Quantcast
Cek Harga

Pasar laptop convertible semakin berkembang seiring dengan beragam fungsinya yang saat ini banyak dicari oleh pengguna. Para produsen pun mulai rajin menawarkan lini produk yang komplit, dari mulai yang dijual dengan harga terjangkau, hingga yang premium.

Jika berbicara tentang laptop convertible, Acer jelas merupakan nama yang patut diperhitungkan. Salah satu produknya, Spin 7, terlihat begitu menarik perhatian di jajaran produk kelas atas. Penasaran seperti apa keunggulannya? Simak ulasan lengkap kami.

Desain super tipis dan sangat portable

Spin 7 tampil keren dengan bodi yang sangat tipis dengan ketebalan hanya 10,98 mm. Bahkan Acer mengklaimnya sebagai yang paling ramping di kelasnya ketika pertama kali memperkenalkan Spin 7. Di pasaran Indonesia, hingga artikel review ini dibuat Spin 7 masih jadi yang tertipis. Sosoknya menawan dengan sudut-sudut melengkung dan material aluminium yang didominasi warna hitam. Sangat kental dengan nuansa premium yang ingin ditonjolkannya.

Selain ramping, laptop ini tergolong ringan dan mudah untuk dibawa beraktivitas karena bobotnya hanya 1,2 kg. Lapisan luarnya terasa smooth dan nyaman ketika bersentuhan dengan tangan. Tapi sayangnya, bodi Spin 7 juga merupakan magnet untuk sidik jari. Sangat mudah kotor.

Sama seperti laptop convertible pada umumnya, Spin 7 memiliki engsel yang bisa diputar hingga 360 derajat. Engsel ini memungkinkan penggunaan pada 4 mode yang berbeda, yakni laptop, tablet, display, dan tent. Meski begitu, harus diwaspadai karena engsel tersebut kurang kuat menjaga posisi layar.

Perlu diketahui bahwa Acer Spin 7 tidak memiliki port USB 3.0 atau 2.0, serta port lainnya yang ukurannya cenderung besar. Port HDMI pun tidak ada. Untuk menjaga desainnya yang tipis, Acer memilih untuk hanya membenamkan dua port USB Type-C. Keduanya bisa berfungsi untuk transfer data serta daya.

Lalu, bagaimana jika Anda ingin menghubungkan flashdisk atau kabel HDMI? Untungnya, dalam paket penjualannya Acer sudah menyediakan dua dongle yang masing-masing berupa adapter USB Type-C ke USB 3.0 dan ke adapter HDMI. Oh iya, Anda juga tidak akan menemukan kipas pada Spin 7, sehingga tak perlu khawatir dengan bunyi dan debu yang mengganggu.

Layar sentuh yang memanjakan mata

Untuk mendukung fungsinya sebagai tablet, Acer Spin 7 dibekali layar 14 inci Full HD yang sudah mendukung sentuhan hingga 10 titik dan dilindungi oleh Gorilla Glass. Layar ini terbilang responsif dan sangat nyaman digunakan, walaupun sama seperti bodinya, mudah menempel sidik jari.

Tingkat kecerahannya baik. Sudut pandangnya luas. Gambar yang ditampilkan pun nampak tajam dengan warna yang kaya dan akurat. Perlu diketahui, panelnya memiliki sRGB Color Gamut 102 persen. Cukup memanjakan mata dan layak disejajarkan dengan para pesaingnya di kelas yang sama.

Sementara untuk urusan audio, Acer Spin 7 ternyata dibekali speaker yang cukup lantang untuk ukuran laptop seramping ini. Suaranya jernih dan enak didengar ketika memutar musik maupun menonton film. Acer pun sudah menanamkan aplikasi Dolby Audio untuk memudahkan pengaturan sesuai keinginan.

Keyboard lumayan, trackpad mendukung gesture

Keyboard pada Acer Spin 7 sekilas mungkin tidak terlihat nyaman untuk mengetik cepat. Acer menyajikan keyboard 14 x 14 mm yang feedback-nya kurang mantap. Terlihat agak kurang memadai jika Anda memiliki jari-jari yang besar. Tapi dengan sedikit adaptasi, keyboard Spin 7 tetap bisa diandalkan untuk mengetik tanpa harus mengalami banyak typo.

