Z.

(Untuk mengetahui berbagai Moto Mods menarik yang tersedia, simak ulasan kami di tautan berikut ini)

Nah, satu hal lagi yang membuat Moto Z Play berbeda, karena desainnya lebih tebal, Motorola pun kini bisa menyisipkan port audio jack 3.5mm yang tidak tersedia di Moto Z.

Layar lebar, resolusi lebih rendah

Moto Z Play menggunakan layar dengan teknologi Super AMOLED yang ukurannya seperti disebutkan di atas, sama dengan Moto Z (5,5 inci), lengkap dengan perlindungan Gorilla Glass 3. Akan tetapi, resolusi yang dibenamkan lebih rendah, yakni Full HD 1920 x 1080 pixel.

Untuk berbagai kebutuhan, layar Moto Z Play sudah sangat mencukupi. Tampilannya cerah dan tajam, dengan keluaran warna yang kaya dan cukup memanjakan mata. Menonton video, browsing, maupun bermain games bisa terfasilitasi dengan baik. Penggunaan di bawah sinar matahari pun tidak masalah.

Sementara di sektor audio, Moto Z Play mampu memberikan kualitas suara yang lumayan lantang dan jernih. Tidak spesial, tapi juga tidak mengecewakan. Jika ingin suara yang lebih menggelegar, Anda bisa memanfaatkan Moto Mods JBL SoundBoost.

OS Android 7.0 tanpa modifikasi UI

Sama seperti Moto Z, sistem operasi pada Moto Z Play berbasis Android 7.0 Nougat tanpa modifikasi berarti, alias masih murni. Selain lebih sederhana dan ringan, Anda juga tidak akan menemukan berbagai bloatware yang mengganggu.

Karena menggunakan Android murni, kami tidak bisa membahas banyak dari sektor user interface. Penampilan serta semua fitur yang tersedia sebagaimana Android 7.0 Nougat pada umumnya. Dan di satu sisi, Android yang murni mungkin justru akan terlihat membosankan bagi sebagian pengguna.

Kamera kurang menarik

Moto Z Play menggunakan kamera dengan sensor yang berbeda dari Moto Z. Resolusinya 16 megapixel, f/2.0, lengkap dengan dukungan Phase Detection Autofocus dan dual-LED flash. Sementara di depan, ada kamera selfie 5 megapixel f/2.2.

UI kameranya tergolong sederhana tapi menawarkan pilihan mode yang cukup beragam, termasuk Profesional Mode. Di mode tersebut, Anda bisa mengatur ISO, white balance, hingga fokus secara manual.

Untuk hasil fotonya, kami menilai kamera Moto Z Play tidak istimewa untuk sebuah smartphone di harga nyaris 6 juta rupiah. Pada kondisi pemotretan outdoor, detail yang ditangkap untungnya masih cukup baik dan reproduksi warnanya pun lumayan.

Untuk lebih jelasnya, simak berbagai foto yang sempat kami abadikan menggunakan kamera Moto Z Play: (hasil yang lebih lengkap bisa dilihat di akun Flickr resmi YangCanggih.com)

Hasil Kamera Moto Z Play (12)

Hasil Kamera Moto Z Play (7)

Hasil Kamera Moto Z Play (1)

Bagi Anda yang penasaran dengan hasil rekaman video dari Moto Z Play, simak video di bawah ini:

Performa mulus, tapi kurang gahar

Untuk urusan hardware pendukung performa, Moto Z Play dipersenjatai SoC Qualcomm Snapdragon 625 dengan prosesor Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan GPU Adreno 506. RAM yang dibenamkan 3 GB, sementara memori internalnya 32 GB (jika masih kurang ada slot microSD).

Kombinasi memungkinkan Moto Z Play menyajikan performa yag mulus, meski bisa dibilang, agak kurang gahar. Segala aplikasi standar bisa terpenuhi tanpa ada masalah berarti, termasuk ketika melakukan multitasking. Untuk bermain game 3D pun masih nyaman.

Sensor Moto Z Play tergolong komplit. Anda akan menemukan sensor Accelerometer, Ambient Light, Gyroscope, Hall Effect, Magnetometer, dan Proximity. Masih penasaran dengan performa dari Moto Z Play? Langsung saja lihat hasil benchmark dari beberapa aplikasi di bawah ini:

Baterai mantap!

Dengan bodi yang lebih tebal, Moto Z Play pun ditanamkan baterai yang lebih besar pula, 3150 mAh. Perpaduan dengan Snapdragon 625 yang dikenal hemat daya serta OS yang masih murni membuat Moto Z Play memiliki daya tahan baterai yang memuaskan.

Kami menggunakannya untuk pemakaian normal seperti chatting, browsing, sosial media, dan sesekali memotret atau menonton video di YouTube. Terbukti, smartphone ini bisa digunakan hingga 1,5 atau 2 hari dalam sekali charge! Memuaskan!

Sayangnya kami tidak berhasil menjalankan aplikasi PCMark Battery Test karena selalu terhenti di tengah pengujian. Sebagai gantinya, kami mencoba menjalankan video loop dari kondisi baterai 100 persen hingga habis. Hasilnya, Moto Z Play mampu memutar video selama 22 jam 51 menit.

Moto Z Play warna hitam

Kesimpulan

Motorola di bahwa naungan Lenovo tampil semakin agresif di pasar Indonesia. Kehadiran Moto Z Play diyakini mampu menjadi solusi yang lebih terjangkau untuk pengguna yang menginginkan pengalaman smartphone modular yang benar-benar baru dan belum pernah dirasakan sebelumnya.

Secara keseluruhan, Moto Z Play adalah smartphone yang komplit. Akan tetapi, dari semua fitur bawaan yang ada, daya tahan baterai menjadi keunggulan utama yang patut dikedepankan.

Dibanderol Rp5.899.000, Moto Z Play cocok bagi Anda yang mencari smartphone modular yang lebih terjangkau dengan performa mumpuni dan baterai yang bisa diandalkan.

Yang Canggih:

+ Bodi lebih nyaman digenggam
+ Layar lebar dan sedap dipandang
+ Android bersih tanpa bloatware yang mengganggu
+ Daya tahan baterai memuaskan
+ Sensor sidik jari yang cepat
+ Moto Mods yang beragam dan mudah dibongkar-pasang
+ Dual-SIM non-hybrid

Yang Kurang:

– Kamera agak kurang jika dibandingkan pesaingnya di kelas yang sama
– Bodi mudah kotor oleh sidik jari
– Harga masih tergolong tinggi

Spesifikasi Moto Z Play
SoC Qualcomm Snapdragon 625 dengan prosesor Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU Adreno 506
Layar Super AMOLED 5.5 inci Full HD
RAM 3 GB
Memori Internal 32 GB (ada slot microSD)
Kamera Belakang 16 megapixel (PDAF dan dual-tone LED flash) / Depan 5 megapixel f/2.2
Baterai 3150 mAh
Konektivitas 4G LTE, Bluetooth v4.0, A-GPS, WiFi a/b/g/n, USB Type-C
OS Android 7.0 Nougat
Fitur Moto Mods, Sensor sidik jari, fast charging
Dimensi 156.4 x 76.4 x 7 mm (165 gram)
Lenovo Moto Z Play
Moto Z Play adalah alternatif yang menarik jika Anda ingin mencicipi smartphone modular yang inovatif
Cek Harga

Komentar

comments

No more articles