Quantcast

Inilah 7 Perbedaan Antara Oppo F3 dan Oppo F3 Plus

Dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (4/5), Oppo Indonesia meluncurkan smartphone terbarunya yang diberi nama Oppo F3. Ya, ini adalah perangkat yang masih berasal dari keluarga yang sama dengan produk yang dirilis lebih dulu beberapa waktu yang lalu. Hanya saja, tanpa tambahan kata ‘Plus’ pada namanya.

Masih mengusung tagline Selfie Expert, keduanya sama-sama mengandalkan kamera selfie ganda sebagai nilai jual utamanya. Lantas, apa saja yang membedakan Oppo F3 dengan Oppo F3 Plus? Simak rangkuman singkat kami di bawah ini:

Desain lebih ramping

Ketika meluncurkan F3, Oppo memang menggarisbawahi soal desain dari smartphone tersebut yang lebih ramping dan lebih mudah digenggam. Ketebalannya kurang lebih sama dengan seri Plus, yakni 7,3mm. Tapi dimensinya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, yakni 153,3 x 75,2 mm untuk Oppo F3, dan 163,63 x 80,8 mm untuk Oppo F3 Plus.

Beratnya? Juga berbeda. Oppo F3 lebih ringan dan lebih nyaman untuk dimasukkan ke dalam saku dengan bobot hanya 153 gram. Sementara saudara tuanya memiliki bobot sekitar 185 gram.

Ukuran layar yang berbeda

Desain Oppo F3 yang lebih ramping tak lepas dari keputusan Oppo untuk menggunakan layar 5,5 inci yang lebih kecil dibanding versi Plus (6 inci). Soal teknologi, keduanya sama-sama mengandalkan panel IPS dengan resolusi Full HD.

SoC MediaTek, tapi tetap mumpuni

Dari segi hardware pendukung performa, Oppo F3 memiliki perbedaan yang lumayan mencolok. Di versi yang lebih ramping ini, Oppo membenamkan SoC MediaTek 6750T dengan prosesor octa-core 1.5 GHz dan GPU MaliT86-MP2. Sedangkan Oppo F3 Plus dibekali SoC Qualcomm Snapdragon 653 yang jelas jauh lebih bertenaga.

Untungnya, urusan RAM dan memori internal Oppo tetap menawarkan kapasitas yang sama, yakni 4 GB dan 64 GB (ada slot microSD). Karena itu, meski ada perbedaan SoC, Oppo F3 tetap mumpuni untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Spesifikasi kamera utama yang berbeda

Perbedaan lainnya bisa ditemui pada sensor yang ditanamkan untuk kamera belakang. Jika F3 Plus menggunakan sensor 16 megapixel, Oppo F3 mengandalkan kamera dengan sensor 13 megapixel dan lensa f/2.2 yang tetap didukung Dual PDAF untuk autofocus yang cepat.

Baterai lebih kecil

Sektor baterai pun mengalami perubahan dari yang semula 4000 mAh pada versi Plus, di Oppo F3 menjadi 3200 mAh. Secara teori, kapasitas 3200 mAh masih sangat mencukupi untuk aktivitas seharian penuh. Apalagi, Color OS 3.0 disebutkan dapat secara otomatis mengelola aplikasi yang berjalan di latar sehingga irit daya dan memperpanjang daya tahan baterainya.

Tanpa VOOC

Bukan hanya beda soal kapasitas baterai, Oppo F3 tidak memiliki dukungan VOOC charging yang dimiliki F3 Plus. Bagi yang belum tahu, VOOC adalah fitur Flash Charging yang memungkinkan pengguna tetap bisa menggunakan smartphone tanpa perlu khawatir suhu menjadi panas. Dengan VOOC, Anda bisa mengisi baterai dengan lebih cepat. Pada F3 Plus, hanya dibutuhkan waktu 30 menit untuk mengisi baterai hingga 50%.

Sebagai gantinya, Oppo F3 dibekali charger 5V 2A yang mampu mengisi daya baterai dengan cukup cepat, meski masih belum secepat VOOC.

Harga lebih terjangkau

Oppo F3

Dari semua poin-poin di atas, mungkin inilah yang menjadi perbedaan paling mencolok antara Oppo F3 dan Oppo F3 Plus. Ya, harga! Jika Oppo F3 Plus dibanderol di angka Rp6.499.000, Oppo F3 bisa didapatkan dengan harga yang lebih terjangkau, yakni Rp4.399.000.

Dengan harga yang lebih bersahabat dengan dompet, Oppo F3 tetap menawarkan fitur utama yang juga menjadi andalan F3 Plus. Apalagi kalau bukan kamera selfie ganda dengan konfigurasi satu kamera 16 megapixel dengan sudut normal, dan satu lagi kamera 8 megapixel wide-angle 120 derajat untuk group selfie.

Nah, bagaimana dengan Anda? Lebih suka Oppo F3 atau Oppo F3 Plus?

Komentar

comments

No more articles