Satu hal yang sangat disayangkan adalah tidak adalah lampu backlit. Dengan harga yang tinggi, sewajarnya fitur tersebut sudah tersedia untuk memudahkan mengetik dalam gelap. Tapi mungkin, keputusan untuk meniadakan lampu pada keyboard pun terkait dengan konsep desainnya.

Beralih ke trackpad, Anda akan menemukan ruangan sentuh yang besar dan lebar. Di satu sisi trackpad yang lebar membuatnya enak untuk digunakan. Apalagi, trackpad tersebut mendukung gesture seperti sentuhan dua jari untuk scroll halaman dan tiga jari untuk me-minimize window.

Akan tetapi, kami sering mengalami trackpad tidak sengaja merespon sentuhan telapak tangan ketika sedang mengetik. Karena terkadang cukup mengganggu, kami terpaksa harus menonaktifkannya terlebih dahulu.

Performa mulus, tapi kurang gahar

Acer Spin 7 dipersenjatai prosesor Intel Core i7-7Y75 berkecepatan 1.3 GHz. Ya, ini adalah prosesor Y-series yang didesain untuk kinerja yang efisien. Ditemani RAM 8GB dan telah menggunakan SSD 256 GB sebagai storage, performa Spin 7 memang cenderung mulus serta gesit.

Tapi di atas kertas, jika dibandingkan dengan para pesaingnya di kelas yang sama, hardware tersebut agak tertinggal untuk diandalkan pada pekerjaan-pekerjaan yang lebih serius, berat, dan membutuhkan kinerja tinggi.

Penyebabnya tak lain karena Acer lebih memilih menanamkan prosesor Intel Y-series tanpa kipas, sementara para pesaingnya menggunakan prosesor yang jauh lebih bertenaga, contohnya seperti Core i7-7500U.

Karena tanpa kipas, Acer Spin 7 jelas merupakan perangkat yang bisa dibilang sangat sunyi. Storage-nya pun sudah SSD, yang artinya tidak ada unsur mekanik yang biasanya sedikit menimbulkan suara. Walau tanpa kipas, suhu laptop ini selalu terjaga dengan baik selama kami gunakan sehari-hari, dan Anda pun tidak perlu khawatir soal debu.

Untuk lebih menjelaskan performa laptop ini, berikut beberapa hasil pengujian dari benchmark yang kami jalankan:

Baterai lumayan, tapi tidak istimewa

Dari segi baterai pun Acer Spin 7 tampil biasa saja. Tapi yang pasti tidak mengecewakan karena dalam pemakaian sehari-hari untuk pekerjaan yang standar, kami mendapatkan daya tahan baterai hingga sekitar 7 jam (kondisi tingkat kecerahan layar 75 persen, mode Balanced, WiFi menyala, aktivitas browsing, mengetik, dan sesekali menonton video di YouTube).

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Acer berhasil mengemas Spin 7 menjadi sebuah laptop convertible yang menarik. Desainnya yang super tipis, materialnya yang premium, serta layar sentuh yang memanjakan mata merupakan beberapa nilai jualnya selain fungsinya sendiri sebagai perangkat yang bisa diubah ke 4 mode penggunaan.

Walaupun begitu, harus diakui dengan banderol harga yang dipatok, Acer Spin 7 belum menyajikan hardware terdepan di kelasnya. Bahkan dari segi baterai pun laptop ini tidak istimewa meski sudah memakai prosesor Intel Core Y-series.

Dijual dengan harga Rp19.999.000, Acer Spin 7 bisa menjadi opsi belanja untuk Anda yang mendambakan laptop multifungsi yang super tipis dan mudah diajak bepergian.

Yang Canggih:

+ Bodi paling tipis
+ Ringan dan mudah dibawa di dalam tas
+ Desain premium dengan material aluminium
+ Layar sentuh yang sedap dipandang
+ Sunyi tanpa kipas
+ Paket penjualan sudah termasuk adapter ke USB 3.0 dan HDMI

Yang Kurang:

– Bodi dan layar mudah kotor oleh sidik jari
– Keyboard tanpa lampu backlit
– Performa kurang gahar dibanding pesaingnya di kelas yang sama
– Trackpad terkadang tidak sengaja tersentuh dan merespon

Acer Spin 7
Spin 7 adalah opsi yang menarik jika Anda mencari laptop convertible premium yang super tipis dan mudah dibawa bepergian
Cek Harga

Komentar

comments

No more articles